
Happy reading semuaaa 🤗
Mohon maaf bila masih banyak kekurangan 🙏.
“Udah kak, aku udah muak denger omongan kakak bilang aja kalau sengaja ngelakuin ini biar aku jauhi Kak Justin,”gumam Arine dengan nada emosi.
“Huff..terserah kamu mau percaya atau enggak yang jelas besok ikut kakak ke suatu tempat,”ucap Aline sembari menarik nafas dalam-dalam dan langsung beranjak dari ruang tamu meninggalkan adiknya.
“Maunya Kak Aline itu apa,sih?Tapi kalau omongannya dia bener gimana dong?”tanya Arine dengan nada suara panik.
Arine pun merebahkan tubuhnya di ruang tamu,namun beberapa saat ia merebahkan tubuhnya dia merasa ada yang janggal seolah-olah ada yang ia duduki padahal di ruang tamu tidak ada siapa pun.Arine pun memeriksa tempat yang duduki.Arine merasa menyentuh paha seseorang.Perlahan ia melihat ke belakang.Betapa terkejutnya Aline melihat sosok yang ia duduki.
“Aaaaaaaaaa setannnnnnn!”teriak Arine sambil berlari menujukamarnya.
“Rasain kamu,”ucap Almh.Bu Rossa sambil tersenyum dan menghilang secara perlahan.
Aline sedang berada di kamar ia sedikit kesal dengan sikap adiknya yang keras kepala.Tiba-tiba ada suara ketukan dari luar.Aline pun menyuruh orang tersebut untuk masuk ternyata orang itu adalah Mama Lia.Mama Lia menghampiri Aline yang
sedang duduk di meja belajarnya.
“Lin,mama mau tanya sesuatu sama kamu,”ucap Mama Lia sambil merebahkan pinggulnya di sudut Kasur Aline.
“Mau tanya apa mah?Soal Arine?”tanya Aline sambil menyamakan posisi duduknya dengan Mama Lia agar nyaman berbicara.
“Sejak kapan adik kamu suka sama yang namanya Kak Justin?”tanya Mama Lia dengan nada serius.
“Belum lama kok ma,aku juga nyangka kalau Arine bisa suka sama Kak Justin,”sahut Aline dengan nada pelan.
“Seharusnya kamu cerita sama mama lin,kamu tau kan kalau adik kamu udah suka sama orang dia enggak peduli orang nya baik apa enggak karena pemikirannya masih labil,”ucap Mama Lia dengan nada serius.
“Iya ma,Aline minta maaf kalau selama ini enggak cerita sama mama lagi pula Kak Justin orang nya enggak baik buat Arine alasan aku tadi malam keluyuran ya buat ngebongkar kejahatan Kak Justin,”ucap Aline
dengan nada yang cukup nyaring.
“Kejahatan apa,lin?”tanya Mama Lia penasaran.
Aline pun menjelaskan semuanya pada Mama Lia tentang misteri kematian Dosen Gaib di kampusnya.Awalnya Mama Lia nampak bingung,namun perlahan
dia mulai paham dan mengerti apa yang di jelaskan Aline.Mama Lia pun memeluk
Aline dengan begitu hangat.Lili nampak terenyuh melihat Aline dan Mama Lia
__ADS_1
berpelukan.Dalam hati Lili sangat merindukan sosok ibunya.Tanpa ia sadari air mata jatuh membasahi pipinya.
“Lin,mama bangga sekali sama kamu dulu mama sempat punya pikiran kalau kamu tidak akan tumbuh dengan baik,tapi semua itu salah,”ucap Mama Lia dengan mata berkaca-kaca.
“Makasih ma,pokoknya aku janji bakal selalu menjaga Arine dengan baik,”ucap Aline sambil melepas pelukan hangat dari mamanya.
“Ngeliat Kak Aline pelukan sama mamanya jadi,kangen sama,mama,kakak dan ayah andai aja aku sama masih hidup mungkin kita bisa jadi keluarga yang bahagia,”ucap Lili sambil menghapus air matanya.
Di tempat berbeda Rektor Universitas Merah Putih beserta dekan dan beberapa dosen terlihat berada di kantor polisi untuk menemui Justin.Justin pun keluar dengan wajah yang
menunduk dan memakai baju tahanan dengan ekspresi muka datar.Walaupun Justin
memakai baju tahanan tidak mengurangi aura ketampanannya.Tubuhnya terlihat
segar dan bugar.Justin pun duduk dengan wajah menunduk.
“Jujur sampai saat ini saya masih enggak nyangka kalau kamu pelaku yang sebenarnya,”ucap Rektor sambil menahan emosi.
“Sebelumnya saa-saya be—benar-benar minta maaf pak,saya tau kalau perbuatan saya sudah kelewatan,”ucap Justin dengan nada suara terputus-putus serta dengan wajah yang masih menunduk.
“Saya benar-benar kecewa sama kamu selama ini kamu adalah salah satu mahasiswa berprestasi di Universitas Merah Putih bahkan kamu pernah mendapat tawaran untuk melanjutkan kuliah di luar negeri dengan adanya kasus ini dengan terpaksa tawaran tersebut di batalkan,”bentak Rektor dengan suara cukup keras.
