Dosen Gaib

Dosen Gaib
106.Misi Aline Dkk part 2


__ADS_3

Happy reading semuaaa 🤗.


Mohon maaf bila masih banyak kekurangan 🙏.


Jangan lupa mampir di novel terbaru ku,"Dear Jaka" dengan tinggalkan like,vote, coment dan baca ya.Thank you🙏.


“Boss,ini kita sekarang mau ngapain?”tanya laki-laki bertubuh gemuk sambil menatap tajam Arine.


“Untuk sementara ini kalian terus  jagain dia aja dan gue bakal cari tempat persembunyian,”ucap Justin dengan nada pelan sambil terus memperhatika


gerak-gerik Arine.


“Kak tolong lepasiin aku mohonnn,”pinta Arine dengan mata berkaca-kaca.


“Loe bisa diem enggak sampai kapan pun gue enggak ngelepasin loe kecuali kalau kakak loe mau bebasin gue dari penjara,”bentak Justin sambil memegang dagu Arine dan menatap Arine dengan jarak yang sangat dekat.


“Aku enggak yakin kalau kakakku mau bebasin orang keji kayakkakakkk,”ucap Arine dengan nada cukup keras.


“Kita liat aja nanti kalau di masih sayang sama loe gueyakin dia pasti akan ngelakuin itu untung kesabarab gue belum habis kalau


enggak mungkin gue udah bisa ngehabisin loe detik ini juga,”bentak Justin


sambil menarik rambut Arine hingga Arine kesakitan dan berlalu begitu saja


diikuti dua anak buah nya.


Air mata Arine kembali menetes pipi dia benar-benar  menyesal karena bisa mengenal dan menyukai orang seperti Kak Justin yang sangat jahat.Arine berniat untuk kabur kembali,namun ia belum ada ide  berlian untuk bisa kabur.Aline,Raisa,dan


Fauzan sedang dalam perjalanan mencari alamat yang Aline dapat dari Lili dan


Almh.Bu Rossa.Sekarang mereka berada di sebuah perempatan Jalan.Dukuh No.01


kondisi saat ini sangat panas dan jalan sangat ramai banyak kendaraan yang


berlalu Lalang dan banyak penjual-penjual kaki lima  di sana yang menggungah selera siapa pun yang ada di sana.


“Lin,habis ini kita kemana?Panas bangett nih,”ucap Raisa sambil mengelap kringat yang ada di pipinya.


“Gue mau tanya salah satu pedagang di sini soal alamat ini biar kita enggak nyasar kalian berdua tunggusini ya,”ucap Aline sambil turun


dari motor yang dikendarai Fauzan.


“Aku ikut ya lin,”ucap Fauzan yang ikut turun dan menstater motorrnya dan menatap Aline dengan tatapan lembut.

__ADS_1


“Heh!Kalian berdua dari kemarin aneh banget jangan-jangan kalian berdua udah jadian ya,”ucap Raisa sambil menatap curiga ke kedua temannya.


“Loe ngomong apa sih,udah sekarang kita focus buat nyari keberadaan Arine,mantan suami dan anak sulung Almh.Bu Rossa jangan  mikir yang aneh-aneh,”ucap Aline dengan nada tegas.


“Iya bener banget sa,jangan kebanyakan overthingking,”sambung


Fauzan sambil tersenyum.


Aline dan Fauzan pun berjalan mendatangi salah satu pedagang siomay untuk bertanya tentang alamat yang mereka cari.Sementara Raisa memilih duduk di pinggir jalan sambil minuman yang ia beli di kantin sambil


memperhatikan gerak-gerik Fauzan dan Aline dengan tatapan tajam.


“Kok gue ngerasa ada mereka sembuyiin ya,tapi ya udalah turut seneng aja kalau mereka memang udah jadian daripada Aline sama Kak Justin,”batin Raisa sambil tersenyum.


“Permisi bang,mau tanya abang tau alamat ini?”tanya Aline sambil menyodorkan sebuah kerta kepada pedagang siomay tersebut.


“Ooooo PT.Pandu Wijaya neng,lurus aja terus belok kanan setelah belok kanan ada belokan lagi neng,ambil yang belok kiri,di situ


tempatnya sebelah kanan,”ucap Pedagang siomay itu sambil mengarahkan Aline


dengan jarak yang cukup dekat.


“Ih!Ni tukang siomay sengaja lama-lamain modusnya lancar banget,”batin Fauzan sambil mendengus kesal.


“Kak Fauzan kayaknya cemburu nih,sama tukang sioma hihihih,”ucap Lili yang tiba-tiba muncul di samping Fauzan sambil tertawa.


“Paham kok bang,kita paham jadi,enggak perlu dianter-anter ayo lin,kita ke sana sekarang”ucap Fauzan secara spontan dan dengan nada tinggi sambil menggandeng tangan Aline


“Iya bang,saya paham makasih ya informasinya,”ucap Aline yang langsung berlalu meninggalkan tukang siomay tersebut.


“Sama-sama neng,mimpi apa ya saya semalem didatangin cewek cantik,”ucap tukan siomay tersebut sambil tersenyum.


