
Aline pun meyimpan kalung itu ke dalam tas,dia pun menghampiri sebuah kursi yang tampak sangat kotor.
“Kotor banget kursi ini,tapi masih bagus disbanding kursi-kursi yang lain,”ucap Aline sambil membersihkan kursi itu.
Saat Aline membersihkan kursi itu dia menemukan suatu benda tepat dibawah kursi itu.Benda itu nampak sangat kotor dan berbau aneh.
“Kok ada pisau disini?”Mana kotor banget baunya juga anyir,”ucap Aline sambil memperhatikan pisau itu dan mengendus-endus.
Aline pun terdiam dan memejamkan matanya untuk mendapatkan suatu petunjuk sambil memegang pisau tersebut.
“AAAHHHHH KALIAN PEMBUNUH!,”ucap orang dalam ilusi Aline yang langsung memejamkan mata sambil memegang pisau yang menancap diperutnya.
Aline pun membuka matanya secara tiba-tiba dan secara spontan melempar pisau itu.
“Ya ampun ternyata dulu ruangan ini digunain untuk pembunuhan terus siapa ya yang ada dilusiku tadi mukanya enggak jelas apa dia Almh.Bu Rossa?”tanya Aline.
Jam menunjukkan pukul 07.00 WIB.Raisa dan Fauzan menemui Kak Justin.Namun disana malah mereka berpapasan dengan Kak Jennie yang langsung pasang muka judesnya.
“Kalian cari siapa?” tanya Kak Jennie sambil menatap tajam Raisa dan Fauzan.
“Eeeee saya cari Kak Justin kak,apa kakak tau?” tanya Raisa gugup.
"Ngapain 2 orang ini cari justin?Eh,ini kok mereka cuma berdua si cewe aneh kemana?” tanya Kak Jennie dalam hati.
“Gimana tau apa enggak?” tanya Fauzan dengan nada tinggi.
“Justin ada cuma dia lagi enggak bisa diganggu,”ucap Kak Jennie dengan muka judesnya.
“Bilang aja kalau kita enggak boleh ketemu pakai ngomong enggak bisa diganggu segala,”lirih Fauzan.
“Ngomong apa loe?” tanya Kak Jennie yang rupanya mendengar omongan Fauzan tadi.
“Eeenggak ngomong apa-apa kok kak,”ucap Fauzan.
Kak Jennie tidak merespn perkataan Fauzan,namun dia melihat Fauzan dengan tatapan tajam hingga membuat Fauzan mengalihkan pandangannya.
“Oh,gitu ya kak,kita permisi dulu,”ucap Raisa yang langsung bergegas pergi diikuti Fauzan.
“Sebenarnya mereka itu ada perlu apa sama Justin? “ tanya Kak Jennie sambil memperhatikan gerak-gerik Raisa dan Fauzan.
Saat mereka melangkah berbelok kearah kanan.Mereka melihat sosok yang dicari yaitu Kak Justin.Mereka pun buru-buru menghampiri Kak Justin yang terlihat habis berbincang-bincang dengan mahasiswa lain.
“Kak Justinn!” teriak Raisa.
“Ini ada apa ya?” tanya Kak Justin keheranan.
__ADS_1
“Kak Justin lagi sama Aline enggak?” tanya Raisa.
“Saya lagi enggak sama Aline kalau dia lagi sama saya sekarang dia ada disini,”jawab Kak Justin.
“Iya juga ya kak,terus Aline dimana ya?” tanya Raisa dengan ekspresi panik.
“Kak Justin kan dari tadi ada disini masak enggak liat Aline?” tanya Fauzan.
“Astaga dari tadi saya enggak liat Aline kok kamu kayak gimana gitu sama saya,”ucap Kak Justin dengan nada kesal sambil menatap Fauzan dengan ekspresi kesal.
Fauzan hanya terdiam dan menundukkan kepalanya ditengah suasana yang sedang bingung.Raisa pun nampak bingung,namun dia tidak tinggal diam,dia memulai pembicaraan.
“Mohon maaf ya kak,atas sikap Fauzan kalau gitu kita permisi dulu mungkin Aline udah balik ke kelas,”ucap Raisa yang langsung bergegas pergi.
”Sumpah Kak Justin nyebelin banget orang gue nanyanya juga baik-baik eh malah dia jawabnya kayak gitu,” batin Fauzan.
“Eh tunggu-tunggu saya ikut ya jujur saya juga khawatir sama Aline,tapi saya mau ke ruang kelas,”ucap Kak Justin.
“ Iya,kak,”ucap Raisa sambil tersenyum manis ke arah Kak Justin.
