
Happy reading semuaaa 🤗.
Maaf masih banyak kekurangan 🙏.
Jennie sangat kesal ia tidak berhenti-henti mendengus kesal.Akhirnya Jennie memutuskan untuk ikut
Justin ke pesta ulang tahun Arine walau dalam hatinya dia sangat malas dan ogah datang ke sana.Justin sudah naik ke sepeda motornya,namun dia kagat karena sudah ada Jennie di belakang jok motornya.Jennie nampak tersenyum ke arah Justin.
“Loe ngapain dibelakang turun!”peritah Justin sambil dengan wajah setengah menghadap ke belakang.
“Aku mau ikut kamu jus,enggak papa kan?”Tanya Jennie sambil tersenyum manis dan menyentuh pundak Justin.
“Tadi larang-larang gue sekarang mau ikut sekarang loe turun gue enggak mau grecoki pesta adiknya Aline,”ujar Justin dengan nada suara tegas.
“Enggak, aku enggak bakal turun kemana pun kamu pergi aku bakal ikut,”ucap Jennie sambil memeluk Justin dengan erat.
Tiba-tiba Justin melepaskan pelukan Jennie dan turun dari sepeda motornya dan menggendong Jennie agar turun dari sepeda motornya.Jennie sangat kaget dan mencegah Justin untuk pergi,namun hasilnya nihil alhasil Jennie gagal mencegah Justin untuk pergi.Sekarang Justin sudah berlalu dengan dengan sepeda motornya.Namun ada pemandangan janggal yang dilihat Jennie terlihat ada sosok perempuan misterius berada diboncengan Justin.Wanita itu nampak sangat pucat dengan muka tidak jelas.Wanita itu memperlihatkan wajahnya dan membuat Jennie kaget sekaligus ketakutan.
“Bu…Rossa…Kenapa dia ada di jok belakang motornya Justin filling gue enggak enak gue harus ikutin Justin,”ucap Jennie sambil membuka ponselnya untuk memesan taxi online langganannya.
Di tempat berbeda tepatnya pesta ulang tahun Arine.Aline nampak menghampiri adiknya yang dari tadi termenung di kamar tanpa memperdulikan tamu yang sudah datang.Dengan langkah perlahan Aline melangkahkan kakinya ke kamar Arine yang nampak tertutup rapat.Didalam kamar Arine merenung.Air mata yang tadi menetes sudah tidak terlihat lagi.
Tok-tokk
“Rin,ayolah keluar kamu enggak kasihan sama teman-teman kamu?”Tanya Aline sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar Arine.
“Pokoknya aku enggak akan keluar sebelum Kak Justin datang titik,”ujar Arine dengan suara nyaring.
“Rin,bukak pintunya ada yang ingin kakak bicarakan,”ucap Aline dengan tegas.
“Sayang nya aku enggak mau dengerin omongan kakak jadi,lebih baik kakak pergi,”ucap Arine dengan suara
nyaring dan nada tinggi.
“Astaga,Arine bener-bener udah teropsesi sama Kak Justin sampai omongan ku aja enggak didengerin,”batin Aline sambil geleng-geleng kepala.
“Udah lah kak,biarin aja dia mending kakak bubarin pestanya aja biar teman-teman aku bisa ngadain pesta wkwkwkwkw,”ucap Lili yang selalu
mengikuti Aline.
“Kalau itu udah beda lagi urusannya li,ayo ini Kak Justin bentar lagi datang lho,”ucap Aline dengan suara
__ADS_1
cukup nyarin.
Ceklekkk….
Arine tiba-tiba keluar dari kamarnya dengan ekspresi antusias karena mendengar Kak Justin akan datang.
“Ha?Kak Justin bakal datang kak?”Tanya Arine dengan mata terbalalak.
“Iya Kak Justin akan datang ke sini mungkin bentar lagi,”ucap Aline dengan nada santai.
“Kenapa kak Aline enggak ngomong dari tadi sih,kan aku bisa siap-siap dulu,”ucap Arine sambil medengus kesal dan kembali masuk ke kamarnya.
“Ya tadi kamu bilang enggak mau dengerin omongan kakak ya kakak enggak ngomong lah,”ucap Aline.
“Dasar egois untung adiknya kak Aline kalau bukan udah aku ngerjain eh kak,kita turun yuk,”ajak Lili sambil memegang tangan Aline.
“Bentar li,kita tunggu Arine dulu,”sahut Aline dengan nada lembut.
“Udah tinggalin aja kak,lagian kenapa kakak peduli banget sama Kak Arine nyebelin banget,”ucap Lili sambil menarik-narik tangan Aline.
Aline menundukkan tubuhnya agar sejajar dengan Lili sambil tersenyum dan membelai rambut Lili dengan penuh kelembutan.Aline berkata apa pun sikap Arine kepadanya tidak akan mengubah rasa sayang Aline kepada
Arine.Aline juga menjelaskan Arine itu gadis yang baik hanya saja dia memang sedikit alay dancerewet.Mendengar
“Lili jangan nangis ya kakak janji bakal nemuin jasad ibu kamu si Dosen Gaib sebenarnya ada yang mau kakak omongin,tapi ya udah lah nanti aja ,”ucap Aline sambil mengusap air mata Lili.