“Impian gue buat kuliah ke luar negeri udah pupus gue bener-bener manusia yang enggak berguna,”batin Justin dengan tatapan kosong.
Justin pun mendonggakkan kepalanya sekarang ia beadu pandang
dengan rektor,degan,dan beberapa dosen.Justin tidak bisa menyembunyikan rasa malu dan rasa bersalah ingin rasanya dia kembali ke sel.Rektor pun memberi
sebuah surat untuk Justin.Justin kaget melihat rektor memberinya sebuah
surat.Justin berharap semoga isi surat itu membawa kabar baik untuknya.Justin
pun membuka surat itu dengan perlahan-perlahan.Mata Justin terbelalak ketika membaca dan memahami isi surat tersebut.
“Saya di keluarkan dari kampus pak?”tanya Justin dengan tangan gemetar.
“Iya kesalaahan kamu sudah di luar batas kamu juga menyembunyikan rahasia besar ini cukup lama walaupun kamu salah satu mahasiswa berprestasi tidak ada toleransi,”ucap Rektor dengan nada tegas.
“Saya mohon jangan keluarkan saya dari kampus pak,saya tau kesalahan saya fatal,tapi saya janji enggak akan mengulangi kesalahan yang sama saya mohon pak,”pinta Justin sambil memohon-mohon pada Rektor.
“Keputusan saya sudah bulat mengeluarkan kamu dari kampus dan saya dan yang lainnya tidak bisa membantu kamu dalam kasus ini semoga dengan adanya masalah ini kamu bisa berpikir lebih jernih lagi sebelum melakukan sesuatu,”ucap Rektor sambil bangkit dari tempat duduk.
__ADS_1
“Pak saya mohon jangan keluarkan saya dari kampus,”ucap Justin dengan nada suara nyaring.
“Ini sudah keputusan rektor jus,jujur saya merasa malu melihat perilaku kamu yang
sebenarnya,”ucap degan dengan nada tegas.
“Waktu sudah habis ayo ke sel kembali,”ucap salah satu polisi yang dari tadi berjaga di sana.
“Terima kasih pak,sudah mengizinkan saya menemui Justin,”ucap Rektor sambil tersenyum.
“Sebentar pak,saya mohon jangan keluarkan saya dari kampus,”ucap Justin dengan suara nyaring.
Rektor,dekan,beserta beberapa dosen meninggalkan kantor polisi.Sementara itu pihak kepolisian menarik paksa Justin karena keke mengejar rombongan dari kampusnya.Justin pun kembali masuk ke sel penjara.Kini hancur sudah harapan Justin untuk berkuliah di luar negeri dan membanggakan kedua orang tuanya.Justin sangat terpukul menerima kenyataan bahwa sekarang dia bukan lagi mahasiswa di Universitas Merah Putih lagi.Dia di keluarkan secara tidak terhomat.
“Kenapa semuanya jadi kayak gini?Masa depan gue bener-bener udah hancur,”ucap Justin dengan mata berkaca-kaca.
Hari sudah sore Aline memutuskan untuk ke rumah besok pagi dan siangnya ia ke kantor polisi untuk meyakinkan Arine.Hari ini ia mengerjakan beberapa tugas dari dosen di temani Lili yang selalu setia menemaninya.Lili
terlihat melihat Aline dengan tatapan kagum.
“Liat kakak kayak gini jadi,teringat kakakku kak,”ucap Lili dengan ekspresi lucu.
“Ngomong-ngomong soal ayah dan kakakmu mereka tau enggak kalau kalian udah enggak ada?”tanya Aline pada Lili sambil memegang bolpoint.
“Waktu ibu sama ayah pisah aku udah jarang ketemu sama ayah dan kakak boro-boro ketemu alamat rumahnya aja aku enggak tau,”ucap LiLi dengan nada pelan.
“Ohh gitu ya kalau kakak boleh tau apa penyebab ayah dan ibu kamu berpisah?”tanya Aline sambil mebgubah posisi duduknya.
“Aku enggak tau kak,tapi ibu dan ayah sering ribut jujur aku sedih banget mereka harus pisah,”ucap Lili dengan ekspresi muka sedih.
“Kasihan Lili aku harus cari keberadaan mantan suami dan anak sulungnya Almh.Bu Rossa supaya arwah Almh.Bu Rossa dan Lili bisa tenang,”batin Aline sambil berpikir.
Di tempat berbeda Arine sedang bercermin di meja riasnya sambil memikirkan sesuatu.Dia khawatir dengan perkataan kakaknya tadi
siang.Arine pun mengambil ponsel yang ada di atas rak dekat ranjangnya dan berniat menelepon seseorang.Arine berniat menelepon Kak Justin untuk memastikan
kondisi Kak Justin.
“Kok no ya Kak Justin enggak aktif ya?”tanya Arine pada dirinya sendiri.
Arine terus berusaha menelefon Kak Justin,namun hasilnya nihil ia makin overthingking kalau apa yang dikatakan kakaknya adalah sebuah kebenaran.Hari semakin malam Aline sedang asyik bermain ponsel dan membuka social medianya untuk mencari keberadaan mantan suami dan anak sulung Almh.Bu Rossa.
__ADS_1
Tunggu terus kelanjutannya ❤️.
Jangan lupa like dan vote 🙏.