Dosen Gaib

Dosen Gaib
94.Arine di culik


__ADS_3

Happy reading semuaaa 🤗.


Mohon maaf bila masih banyak kekurangan 🙏.


Silahkan kalau ada yang mau beri kritik dan saran secara lebih rinci bisa hub no ini +62742970337.Terima kasih 😊.


_________________********________________


Aline,Raisa,dan Fauzan masuk ke ruangan jenazah mereka ingin melihat jenazah Almh.Bu Rossa.Aline membuka kain yang menutup seluruh tubuh Almh.Bu Rossa.Jenazah Almh.Bu Rossa sudah hancur,namun sudah di bersihkan walaupun bau busuk sangat terasa hal ini di karenakan jenazah Almh.Bu Rossa


sudah hampir 1 tahun lamanya.Aline nampak memberi tatapan mendalam walaupun dia


belum pernah mengenal sosok Almh.Bu Rossa dia pernah berkomunikasi dengan Almh lewat dunia gaib.Raisa dan Fauzan enggan untuk melihat karena merasa  risi.


“Kasihan banget Almh.Bu Rossa sama Lili mereka meninggal dengan kondisi tidak tenang semoga aja aku bisa nemuin mantan suami Almh.Bu Rossa secepatnya,”ucap Aline sambil terus memandang jenazah Almh.Bu Rossa.


“Sa,gue makin salut sama Aline walaupun dia bisa di bilangterlalu baik,tapi dia selalu bersungguh-sungguh kalau bantuin orang,”ucap Fauzan sambil memandang Aline dar belakang.


“Cie..cie loe  naksir ya sama Aline?”tanya Raisa dengan ekspresi menggoda.


“Apaan sih  loe sa,gue cuma kagum sama Aline lagi pula kita juga baru kenal,”sahut Fauzan sambil tersipu malu.


“Enggak usah ngeles zan,kalau pun loe suka sama Aline enggak papa kok malahan gue seneng,”ujar Raisa  sambil terus menggoda Fauzan.


“Emang iya ya gue suka sama Aline?”tanya Fauzan dalam hati.


“Woy!Malah bengong sambil ngeliatin Aline  gue mau keluar loe mau nemenin Aline?”tanya Raisa sambil tersenyum.


“Gue ikut keluar aja,”ucap Fauzan sambil mengalihkan pandangan nya pada Raisa.


“Yakin?Enggak mau nemenin Aline?”tanya Raisa sambil terus menggoda


Fauzan.


“Udah lah yuk keluar,”ujar Fauzan sambil mendorong tubuh Raisa sambil berjalan keluar.


Aline masih menatap jenazah Almh.Bu Rossa tiba-tiba muncul sosok wanita paruh baya berpakaian seragam dosen menatap Aline dengan tatapan datar,namun perlahan menunjukkan senyum manisnya hingga membuat Aline ikut tersenyum.Sosok itu adalah Almh.Bu Rossa sepertinya dia ingin mengeluarkan sepatah dua patah kata.


“Terima kasih sudah mau membantu saya dan anak saya sampai sejauh ini,”ucap Almh.Bu Rossa sambil  tersenyum.


“Sama-sama bu,tapi saya mohon ibu bisa memaafkan Kak Justindan Almh.Kak Jennie,”ucap Aline sambil tersenyum..

__ADS_1


“Ibu sangat lega  mereka sudah dapat gancarannya,namun untuk memaafkan ibu belum sepenuhnya bisa kesalahan mereks sudah sangat fatal,”ucap Almh.Bu Rossa dengansuara lembut.


“Memang benar kesalahan mereka sangat fatal dan jujur sayamasih enggak menyangka kalau orang terlihat baik kenyataannya tidak sepenuhnya baik,”ucap Aline dengan nada pelan.


“Bener kak,sampai bikin adik kakak syok gitu  hhahahah,”ucap Lili yang tiba-tiba muncul.


“Ya ampun Lili kamu itu ya nganget-ngagetin aja ini jenazah ibu kamu katanya kamu mau liat,”ucap Aline sambil memajukan dagunya kearah  jenazah Almh.Bu Rossa.


Lili nampak mendekat ke jenazah ibunya air mata pun menetes membasahi pipinya chubby nya.Lili pun menangis tersedu-sedu sambil menyentuh wajah ibunya yang sudah  tidak keliahatandengan jelas.Perlahan matanya tertuju pada sosok yang ada di hadapannya.Lilipun memeluk ibunya dengan sangat erat.Aline pun ikut senang melihat Lili


memeluk ibunya dengan sangat  erat.


“Alhamdullilah bu,jenazah ibu udah  di temuin,”ucap Lili sambil menangis.


“Iya alhamdullilah sekarang ibu jauh lebih tenang apalagi sekarang bisa liat kamuu,”ucap Almh.Bu Rossa sambil menangis.


“Selama aku bisa liat makhluk gaib baru kali ini aku ngerasa sesuatu yang beda aku pikir ini akan mudah,tapi  ternyata sulit,”batin Aline sambil tersenyum.


Makhluk-makhluk halus yang ada di ruang jenazah nampak ikut


terbawa suasana hingga ada yang menangis.Makhluk-makhluk itu terdiri atas sosok laki-laki muda seumuran Aline yang di duga korban kecelakaan dan nyawanya tidak


“Jadi,ikut sedih kapan aku bisa  ketemu sama mamaku,”ucap pemuda itu dengankondisi luka di lehernya


“kalau kamu mau sini  peluk nenek aja nenek siap kok,”ucap nenek itu sambil tersenyum ke arah pemuda itu.


