Dosen Gaib

Dosen Gaib
45.Kegiatan Api Unggun


__ADS_3

Nanti aja tan,kita disuruh kumpul sekarang,”ucap Aline yang langsung keluar dari Tenda.


“Yah gagal deh,padahal gue penasaran banget,” ucap Tania dengan ekspresi kecewa.


Peserta kemah berkumpul di lokasi api unggun untuk menerima penjelasan dari Kak Justin.Ternyata Kak Justin menjelaskan tentang kegiatan selanjutnya yaiku pengumuman Regu terbaik sepanjang kegiatan.Setiap Regu nampak optimis bahwa regu terbaik itu adalah regu mereka.Kak Justin juga bilang bahwa kegiatan kerja bakti bisa dilanjutkan nanti.


“Semoga regu kita menang ya gyus,”ucap Sovia penuh dengan semangat.


“Aamiin ,nanti kalau regu kita menang bakal ditraktir Aline wkwkwk,”ucap Raisa sambil tertawa.


“Eh,gue enggak pernah ngomong kayak gitu ya,”ucap Aline dengan nada panik.


“Bercanda doang lin,tapi kalau loe mau traktir beneran juga enggak papa kok gue ikhlas dan ridho,” ucap Raisa.


“Sayangnya gue enggak bakal traktir kalau kita menang,”ucap Aline sambil menjulurkan lidah ke arah Raisa.


Kak Justin pun segera mengumumkan regu terbaik dalam kegiatan kemah tahun ini.


“Berdasarkan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan pada awal kemah sampai hari ini kita sudah memilah dan memilih regu mana saja yang berkompeten dan tertib.Kami menilai dari beberapa aspek yaitu kekompakkan


,kedisplinan,dan kejujuran.Dan regu terbaik diberikan kepada reguuu…”ucap Kak Justin dengan suara lantang.


“Aduh kok gue deg-degan gini ya?melebihi deg-degan ketemu sama Dosen Gaib itu,”ucap Raisa.


“Sstt bisa enggak ngomong pelan-pelan kalau yang lain denger gimana,”ucap Aline sambil berbisik-bisik.


“Iya iya maaf lin,enggak sengaja gue,”ucap Raisa.


“Semoga aja kita menang,”ucap Karina penuh harap.


“Pemenangnya adalah regu Alineee,”ucap Kak Justin dengan ekspresi senang dan penuh semangat.


“Alhamdullilah kita menang gyus,”ucap Sovia dengan ekspresi bahagia.


Sovia,Karina,Tania,Aline,dan Raisa nampak sangat bahagia dan senang.Mereka pun langsung menghampiri Kak Justin untuk menerima hadiah.Namun Kak Jennie nampak tidak suka dengan kemenangan regu Aline.Dia pun sengaja ingin menjeggal Aline agar ia terjatuh.


“Regu mereka itu enggak pantes menang seharusnya regu lain yang menang apalagi Aline udah berani bertindak seenaknya sendiri rasakan Aline ini balasan buat kamu,”batin Kak Jennie sambil melirik Aline yang sedang jalan.


Kak Jennie pun sudah bersiap-siap untuk menjeggal Aline.Namun saat Aline melewati dia seolah-olah ada yang sengaja menarik kakinya hingga dia terjatuh.


“Aduh aw,”ucap Kak Jennie dengan posisi terduduk.


Semua orang disana tertawa terbahak-bahak melihat Kak Jennie yang tiba-tiba terjatuh.Sementara Aline nampak ingin membantu Kak Jennie berdiri.


“Kak Jennie sini aku bantu berdiri,”ucap Aline sambil menjulurkan tangannya.

__ADS_1


“Enggak sok baik gue bisa berdiri sendiri,”ucap Kak Jennie dengan nada ketus.


“Oh gitu ya kak,ya udah,”ucap Aline yang langsung bergabung lagi dengan regunya lagi.


“Nyebelin banget Kak Jennie mau ditolongin malah ketus gitu jawabnya kalau bukan Kakak Senior udah gue maki-maki,”ucap Raisa dengan ekspresi jengkel.


Kak Jennie nampak sangat kesakitan.Namun dia juga bingung siapa yang menarik kakinya hingga ia terjatuh dan pastinya malu.


“Gagal lagi gagal lagi siapa sih,yang udah narik kaki gue sampai bikin kesakitan kayak gini+ malu kayak gini Justin kok kamu diem aja aku jatuh bukannya nolongin malah cewe aneh itu yang nolongin aku,”batin Kak Jennie.


Dia pun melihat ke segala arah dan menemukan sosok yang tak asing dan sosok itu adalah Bu Rossa”Dosen Gaib itu” menatap Jennie dengan tatapan seram dengan wajah berlumuran darah.Jennie pun nampak ketakukan dan mengalihkan pandangannya kearah lain.


“Kayaknya Bu Rosa marah kalau gue ngerjain Aline dan gue yakin pasti dia yang narik kaki gue,”batin Jennie dengan ekspresi ketakutan.


Kegiatan pun selesai dan peserta pun kembali ke tendanya masing-masing.Jam menunjukkan pukul 09.00 WIB.Kegiatan selanjutnya adalah Upacara penutupan yang menandai bahwa kegiatan ospek sudah selesai.Namun sebelumnya mereka melanjutkan kerja bakti dan membongkar tenda mereka.Regu Aline nampak sudah selesai kerja bakti sekarang mereka sedang menurunkan tenda dan berkemas-kemas


“Aneh banget ya tadi kok bisa ya Kak Jennie tiba-tiba jatuh?" tanya Karina.