Lili langsung memeluk Aline karena hanya Aline yang bisa ia peluk selain ibunya.Di dalam kamar Arine sangat happy karena sosok yang ia tunggu-tunggu akan datangjuga.Arine nampak merias dirinya lagi agar tampil cantik di depan Kak Justin.Di perjalanan Kak Justin merasakan hawa panas padahal kondisi saat ini sudah
malam.Mungkin itu disebabkan adanya sosok wanita paruh baya yang berada di jokbelakang.Namun Justin tidak tahu dia hanya merasakan hawa panas saja.
“Kok rasanya panas banget ya?Padahal ini udah malam,”ujar Justin sedikit kepanasan.
Justin terus melajukan motornya tak lama kemudian muncullah taxipesanan Jennie.Tak terasa Justin sudah sampai dirumah Aline yang nampak sepi dan sunyi.Hawa panas yang dirasakan Justin sudah cukup mereda.Saat ia turun
dari motornya Justin merasakan hal aneh pundaknya terasa berat dan pegal padahal tidak terjadi apa-apa.Seketika tubuh Justin merinding karena dia merasakan adanya sosok makhlus halus disekitar rumah Aline.Justin pun langsung masuk ke rumah Aline.
Arine nampak sudah kembali ke pinggir kolam renang begitu puladengan Aline dan Lili.Semua tamu yang datang kompak menyoraki bahkan Fauzan pun ikut-ikutan menyoraki Arine.Arine nampak cuek-cuek saja mendengar sorakan dari tamu-tamu yang datang.Sementara Aline berusaha menenangkan tau agar tidak terus menyoraki Arine.
Tiba-tibaaa…
Mata Arine terbelalak melihat sosok yang ia tunggu-tunggu yang akhirnya datang juga.Tamu yang menyoraki Aline kompak membisu setelah tau ada datang.Kak Justin terlihat sangat tampan dengansetelan jas berwarna hitam dengan kemeja berwarna putih dengan rambut hitam klimis ditambah lagi dengan wajahnya yang
__ADS_1
terlihat sangat tampan dengan hidung mancung serta alis yang tebal.Kak Justin melangkahkan kakinya ke arah Arine,Aline,dan Lili yang tak terlihat.Semua orang terpesona melihat kegantengan dan kegagahan Kak Justin apalagi Arine matanya tidak berkedip sama sekali.Aline berusaha biasa saja melihat Kak Justin dengan
cara memalingkan wajahnya.Sementara Fauzan nampak cuek,sedangkan Raisa sama seperti tamu-tamu yang lain.
“Ni orang-orang kenapa jadi lebay gini ya?P adahal Kak Justin biasa aja kalau dibandingin sama gue gantengan gue lah manisan juga gue,”ujar
Fauzan dengan percaya diri.
“Hahahaaaaa zan loe itu ganteng banget kalau diilihat dari puncakbogor wkwkwkw,”ucap Raisa sambil tertawa.
“Bodo amat deh,loe mau ngomong apa yang penting gue enggak sok baik kayak Kak Justin buat jaga
image,”ucap Fauzan dengan percaya diri.
“Ada yang iri nih,”bisik Raisa.
“Ya ampun Kak Justin ganteng banget baru kali ini gue nemuin cowok seganteng dan segagah Kak Justin,”batin Arine dengan mata tidak berkedip.
“Akhirnya Kak Justin datang juga,”ucap Aline sambil tersenyum.
Bukannya berdiri di samping Arine yang sedang berulang tahun.Justin malah berdiri di samping Aline karena Lili berada di depan.Arine merasa kesal,namun dia tetap biasa saja dengan menampilkan senyuman tipis ke
arah Kak Justin sambil terus memandang wajah tampan Kak Justin.Sementara Kak Justin terlihat senyum manis ke segah.Arine mengeser paksa kakaknya agar ia bisa di samping Kak Justin.Hati Arine dibuat deg-degan karena pesona Kak
Justin.
“Selamatt datang kak,ke pesta akuu,”ucap Arine sembari terus mamandang wajah Kak Justin.
“Iya lin eh,maksudnya rin,maaf ya tadi aku lupa kalau pestanya malam ini,”ucap Kak Justin sambil melirik Aline.
“Kak Justin kok malah ngelirik-lirik Kak Aline ya huff sebell,”batin Aline dengan ekspresi kesal.
Acara pun dimulai semua tamu yang datang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Arine dan kue ulang tahun yang dari tadi tidak terlihat akhirnya diperlihatkan juga.Disaat yang bersamaan akhirnya Jennie sampai ke
rumah Aline yang terlihat menyeramkan.
“Jadi,ini rumah cewek aneh enggak orangnya enggak rumahnya sama-sama aneh,”ucap Jennie sambil melihat sekeliling rumah Aline dengan tatapan aneh.
Wah,ternyata Jennie ikut Justin buat datang ke pesta Arine.Apa
yang bakal terjadi ya setelah Jennie datang?
__ADS_1
Tunggu terus kelanjutannya❤️
Jangan lupa like dan vote🙏