Kak Justin pun masuk ke ruang kelas.Sementara Raisa dan Fauzan menunggu dengan perasaan campur aduk.
“Zan,ini Aline dimana?” ucap Raisa dengan perasaan khawatir.
Sambil melirik jam yang ada di dinding dekat ruang dosen Raisa pun berkata”Astagfirlullah iya zan,aduh bisa-bisa kita kena hukum kalau enggak ikut kuis,”ucap Raisa dengan ekspresi panik.
“Terus gimana,nih?” tanya Fauzan yang juga ikut panik.
“Kita balik ke kelas aja dulu siapa tau Aline udah balik,”ucap Raisa yang langsung pergi ke kelas.
Fauzan juga ikut ke kembali ke kelas.Semematara Kak Justin kebingungan karena Raisa dan Fauzan tiba-tiba menghilang,namun hal itu tidak memutuskan niatnya untuk mencari Aline.
Aline mengambil kembali pisau itu.Dia pun memasukkan pisau itu kedalam tas kresek dan memasukkan ke dalam tas.
“Gue harus cari sesuatu lagi disini siapa tau ada sesuatu yang bisa dijadiin bukti atau petunjuk,”ucap Aline sambil melihat-lihat seisi ruangan dengan senter hpnya.
Saat Aline melihat-lihat dan mencari hawa diruangan itu yang semula-mula tidak begitu seram menjadi sangat seram.Apalagi diruangan itu sangat kotor.
"Hawa nya kok mendadak enggak enak gini ya," ucap Aline sambil terus melihat-lihat isi ruangan itu.
Pada saat melihat puing-puing kursi dia menemukan sebuah benda.Aline pun mengambil benda tersebut.
"Kok ada 2 name tag ya disini?" tanya Aline.
2 name tag itu sangat berbeda.Name tag ya ditangan kanan Aline berbentuk persegi panjang keci, sedang kan yang ada ditangan kiri Aline berbentuk sedikit panjang berbentuk persegi.Aline pun mengamati name tag itu dengan tatapan serius.
__ADS_1
"Nama yang tercantum enggak terlalu jelas,tapi coba aku telaah lebih dalam semoga aja keliatan," ucap Aline sambil menelaah kedua name tag itu.
Raisa dan Fauzan nampak tergesa-gesa dan saat mereka masuk ke ruang kelas.Sudah ada dosen yang sedang memberi kuis.Mereka pun masuk ke ruang dengan perasaan gugup.
Tok-tokk..
"Permisi pak,maaf kami terlambat," ucap Raisa gugup.
"Saya juga minta maaf pak," sambung Fauzan.
"Karena ini kuis pertama kalian,Its okey masalah,tapi lain kali jangan terlambat lagi," ucap Dosen itu dan mempersilahkan Raisa dan Fauzan duduk.
"Terima kasih pak," ucap Raisa yang langsung duduk di bangku nya.
Terima kasih pak,' sambung Fauzan yang juga langsung duduk di bangku nya.
Raisa nampak memperhatikan sekeliling kursi dan tidak menemukan keberadaan Aline.
"Gue pikir dia udah balik ke kelas ternyata belum sebenarnya loe dimana,lin?" tanya Raisa dalam hati.
"Lin,loe dimana?" Gue bener-bener khawatir sama loe," batin Fauzan.
Sudah 5 menit Aline menelaah name tag itu.Sepertinya ada titik terang tentang siapa pemilik kedua name tag itu.
"Astaga ini milik Almh.Bu Rossa, sedangkan yang ini milik Inisial J berarti antara Kak Jennie atau Kak Justin,tapi kenapa ya name tag ini ada disini?" tanya Aline.
Aline pun memasukkan kedua name tag itu ke dalam tasnya.Aline pun mengecek hpnya.
"Ya ampun udah hampir jam 8 hari ini kan ada kuis gue harus keluar dari sini," ucap Aline.
Aline pun bergegas ingin keluar dari ruangan itu.Walaupun rasa penasarannya masih menggebu-gebu.
"Ini kok enggak bisa dibuka ya pintunya?" tanya Aline sambil terus membuka pintu.
Aline pun terus berusaha membuka pintu itu.Namun tiba-tiba pintu itu terbuka dengan sendirinya dan menarik Aline keluar.
"Ada seseorang yang menarik gue, tapi bodo amat sekarang gue harus ke kelas dari pada nanti gue dihukum," ucap Aline yang langsung bergegas ke ruang kelasnya.
Happy Reading semua 🤗.
Jangan lupa like dan vote 🙏.
Mohon maaf belum bisa update setiap hari 🙏.
Tunggu terus kelanjutannya ❤️.
__ADS_1