Aline dan Fauzan pun kembali tempat yang tadi untuk memberitahui Raisa yang duduk seorang diri.Terdapat beberapa pihak kepolisian yang tengah berpatroli dan bertanya-tanya pada orang-orang yang berlalu-lalang di sana yang mengundang perhatian Aline,Raisa,dan Fauzan.Mereka juga di tanya-tanya oleh pihak kepolisian.Raisa sedikit ketakutan karena melihat


beberapa pihak kepolisian bertanya-tanya pada mereka.Sementara Aline keheranan


karena tidak seperti biasanya ada polisi yang berpatroli siang-siang seperti ini.Fauzan yang tadinya kesal karena tukang siomay tadi berubah kaget beberapa pihak kepolisian menghampiri mereka.


“Permisi selamat siang,apa tadi kalian melihat orang ini?”tanya salah satu polisi bertubuh kekar dan tinggi semampai dengan kumis lebat dengan nada suara tegas sambil memperlihatkan sebuah foto.


Aline,Raisa,dan Fauzan sagat kaget melihat orang yang ada dalam foto tersebut.Orang yang tak asing lagi bagi mereka siapa lagi bukan Justin Andharma orang yang selama ini bermuka dua yang telah membunuh Almh.Bu Rossa dan menyembunyikan jenazahnya di belakang kampus.


“Ini kan Kak Justin memang dia kenapa,pak?" tanya Aline dengan ekspresi penasaran.

__ADS_1


"Iya namanya Justin orang buronan semalam kabur dari sel dan sampai sekarang belum di temukan," sahut polisi tersebut.


"Ha?Kabur?Parah banget tuh,orang bisa-bisanya kabur," ucap Raisa dengan nada tinggi.


"Astaga, bener-bener tuh,orang baru aja dipenjara udah kabur udah enggak ada otak dia," gumam Fauzan dengan nada tinggi.


"Ya ampun kabur,pak?Maaf kita enggak lihat Kak Justin,"ucap Aline dengan nada pelan.


"Oh ya terima kasih ya kalau kalian liat orang ini segera hubungi kami kalau begitu saya permisi,"ucap Polisi tersebut dan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.


"Siap pak,kami pasti langsung hubungi," ucap Aline sambil tersenyum.


"Ini bener-bener udah gila bisa-bisanya dia kabur dari sel terus kita gimana jujur gue pengen banget nyari tuh orang sampai ujung dunia deh,enggak papa," ucap Fauzan dengan nada emosi.


"Sabar zan,gue juga emosi nih,tapi semua keputusan ada di tangan Aline gimana,lin?"tanya Raisa dengan nada pelan.


"Kita cari secara bersamaan gue yakin kita pasti bisa walaupun sebenarnya gue enggak mau lagi berurusan sama Kak Justin sekarang kita ke alamat ini aja dulu,"sahut Aline dengan nada tegas.


"Ya udah lin,apa pun keputusan kamu kita bakal selalu menemani," ucap Fauzan sambil tersenyum.


"Iya lin, walaupun sebenarnya gue capek,tapi kalau buat loe apa sih,yang enggak," ucap Raisa sambil tersenyum.


Aline, Raisa,dan Fauzan pun langsung menuju alamat yang mereka cari.Sesampainya di sana mereka langsung di persilahkan untuk masuk oleh sang satpam.Satpam itu merasa ada yang aneh karena ada sosok aneh yang mengikuti langkah mereka bertiga hingga beberapa kali satpam itu mengucek-ngucek matanya.


"Ini gue salah liat apa gimana?Kok kayak ada yang ngikutin mereka," ucap Satpam itu sambil memperhatikan langkah mereka bertiga.


Sesampainya di dalam mereka bertemu dengan dengan receptions ini menanyakan tentang mantan suami Almh.Bu Rossa dengan menyebutkan nama dan memperlihatkan fotonya.Receptions itu nampak memperhatikan foto tersebut cukup lama hingga beberapa saat kemudian ia menjawab pertanyaan Aline,Raisa,dan Fauzan.


"Memang benar ini bapak Ali beliau dulu pernah bekerja di sini sebagai staff gudang,namun beliau mengundurkan diri 1 tahun yang lalu," ucap Receptions tersebut dengan nada pelan dan santun.


"Oooo gitu ya mbk kalau boleh tau sekarang Pak Ali kerja di mana ya?Dan sekarang beliau tinggal di mana?"tanya Aline dengan nada sopan sambil sesekali tersenyum.


"Maaf mbk, untuk masalah itu saya kurang tahu," sahut Receptions tersebut dengan nada pelan dan santun


"Oh ya udah mbk,bisa minta no nya Pak Ali?" tanya Aline dengan nada sopan.


"Maaf mbk,no nya Pak Ali sudah tidak aktif karena semenjak dia mengundurkan diri kami lost komunikasi dengan beliau,"ucap Receptions dengan nada pelan dan santun .


Terdengar suara seperti barang ada barang yang pecah hingga membuat orang-orang yang ada di dalam kaget dan keheranan.


Akankah Aline dkk kuat dan mampu menemukan mereka?Lantas,apa yang akan di lakukan Justin pada Arine?


Tunggu terus kelanjutannya ❤️.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote 🙏.


Thank you🙏.


__ADS_2