Dosen Gaib

Dosen Gaib
128.Kak Justin kecelakaan.


__ADS_3

Happy Reading semuaa🤗.


Mohon maaf bila masih banyak kekurangan🙏.


"Tolong jangan kayak gini sadar apa yang kakak lakukan udah melebihi batas," ucap Aline dengan nada emosi.


Kak Justin tampak tersenyum dan tidak menghiraukan omongan Aline barusan ia terus berkeliling ke segala sudut ruangan dengan pisau yang masih berada di tangannya.Kondisi saat itu sangat begitu mencekam dan menakutkan.Aline memutar otaknya agar bisa keluar dari kondisi tersebut.Setelah cukup lama berpikir Aline menemukan sebuah ide yang cukup mencengangkan.


"Gue harus rebut pisau itu dan seret Kak Justin ke rumah Pak RW dan Pak RT baru gue akan panggil polisi gue enggak mau Kak Justin jadi bulan-bulanan warga," batin Aline sambil menatap tajam ke arah Kak Justin.


Aline memberitahu Fauzan,Arine,Luna,Almh.Bu Rossa,dan Lili tentang rencana yang cukup mencengangkan dan meminta bantuan mereka.Namun, Fauzan tidak setuju dengan ide Aline karena itu terlalu beresiko dan takut Aline kenapa-napa


“Zan, percaya sama gue semua akan baik-baik aja sekarang kalian keluar dari sini,” ucap Aline sambil menyakinkan Fauzan.


“Enggak lin, aku enggak ninggalin kamu di sini biar Luna sama Arine aja ya,” ucap Fauzan dengan nada pelan.


Aline pun mengangguk tanda ia setuju walau dalam hatinya ia ingin Fauzan juga keluar dari tempat tersebut.Arine  dan Luna menolak untuk keluar ia ingin sekali membantu kakaknya.Aline tetap menyuruh mereka berdua keluar.Namun, Arine dan Luna sama-sama keke untuk tetap berada di dalam.Akhirnya tidak ada yang


keluar.Aline menatap tajam kea rah Kak Justin dan melangkah menghampiri Kak Justin.


“Lin, aku udah pernah bilang sama kamu kalau aku enggak main-main sama ucapan ku aku jadi, kayak gini ya gara-gara kamu,” ucap Kak Justin dengan nada pelan.


“Sebelumnya maaf kak, kalau aku nolak cinta kakak,tapi aku mohon jangan kayak gini kalau dengan bunuh aku kakak merasa puas bunuh aku aja kak,insyallah aku ikhlas dan aku akan minta mereka supaya enggak buat laporan ke polisi aku tau kakak sebenarnya orang baik,” ucap Aline sambil menitikkan air mata dan memegang wajah Kak Justin saat itu jarak mereka cukup dekat.


“Lin, kamu apa-apaan sih, jangan ngomong kayak gitu,” ucap Fauzan dengan nada pelan.


“Kamu enggak perlu ngelakuin itu nak,” ucap Almh.Bu Rossa dengan nada cukup kencang.


Perlahan tubuh Kak Justin menjauh dari Aline dan tiba-tiba terasa lemas pisau yang ia pegang ia hempaskan begitu saja.Kak Justin tersungkur di lantai dengan air mata yang menetes di kelopak matanya.Aline tidak menyangka jika respon Kak Justin akan seperti itu ia merasa iba dengan Kak Justin.Sementara Kak Justin memberikan tatapan sinis pada Kak Justin.Kak Justin terdiam sejenak dengan tatapan kosong pasca mendengar perkataan Aline tadi tiba-tiba Kak Justin melangkah keluar dari rumah dengan langkah cepat dan mengendarai sebuah motor yang terparkir di dekat  rumah.

__ADS_1


“Kak,mau kemana?” tanya Aline dengan ekspresi terkejut dan  mengikuti langkah Kak Justin.


“Eh,loe mau kemana?” tanya  Fauzan dengan  nada cukup kencang.


Fauzan dan yang lainnya pun mengikuti langkah Aline dengan mengendarai mobil.Entah apa yang di pikirkan Kak Justin hingga ia tiba-tiba keluar dari rumah dengan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan di atas


rata-rata menuju jalan raya dengan tatapan masih dengan tatapan kosong.Sementara itu Aline dan yang lainnya mengikuti Kak Justin dengan rasa penasaran.


