
Sapuan lembut diwajah Zea membuatnya terbangun Zea mengerjapkan matanya dilihat Abiyan dihadapan nya sedang tersenyum manis terlihat wajah dan rambutnya basah. Apakah Abiyan sudah mandi?
"Bangun, sayang lima belas menit adzan subuh".
" Kamu udah mandi? ".
Abiyan mengangguk " kamu mandi gih, aku tungguin".
Zea pun tanpa buang waktu segera menuju kamar mandi selama sepuluh menit ia selesai kembali menghampiri Abiyan yg sudah siap memakai sarung, baju koko dan peci Zea yg memakai mukenah dan sajadah dilipat dilengan tangannya menghampiri Abiyan "ayo keburu azan, By".
Keduanya menuju masjid pesantren sudah tak A tamu. Adzan terdengar ketika Abiyan dan Zea masih dijalan menuju masjid.
"Loh kok buka, Aby yg adzan? ".
" Engga, Zea. Gapapa kok, ga keburu kalau aku adzan ".
" Yah.. gara aku ya, By lama bangun dan lama siap-siap ya? ".
" Gapapa, lain waktu juga bisa ".
Keduanya telah sampai di masjid mereka terpisah diperbatasan pintu ikhwan dan Akhwat, Zea berjalan dengan santai dengan ditatap oleh para santriwati.
" Hai.. boleh ikut disini? ".
" Eh.. Ning Zea? Ya ampun, kok ga didepan sama ustazah, Ning? ".
" Sebaik-baik nya laki-laki yg berada di shaf terdepan dan sebaik-baiknya perempuan yg berada di shaf belakang, paling jauh dengan laki-laki ".
Jawaban Zea membuat mereka takjub" biasanya ustazah atau orang ndalem pasti ingin di shaf terdepan tapi Ning malah milih dibelakang.
"Jadi dibolehin ga disini? ".
" Boleh dong, Ning ".
Setelah itu Zea menggelar sajadah nya disebelah Zainab ia duduk menunggu iqamah.
.
.
Waktu Menunjukan pukul 7 pagi untuk saja hari ini minggu jadi Zea masih bisa istirahat sebelum kembali ke kampus ia tengah merapihkan pakainya dan pakaian Abiyan yg ia bawa sedangkan Abiyan belum juga kembali kekamar setelah shalat. karena menunggu Abiyan cukup lama Zea memutuskan untuk mencari Abiyan.
Ia malah bertemu Umi dan Abah mereka mengatakan jika tadi Abiyan pergi keluar dengan Bang Aji.
Disisi lain, Abiyan yg baru saja selesai berbincang deng Bang Aji memutuskan untuk kembali kekamar tiba-tiba saja seseorang memanggilnya.
"Asalamualaikum".
__ADS_1
"Walaikumsalam, Ustazah,Ustazah Shafira? ".
" Ada apa? ".
" Boleh saya bicara sebentar sama Gus? tanpa ada orang lain".
"Mohon maaf, ustazah. Tapi, ".
" Sebentar saja, Gus".potong nya.
Abiyan menghela napas, ia melirik Bang Aji yg sedari tadi menyimak Abiyan memberi isyarat pada Narji untuk meninggalkan mereka.
"Ada apa? Ustazah?.
"Saya ingin bicara tapi saya mohon Gus jangan memotong dulu".
Abiyan mengangguk saja agar cepat.
" Mohon maaf sebelumnya, Gus saya ingin menyampaikan perasaan saya, saya sudah menyukai Gus Abiyan sejak lama, bahkan sejak pertama kali menjadi pengajar di pesantren ini".
"Saya memendam perasaan saya selama ini, dan seketika hancur saat mendengar kabar pernikahan Gis Abiyan".
" Gus saya tahu bahwa Zea masih paham dan minim akan agama, jika Gus Abiyan tidak keberatan, saya bersedia membantu Zea dalam memperdalam ilmu agama. Singkatnya saya bersedia jika Gus Abiyan ingin menjadikan saya istri kedua Gus Abiyan ".
Tentunya membuat Abiyan terkejut bagaimana bisa Ustazah Shafira tiba-tiba meminta untuk Abiyan nikahi?
Abiyan masih diam tak kunjung menjawab.
" Loh Aby, kamu disini aku cariin loh dari tadi".
