
Happy Reading semuaa🤗
Mohon maaf masih banyak kekurangan🙏.
Jennie langsung masuk ke rumah Aline walau dalam hatinya ia sangat malas.Di dalam suasana sangat meriah diringi musik yang mengasyikkan menambah kemerihan.Arine tak henti-henti menatap wajah Kak Justin sambil tersenyum-senyum.Sementara Kak Justin terlihat tidak menghiraukan tatapan mata Arine.Terdengar suara potong kue dari tamu yang datang.Arine pun bersiap-siap memotong kue pertamanya.
“Ngapain sih,Arine liatin gue terus bikin ilfeel aja kalau bukan karena Aline ogah gue datang ke pesta ini,”batin Kak Justin sambil melirik wajah Arine.
“Kue pertama ini akan ku berikan padaaa Kak Justin karena Kak Justin udah baik banget sama aku,”ucap Aline pada para tamu yang datang.
Mendengar pernyataan Arine membuat tamu yang datang kaget terutama Kak Justin,Aline,Raisa,dan Fauzan mereka saling berpandangan satu sama lain.Jennie yang bersembunyi di semak-semak sekitar kolam renang rumah Aline ikut kaget mendengar pernyataan Arine yang memberikan kue pertamanya untuk Kak Justin.Jennie tidak bisa menyembunyikan rasa geramnya.
“Rin,loe enggak salah?Seharusnya loe kasih buat Kak Aline kakak loe,”gumam salah satu tamu.
“Bener banget rin,mending loe kasih ke kakak loe,”sambung tamu yang lain.
Arine nampak tidak terima dengan perkataan beberapa tamu.Arine pun membalas pernyataan tamu itu dengan kata-kata emosi.Namun emosinya sedikit mereda saat Aline berbicara.Aline berkata dia tidak masalah jika potongan kue pertama diberikan ke Kak Justin.Arine pun langsung menyodorkan kue itu untuk Kak Justin.
“Kak Jus,ini buat kakak,”ucap Arine sembari tersenyum manis.
“Oh ya makasih,”sahut Kak Justin dibarengi senyum kecut.
“Sama-sama kak,ganteng banget,”ujar Arine sambil terus menatap wajah tampan Kak Justin.
“Terpaksa deh,gue nerima kue ini,gimana ya caranya bikin Arine ilfeel sama gue,”batin Kak Justin.
Setelah pemotongan kue pertama tidak ada lagi acara pemotongan kue.Acara dilanjutkan dengan makan-makan dan menyanyi serta menari Bersama.Arine menyuruh Aline kakaknya untuk mengambil kue sendiri jika kakaknya ingin makan kue.Aline mengangguk terlihat wajah Lili sangat marah dan kesal melihat perlakuan Arine pada Aline.Kak Justin mengajak bicara Aline secara tiba-tiba.Sementara Arine terlihat menghampiri beberapa temannya untuk mengobrol.
“Lin,ini kue ini buat kamu aja ini hak kamu,”ujar Kak Justin sambil menyodorkan kue ulang tahun pemberian Arine.
__ADS_1
“Enggak usah kak,ini kue kan special buat Kak Justin,”Tolak Aline sambil mendorong kue itu dari hadapannya.
“Enggak papa lin,aku bener-bener enggak enak sama kamu,”ucap Kak Justin sambil terus menyodorkan kue itu.
Kak Justin terus memaksa Aline untuk menerima kue ulang tahun dari Aline.Sementara Aline bersiku keras menolak.Hingga tiba-tiba datanglah sosok perempuan bergaun putih dengan rambut digerai membuang kue itu hingga masuk ke kolam renang.Sosok itu tak lain dan tak bukan adalah Jennie yang dari tadi menahan emosi dibalik semak-semak dekat kolam renang.Aline nampak kaget apalagi Justin ia tidak menyangka Jennie bisa datang ke pesta ulang tahun Arine.
“Loe apaan sih jen,”bentak Justin sambil menatap Jennie dengan tatapan tajam.
“Kenapa?Kamu enggak suka?Kemana pun kamu pergi aku akan ikut,”sahut Jennie ngejebak Kak Justin,”batin Aline sambil menatap wajah Kak Jennie.
“Ngapain loe liatin gue,”ucap Jennie menatap tajam Aline.
Arine menghampiri Kak Justin,namun langkah nya terhenti melihat Kak Justin Bersama Aline kakaknya,dan perempuan yang tidak kenal.Dengan langkah tak santai Arine melanjutkal langkahnya.Melihat langkah Arine kesini Aline nampak was-was karena akan terjadi keributan.Langkah Arine semakin dekat hingga akhirnya ia sampai.Tatapan Arine tertuju pada tangan Kak Justin yang tidak memegang kue special pemberiannya.Jennie menatap tajam Arine padahal ia sama sekali belum kenal dengan Arine.Arine terheran-heran dan lantas menanyakan hal tersebut pada Kak Justin.
“Kak kok kuenya enggak ada?Kakak udah makan?”Tanya Aline sambil melirik tangan yang Kak Justin.