“Eh,itu mau di peluk katanya mau di peluk,”ucap Aline pada pemuda itu yang wajahnya terlihat kesal.


“Ih,sorry ya nek saya mau di peluk ibu saya bukan nenek ternyata nenek-nenek juga bisa modus,”gumam pemuda itu dengan nada kesal.


“Hahahahahaa baru tau ya tau enggak aku udah sering ketemu berbagai macam jenis hantu jadi,engga kaget kalau ada hantu yang modus,”ucap Aline sambil tertawa.


“Hiks……kalau liat ibu dan anak jadi,kangen sama anak saya,”ucap ibu-ibu sambil menangis.


Di luar Raisa dan Fauzan nampak bosan dan mengantuk.Suasana rumah sakit tidak begitu ramai di depan ruang jenazah hanya ada Raisa dan Fauzan.Sementara pihak kampus sedang melihat jenazah Almh.Jennie.Mereka bingung sebenarnya pemakaman Almh.Bu Rossa  dan Kak Jennie  hari ini atau bukan.Kekesalan mereka pun muncul karena Aline lama berada di ruang Jenazah.


“Zan,ini sebenarnya gimana pemakamannya hari ini apa  besok?Ini juga si Aline lama  banget di dalam lagi ngerumpi kali ya sama


hantu,”ucap  Raisa dengan ekspresi kesal.


“Filling gue bakal di tunda gara mantan suami Almh.Bu Rossa belum di temukan keberadaanya kalau soal Kak Jennie gue enggak tau,serta soal Aline kayaknya dia lagi ngobrol-ngobrol sama hantu  di dalem santai sa,kita kuliahnya siang kan ini masih jam setengah 9,”ucap Fauzan sambil menahan kantuk.

__ADS_1


Pandangan Aline tertuju pada ibu-ibu yang sedang manangis.Aline pun menghampiri ibu-ibu dan bertanya sesuatu.Ibu-ibu itu menceritakan semua hal bahwa ia adalah korban kecelakaan begitu juga dengan suami nya dan mereka meninggalkan satu orang anak yang amat di cintai.Anak itu selamat dari kecelakaan itu.


"Ibu yang sabar ya semua ini udah kehendak tuhan yang terpenting sekarang ibu bisa pergi dengan tenang bersama suami ibu," ucap Aline sambil memegang pundak ibu itu.


"Iya,terima kasih memang ini udah garis hidup saya," ucap Ibu-ibu itu sambil mengelap air mata yang menetes di pipi nya.


Lili,Almh.Bu Rossa serta yang lainnya pun ikut sedih dan menghampiri ibu-ibu itu.Mereka terlihat memeluk ibu-ibu itu.


"Kalau liat mereka aku jadi ngebayangin kalau suatu saat aku udah enggak ada apa aku mama sama papa bisa ngeliat aku?"tanya Aline dalam hati.


Rektor,degan,dan beberapa pihak kampus sudah kembali ke ruang jenazah RS.Citra Medika karena Almh.Jennie di bawa ke rumah sakit yang berbeda.


"Kalian cuma berdua?Aline kemana?"tanya Rektor dengan nada suara tegas.


"Aline lagi di dalam pak,saya mau tanya ini pemakamannya jadi hari ini pak?"tanya Raisa dengan nada sopan.


"Untuk pemakaman di tunda karena kita masih belum tau keberadaan mantan suami dan anak sulung Almh.Bu Rossa," ucap Rektor.


Aline terlihat sudah keluar dari ruang jenazah dan menyapa orang-orang yang ada di luar.Rektor terlihat memberi sebuah dokumen kepada Aline.Aline pun membuka dokumen itu.Raisa dan Fauzan ikut melihat dokumen itu.


"Ini profil dan dokumen-dokumen punya Almh


Bu Rossa,pak?"tanya Aline sambil melihat-lihat dokumen tersebut.


"Iya,itu profil dan dokumen-dokumen milik Almh.Bu Rossa selama menjabat sebagai dosen prodi ekonomi di Universitas Merah Putih," ucap Dekan dengan nada suara tegas.


Di tempat berbeda Arine masih ada di sebuah warung kecil.Dia tidak peduli kalau sekarang masih jam pembelajaran.Bahkan ia berniat untuk kembali lagi ke kantor polisi untuk memenuhi Kak Justin.


"Kapan lagi coba bisa bolos kayak gini habis ini gue ke kantor polisi lagi buat mastiin dia itu Kak Justin apa bukan," ucap Aline sambil memainkan ponselnya.


Terlihat ada dua orang berbadan besar sedang mengamati gerak-gerik Arine dengan tatapan tajam.Mereka pun mendekat ke arah Arine dengan langkah perlahan sambil membawa sebuah sapu tangan.Kondisi warung sangat sepi hanya ada Arine dan penjual.Sekarang posisi mereka tepat di belakang Arine.


"Mmmmmmm...." ucap Arine dengan kondisi mulut dibekap.


Kedua orang itu membius Arine dengan sapu tangan.Arine pun pingsan karena biusan tersebut.Kedua orang itu langsung membawa Arine ke mobil.


Apa yang terjadi dengan Arine?Akankah Arine memproritaskan adiknya atau Almh.Bu Rossa.


Tunggu terus kelanjutannya ❤️.


Jangan lupa like dan vote 🙏.

__ADS_1


__ADS_2