Dosen Gaib

Dosen Gaib
97.Rencana Aline


__ADS_3

Happy reading semuaaa 🤗.


Selamat bermalam minggu😊.


Jangan lupa like dan vote.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.45 WIB Arine kelelahan karena dari tadi terus membrontak hingga ia ketiduran.Terdengar suara berat dari kedua laki-laki  bertubuh besar membangunkan Arine dengan suara sangat keras.


“Eh,bangun-bangun malah tidur,”bentak salah satu laki-laki bertubuh besar dengan nada kasar.


“Woy,bangun pantesan dari tadi enggak ada suara ternyata molor,”ucap laki-laki bertubuh agak kurus dengan nada tinggi.


“Ih,apaan ganggu orang lagi tidur aja,’ucap Arine dengan kondisi mata masih tertutup dan setengah sadar.


“Astaga,cantik-cantik tukang molor loe ambilin gelas yang di depan,”ucap laki-laki bertubuh besar.


Laki-laki itu langsung mengambil gelas yang berisi air dan menyerahkan ke temannya.Awalnya dia berniat untuk menyemburkan air ke arah gadis itu,namun karena tidak tega akhirnya dia memilih mencipratkan air ke arah wajah Arine.Arine pun kaget karena ada cipratan air di wajahnya.


“Apaan nih,kok gue di ciprat-ciprat kayak gini?”tanya Arine dengan kondisi wajah penuh cipratan air.


“Siapa suruh loe tidur?”tanya laki-laki bertubuh besar sambil menatap tajam Arine sehingga membuat Arine ketakutan.


“Santai dong,tadi enggak sengaja ketiduran,”ucap Arine dengan ekspresi ketakutan.


“Banyak alesan loe jangan main-main ya sama kita,”ucap laki-laki bertubuh kurus sambil menatap tajam.


“Sebenarnya maksud kalian nyulik gue itu apa?”tanya Arine dengan nada tinggi.


“Rahasia intinya loe diem di sini jangan harap bisa kabur dari sini,”ucap laki-laki bertubuh besar dengan nada emosi.


Mereka pun keluar dari ruangan tersebut.Arine sangat penasaran sebenarnya siapa pelaku di balik ini semua sekaligus kesal dengan kedua laki-laki tersebut.Kondisi ruangan itu sangat kotor dan berdebu banyak


barang-barang bekas seperti kardus,tong kosong,botol-botol bekas,dll membuat


Arine tidak nyaman apalagi ada  nyamuk


yang sangat menganggunya.Seketika Arine teringat kakaknya Aline yang sangat


menyayanginya.


“Jadi,inget Kak Aline kak,tolongin aku,”batin Arine sambil meneteskan air mata.


Di kampus Aline,Raisa,dan Fauzan sudah selesai kelas.Sekarang mereka sedang berjalan di koridor kampus sambil

__ADS_1


berbincang-bincang.Aline masih sedikit canggung dengan Fauzan begitu pula


dengan Fauzan yang dari tadi tidak banyak bicara dan kalem.


“Lin,in sekarang kita mau kemana?”tanya Raisa sambil menatap lembut Aline yang nampak cantik dengan  kemeja warna hitam dipadukan dengan celana tidak terlalu ketat.


“Sekarang gue mau pulang mau nenangin mama gue dulu,soal  pencarian Arine dan mantan suami serta anak sulung Almh.Bu Rossa bisa kita lakukan besok,”ucap Aline


dengan suara tegas.


“Ya udah lin,kasihan mama loe nanti coba gue tanyain temen kost gue siapa tau mereka tau tadi ngeliat Arine di jalan,”ucap Raisa dengan


nada pelan.


Raisa merasa aneh dengan sikap Fauzan yang dari tadi tidak banyak bicara dan menatap Aline dengan tatapan tidak biasa.Namun tiba-tiba ia ada urusan di kost membuatnya harus pulang duluan.Sekarang tinggal Aline dan Fauzan di parkiran.Suasana berubah jadi canggung.Beberapa saat kemudian suasana berubah cair  karena Fauzan membuka


obrolan.


“Lin,sebelumnya maaf soal perkataan gue yang tadi,gue tau ini bukan saat yang tepat”ucap Fauzan dengan nada pelan.


“Enggak papa zan,makasih loe udah mau jujur sama perasaan loe cuma kali ini kan lagi ribet urusannya jadi,gue belum bisa jawab


sekarang,”ucap Aline dengan suara pelan.


“Aammin iya gue bakal positive thingking zan,makasih,"sahut Aline sambil tersenyum.


"Alhamdulillah Aline enggak marah sama gue semoga dia punya perasaan yang sama,"batin Fauzan sambil tersenyum.


Fauzan pun menghantar Aline pulang ke rumah karena hari sudah hampir malam.Kondisi kampus sudah mulai sepi hanya ada beberapa orang saja.Di rumah Mama Lia nampak gelisah karena Arine tak kunjung pulang dan tidak ada kabar sama sekali apalagi Papa Lukman masih ada di luar kota.Selain ketakutan Mama Lia pun nampak ketakutan karena di rumah sendirian.