“Eeeeeeee tadi kuenya….”ujar Kak Justin dengan suara terbata-bata.
“Jangan asal ngomong ya kak,orang tadi kakak yang jelas-jelas buang,”sahut Aline sambil membela dirinya.
“Tuh,kuenya mengampung di kolam renang kamu juga liatkan ada bekas-bekas cream ditangan kanan kakak kamu berarti kakak kamu yang buang,”ujar Jennie sambil menunjuk kue yang sudah mengapung di kolam renang.
Arine pun melihat ke arah kolam renang ia melihat kue special yang ia berikan untuk Kak Justin sudah mengapung di kolam renang dengan kondisi hancur.Arine pun melangkah kakinya agar lebih dekat dengan kakaknya.Tiba-tiba Arine mendaratkan tangannya ke pipi kakaknya dengan sangat kasar.Namun berhasil di cegah Lili gadis kecil yang selalu mengikuti Aline.
“Ini tangan gue kok ada yang nahan,”ujar Arine sambil berusaha menggerakkan tangannya yang kaku secara tiba-tiba.
“Lili,apa yang kamu lakuin lepasin tangan adik aku,”bisik Aline menatap tajam Lili.
“Habisnya aku kesel banget sama adiknya kakak biar dia kapok,”ujar Lili sambil terus memegang tangan Arine.
__ADS_1
Lili terus memegang tangan Arine hingga sedikit membiru.Setelah sedikit membiru Lili berniat mengerjai Jennie.Arine nampak kesakitan.Melihat adiknya kesakitan Aline langsung memeriksa tangan Arine.Bukannya senang Arine malah ketus dan sangat marah pada kakaknya.
“Enggak usah sok peduli ini semua gara-gara kakak kalau kakak emang enggak suka enggak gini caranya,”ujar Arine dengan nada emosi.
“Rin,tangan kamu harus diobati biar kakak yang ngobatin ya,”ujar Aline sambil memegang tangan Arine.
Justin yang melihat emosi Arine hanya terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.Melihat Arine yang kembali emosi Fauzan dan Raisa yang dari tadi asyik berbincang menghampiri Arine,Aline,Kak Justin,dan Kak Jennie.Arine .Arine berlalu sambil mengajak Kak Justin tanpa memperdulikan Aline kakaknya sendiri.Entah apa yang merasuki pikiran Kak Justin ia diam saja dan tidak membela Aline sama sekali.Dia juga tidak bergeming saat Arine mengandeng tangannya.
“Rin,kamu mau kemana?”Tanya Aline khawatir akan kondisi adiknya.
“Woy ini ada apa?”Tanya Raisa sembari melihat wajah mereka satu persatu.Eh itu Arine sama Kak Justin mau kemana?”Tanya Raisa sambil melihat Arine dan Kak Justin.
“Kak Jennie ngapain ada disini?Tanya Fauzan dengan ekspersi kaget.Kayak jalangkung datang tak diundang pulang tak diantar,”sambungnya.
“Kepo loe jangan sama-samain gue sama Jalangkung jelas bedaaaaa,”ucap Jennie dengan nada tinggi.
“Rin,bukan kakak yang buang kue itu Kak Justin ayo jelasin yang sebenarnya,”ujar Aline dengan nada tinggi.
“Kue?Kue apa,lin?”Tanya Raisa sambil berpikir sesuatu.
“Oalah gue tahu-tahu kue dari Arine sa,eh rin loe harus percaya sama kakak loe,”ujar Fauzan agar Arine sadar dengan suara tinggi.
“Kayaknya bakal ada perang dunia nih,rasain loe cewe aneh,tapi itu Justin malah sama adiknya gue harus nyusul,”batin Jennie sembari bersiap-siap untuk menyusul Justin.
Semua omongan yang terlintas tidak ada yang didengarkan Arine.Sekarang Aline benar-benar emosi pada Jennie yang sudah memfitnahnya belum lagi Kak Justin yang sekarang Bersama Arine tanpa menjelaskan hal yang sebenarnya.Aline pun mendekati Jennie dengan tatapan sangat tajam.Melihat tatapan dan ekspresi Aline yang berubah drastis wajah Jennie langsung berubah ketakutan dan melangkah kan kakinya ke belakang.Raisa dan Fauzan pun menatap Aline penuh ketakutan mereka pun mundur secara perlahan-lahan sambil berpengangan tangan dengan jantung yang berdegup kencang.Suasana malam itu berubah menyeramkan semua tamu yang sedang asyik berjoged dan menyantap makanan dan minuman yang tersedia nampak ketakutan dan saling berdekatan.Sepertinya ada arwah yang masuk ke tubuh Aline hingga Aline berubah menjadi sosok dengan tatapan dingin dan tajam dengan aura menyeramkan.
Astaga,Kira-kira setelah ini apa yang akan terjadi?Akankah pesta Arine hancur?Atau malah karena kejadian ini semua kejahatan Kak Justin dan Kak Jennie akan terbongkar?
Tunggu terus kelanjutannya❤
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote🙏