"Itu namanya karma karena dalam hati nya itu ada niat jahat," jawab Raisa.


"Mungkin bener kata Raisa karena karma,tapi gue agak gedeg waktu Aline mau nolongin eh malah ketus kayak gitu," ucap Sovia.


"Iya pengen gue maki-maki," sambung Tania.


"Eh jangan dong Lin,kita cuma bercanda doang kok pliss jangan ya," pinta Raisa dengan muka melasnya.


Yang lainnya pun ikut-ikutan Raisa.Aline hanya tertawa melihat kelakuan temannya itu.Dia pun mengatakan bahwa itu hanya gurau semata.Sebenarnya dalam hatinya ia juga penasaran kenapa Kak Jennie bisa tiba-tiba jatuh.Tak terasa jam menunjukkan pukul 10.00 WIB Upacara penutupan ospek pun dimulai semua peserta nampak hikmat dan tertib.Setengah jam kemudian upacara pun selesai.Semua peserta pun meninggalkan lokasi dengan penuh kegembiraan.


"Alhamdulillah akhirnya selesai juga enggak sabar Minggu besok udah mulai kuliah eh guys gue pulang dulu ya udah dijemput mami gue dadaaa" ucap Sovia penuh kegembiraan sambil melambaikan tangan ke arah teman-temannya.


Satu per satu teman seregu Aline pun pulang tinggal Aline,Raisa,dan Fauzan.Raisa akhirnya pulang mengendarai sepeda motor nya.Fauzan nampak menawarkan tumpangan untuk Aline.


"Lin,bareng gue aja yuk gue kasihan liat loe disini sendirian," ucap Fauzan.


"Enggak usah zan,loe mending duluan aja gue kayaknya pesen taxi online," ucap Aline.


Tiba-tibaaa....


"Kamu belum pulang,Lin?" tanya Kak Justin yang kebetulan lewat dengan mengendarai sepeda motor nya.


"Belum kak,tapi ini udah mau pesan tadi online kok," jawab Aline.


"Aku anterin aja gimana daripada kamu nunggu lama," ucap Kak Justin secara spontan.


"Sok baik banget kak Justin gue yakin pasti ini maunya semoga Aline enggak mau," batin Fauzan.

__ADS_1


"Gue terima enggak ya tawaran Kak Justin?Kalau gue terima enggak enak sama Fauzan,tapi ini kesempatan buat gues siapa tau bisa dapet informasi," batin Aline sambil berpikir.


"Ya udah aku mau tapi sebelum nya makasih udah mau ngasih tumpangan," ucap Aline.


"Jadi loe mau bareng Kak Justin,Lin?' tanya Fauzan dengan ekspresi sedikit bete.


"Hehehe iya zan,maaf banget ya soalnya rumah loe kan enggak searah sama rumah gue jadi takut kejauhan," ucap Aline.


"Enggak papa kok Lin,santuy ya gue duluan ya hati-hati.Permisi kak," ucap Fauzan yang langsung tancap gas.


"Loe juga hati-hati,zan" teriak Aline.


Aline pun membonceng Kak Justin.Sepanjang jalan mereka hanya sesekali berbicara.Aline nampak sangat canggung.


"Lin, selamat ya tadi regu kamu menang emang regu kamu itu yang paling berkompeten," ucap Kak Justin.


"Makasih kak, sebenarnya aku juga masih enggak nyangka reguku bisa menang," ucap Aline.


Kak Justin nampak senang dan selalu tersenyum.Dalam hatinya ia sangat senang bisa berbocengan dengan Aline.Aline nampak ingin bertanya sesuatu,namun dia malah sudah sampai dirumahnya.


"Yah!Padahal gue pengen tanya malah udah nyampek habis ini gue langit tanya aja deh," batin Aline.


"Kamu tinggal sama siapa aja,lin?" tanya Kak Justin. sambil melihat sekeliling halaman rumah Aline.


"Aku tinggal sama Ayah,Ibu sama Adikku namanya Arine oh ya aku mau nanya sesuatu?" tanya Aline.


"Kamu mau nanya apa,Lin?" tanya Kak Justin.


Mendengar namanya disebut-sebut Arine yang sedang bersantai sendirian pun keluar dan penasaran siapa yang menyebut namanya itu.


"Mmmm kalau boleh tau apa jenaza..." ucap Aline terpotong.


"Eh,Kak Aline udah pulang tadi aku denger nama aku disebut-sebut ternyata itu suara Kak Aline ku Ayah," ucap Arine sambil tersenyum.


"Astaga kenapa ada Arine disini kayaknya gue harus tanya dikampus aja," batin Aline sambil menggaruk-nggaruk kepalanya padahal tidak sakit.


Ketika menatap wajah tampan Kak Justin mata nya nampak terbelalak dan terdiam seketika seperti Arine terpesona dengan ketampanan wajah Kak Justin hingga matanya sambil tidak bisa terlepas dari wajah Kak Justin.Aline hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan adiknya itu.


Happy Reading semuaaa 🤗.


Jangan lupa like dan Vote 🙏.


Mohon maaf belum bisa update setiap hari 🙏.


Tunggu terus ya kelanjutannya ❤️

__ADS_1


__ADS_2