“Ini Arine kemana  ya jam segini belum pulang,”ucap Mama Lia dengan ekspresi  khawatir sambil mondar-mandir.


Terdengar suara seperti barang jatuh di dapur membuat Mama Lia terkejut dan memutuskan untuk mengecek di dapur.Setelah di cek ternyata tidak ada apa-apa membuat Mama Lia nampak ketakutan dan merinding padahal tadi terdengar suara sesuatu yang cukup nyaring di dapur.


“Kok enggak ada apa-apa padahal tadi suaranya nyaring banget,”ucap Mama Lia sambil melihat sekeliling dapur.


Aline sudah sampai di rumah  dan mengetuk pintu  dengan cukup keras karena tidak ada jawaban akhirnyabAline nyelonong masuk dan melihar tidak ada satu orang pun di ruang tamu.Aline pun mencari mamanya di ruang tamu dan dapur dan menemukan mamanya sedang berdiri di depan pintu dapur sambil melihat sesuatu.Aline pun menghampiri mamanya dengan langkkah perlahan  dan menyentuh pundak mamanya.


“Ma,”ucap Aline dengan suara pelan.


“Astaga,ampun-ampun jangan apa-apain saya,”ucap Mama Lia dengan ekspresi ketakutan.


“Ma,ini Aline bukan orang jahat,”ucap Aline dengan suara kelas.

__ADS_1


Sambil menghadap ke depan,”Astaga,Aline ngaget-ngagetin aja kamu,”ucap Mama Lia


“Ya habisnya aku panggil-panggil enggak nyaut,”ucap Aline dengan muka sedikit kesal.


Mama Lia pun mengajak Aline ke ruang tamu untuk membahas Arine yang tak kunjung pulang dan tidak ada kabar.Mama Lia sangat khawatir dengan kondisi putri bungsunya yang masih remaja.Pikiran Mama Lia sudah


kemana-mana.Sebagai anak  sulung Aline


berusaha menenangkan mamanya dan mengatakan bahwa Arine pasti baik-baik


saja.Lili yang muncul tiba-tiba di samping Aline nampak ikut menenangkan mama


Lia walau Mama Lia tidak bisa melihat dia.


“Ma,pokoknya mama jangan negative thingking ya aku pasti cari Arine sampai ia ketemu,”ucap Aline sambil memeluk hangat mamanya.


“Iya lin,mama udah berusaha positive thingking,tapi ngelihat keadaanya kayak gini mama jadi,overthingking terus apalagi papamu lagi di luar kota,”ucap Mama Lia sambil menangis dipelukan Aline.


“Dek,sekarang kamu ada dimana mama sama kakak khawatir banget sama kamu,”’batin Aline dengan mata berkaca-kaca.


“Kasihan banget kak Aline kayaknya aku harus bantu Kak Aline buat nyari adiknya walaupun adiknya super duper nyebelin,”batin Lili sambil memandang wajah Aline yang berkaca-kaca.


Aline pun mengajak mamanya untuk delivery makanan dan dia yang membayar agar mamanya tidak terus larut dalam kesedihan.Setelah selesai makan Aline menemani mamanya di kamar dan memutukan nanti tidur di kamar mamanya.Tak terasa jam menunjukkan pukul 21.00 WIB Mama Aline sudah tertidur pulas.Aline ke luar dari kamar menuju ruang tamu untuk berpikir rencana besok di temani


beberapa makhluk halus yang sering muncul di rumahnya seperti,Lili,Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib),Perempuan penunggu pohon jambu di belakang rumahnya,Sosok


besar yang sering muncul di dapur,dll.Aline sudah biasa ada di dekat mereka.


“Kira-kira Arine kemana ya apa dia nginep di rumah temennya?”tanya Aline sambil berpikir.


“Bisa jadi tuh,remaja seusia Arine pasti sering banget nginep di rumah temennya,”ucap hantu perempuan penunggu pohon jambu dengan kondisi wajah hancur setengah dan baju penuh dengan darah.


“Kalau menurut ibu bisa jadi,dia di culik,”ucap Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib) dengan wajah tidak seseram seperti kemarin wajahnya nampak seperti manusia normal,namun bekas tusukkan masih menancap di perutnya.


Aline pun berpikir dan merasa kalau Arine memang di culik karena jika ia menginap di rumah temannya dia pasti memberitahu mama Lia.Arine pun berencana untuk mencari di sekitar jembatan yang kemarin.Sekarang Aline mengganti topik pembicaraan tentang mantan suami dan anak sulung Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib) dan bertanya sesuatu pada Almh.Bu Rossa (Dosen Gaib)


Akankah Aline menemukan adiknya dalam waktu dekat atau malah ia menemukan mantan suami dan anak sulung Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib)?Lantas bagaimana perasaan Aline pada Fauzan?


Tunggu terus kelanjutannya ❤️.


Jangan lupa like dan vote.


Ditunggu juga kritik dan saran.

__ADS_1


Thank you buat kalian yang udah ngikutin cerita ini dari awal😘


__ADS_2