Keduanya menoleh kearah Zea.
"Oh, ada ustazah Shafira? Hai Ustazah".shafira tersenyum kecil menanggapi sapaan Zea.
" Zea jangan salah paham".ucap Abiyan.
"Ustazah ngapain berduaan sama suami Zea? ".
" Saya hanya ingin--".
"Tadi Zea sempet dengerin, Ustazah suka sama Aby? kalau boleh tau kenapa bisa suka sama Aby? Sampai minta dinikahi gitu? Ustazah mau menjadi poligami nya Zea? ".
Baru ingin menjawab pertanyaan Zea Shafira terpotong karena Zea lebih dulu kembali bicara.
" Ustazah Shafira tau kan kalau Aby, itu suami Zea? Ustazah mau rebut Aby dari Zea? Kalau Aby direbut, suami Zea siapa dong? ".
"Bukan merebut, saya hanya ingin membantu kamu dalam mempelajari ilmu agama".
__ADS_1
" Ih.. Ustazah ga usah repot-repot kan udah ada Aby suami Zea yg bimbing Zea selama ini, bahkan lebih dari sekedar membimbing. Jadi ustazah Shafira ga usah khawatir banget sama Zea".
Zea memberikan senyum manis pada Shafira "Ustazah ga malu minta dinikahi Abiyan? ".
" Malu? kenapa? Siti Khadijah saja yg meminang Rasulullah duluan? ".
" Ustazah Shafira lucu deh, saat itu Sayyidah Khadijah kan seorang janda dan Rasulullah seorang bujang, sedangkan Abiyan laki-laki beristri, memangnya Ustazah Shafira seorang janda atau fakir miskin yg butuh dinafkahi? sampai minta di nikahin laki-laki beristri seperti Abiyan? ".
Skak Zea membuat Shafira terbungkam dengan perkataan Zea.
" Ustazah, sarann saya jangan suka sama Aby, soalnya Zea aja harus ekstra sabar sampai bikin Aby jadi bucin sama Zea. Ustazah mau kalau ustazah ga dapet kasih sayang sedikit pun dari Aby? Cuma bantu bantu bersihin rumah aja! ".
" Apalagi umur ustazah 25th sedang saya 19tahun . Ustazah tau kisah Rasulullah yg sangat mencintai istri termuda nya kan Syyaidah Aisyah? Emangnya Ustazah Shafira setegar istri-istri baginda Rasulullah yg lain? Yang bisa menyembunyikan rasa cemburunya pada Sayyidah Aisyah ketika Rasulullah sangat mencintai Sayyidah Aisyah? ".
" Lebih baik Ustazah cari laki-laki yg cintanya utuh ya, jangan Abiyan soal nya Abiyan cintanya udah mentok sama istrinya yg sholehot ini".
"Eh.. maaf keceplosan".
" Kalau begitu Zea pamit sama Abiyan sampai bertemu lagi itupun kalo Zea ga mengadukan kejadian ini ke Abah dan Umi yang Ustazah tau akibatnya kalau hal ini sampai terjadi ".
" Jangan menyesal ya ustazah pikir-pikir dulu sebelum bertindak konyol! "sarkas Zea.
Zea mendekati Abiyan menggenggam tangan Abiyan " kita pula ya, sayang. istrimu udah capek nih".
"Asalamualaikum, Ustazah shafire jangan kangen sama Zea, Dahdah".
" Aby ya habibi".ucap Zea dengan menyandarkan kepalanya dibahu Abiyan keduanya berjalan berasama meninggalkan Shafira.
Setelah belokan, Zea melepas tautan tangannya dari Abiyan dan menjauhkan diri nya.
"Kok dilepas? ".
" Gandeng aja sono sama Shafira enema eayakeya! jangan sama anak kecil ini".
"Kamu jeles, ya? ".
" Bodoamat!! ".
Zea menghentakkan kakinya dan berjalan cepat meninggalkan Abiyan yg tak bisa menahan tawa nya.
" Hey zaujati, tunggu suamimu!! ".
.
.
Zea Zea mulai dah cemburu nya gapapa deh cemburukan tanda nya cinta.. 🤭🤭🤭bener ga reads..
__ADS_1
Kasih like sebanyak banyak 👍.. biar cepet Up terus.