“Sebenarnya Kak Justin mau kemana ya?Kenapa tatapannya kosong,” batin Aline dengan ekspresi khawatir.


Aline dan lainnya sangat terkejut melihat Kak Justin berjalan menuju jalan raya dengan motornhya dan kecepatannya pun di atas rata\=rata padahal pada saat itu kondisi  jalan cukup ramai dengan tatapan masih kosong.Aline yang kebetulan  menyetir pun menambah laju kecepatan.


“Eh,itu Kak Justin ngapain bawa motor nya kayak gitu ?Dia sengaja apa gimana ya?” tanya Raisa sambil garuk-garuk kepala.


“Halah! Dia paling cuma cari perhatian lin, cuekin aja biar ketabrak sekalian” ucap Fauzan dengan nada ketus.


“Tapi dari ekspresi kayaknya enggak deh,kok gue jadi, takut gini ya,” ucap Raisa dengan nada ketakutan.


“Kak Justin kayak orang kesurupan kak eh,ini ibu kemana ya?” tanya Lili dengan nada pelann dan langsung menghilang.


“Kak Justin kenapa jadi kayak gitu ya tapi,bodoamatlah semoga aja dia beneran ketabrak dan mati gue bener-bener udah enggak ada respect lagi,” batin Arine sambil mengangguk-ngganguk.


“Jujur aku udah capek kayak gini terus dalam perkataan kamu tadi membuat aku sadar bahwa apa yang aku lakuin itu emang salah dan mungkin balasan yang setimpal buat aku ya dengan ini nyawa,” batin Kak Justin dengan wajah penuh air


mata.


Di dalam mobil wajah Almh.Bu Rossa terlihat emosi ia pun enghilang dari mobil Aline.Aline menyadari bahwa Almh.Bu Rossa tiba-tiba menghilang.Almh.Bu Rossa tiba-tiba muncul di depan Justin saat ia mengendarai


sepeda motor.Justin tampak sangat terkejut melihat sosok yang ada di hadapannya.

__ADS_1


“Bu Rossa saya bener-bener minta maaf bu, saya tau saya salah kalau emang saat ini adalah hari terakhir saya mohon ampuni sayaa bu,” ucap Justin dengan nada terengah-engah.


Kondisi motor yang di kendarai Kak Justin sangat tidak terkendali padahal kondisi jalan semakin hari semakin ramai.Justin sangat panik karena Almh.Bu Rossa tak kunjung menghilang ia pun memutuskan menginjak


rem.Namun, rem pada motor tersebut tidak berfungsi motor Justin pun oleng ke kiri dan menabrak sebuah mobil sedan yang sedang terparkir.


Bruk…..


Tubuh Justin terpental sejauh tiga meter ke arah jalan raya dengan kondisi sangat mengenaskan bagian kepala sudah bocor dengan darah yang berceceran karena tidak memakai helm terdapat luka-luka di beberapa  bagian tubuh motor Kak Justin rusak cukup parah di bagian depan.Beberapa orang terlihat berkerumun perlahan Almh.Bu Rossa melihat ada kerumunan Aline pun memberhentikan mobil ayahnya.


“Lin, kok berhenti?” tanya  Raisa dengan nada pelan.


“Gue mau liat kerumunan itu filling gue enggak enak sa,” ucap Aline yang langsung keluar dari mobil.


“Semoga aja orang yang di kerumunin itu Kak Justin,” ucap Fauzan secara spontan.


“Rin,ayo kita keluar!” perintah Luna sambil membuka pintu mobil.


“Mager lun, loe aja sana di luar panas,” ucap Arine dengan ada pelan.


Semua pun keluar dari mobil kecuali Arine.Aline dan kawan- kawan pun menyebrang.Setelah sampai di lokasi kejadian betapa kagetnya Aline melihat sosok yang tergeletak dengan kondisi sangat mengenaskan.Fauzan,Raisa,dan Luna pun ikut kaget melihat sosok tersebut.


"Astagfirllulah Kak Justin," ucap Aline dengan eskpresi wajah syok.


"Astagfirllulah ini kan Kak Justin," ucap Raisa dengan ekspresi syok.


Astagfirullah Kak Justin kecelakan lantas bagaimana kondisinya?


Tunggu terus kelanjutannya❤.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote🙏.


Mohon maaf ya semua jika tidak sesuai dengan deadline dan terkesan bertele-tele saya sedang berusaha🙏.


__ADS_2