
Suasana dikelas itu nampak hening.Baru pertama kali menempati ruangan itu Aline sudah melihat beberapa penampakan makhlus halus.Mulai dari sosok wanita muda berambut panjang,berbaju putih dan berwajah pucat dengan bekas luka cukup banyak dibagian pipi.Wanita untuk tidak hanya satu namun ada 2.Selain itu ada sosok laki-laki paruh baya dengan muka sedikit gosong.Dia menatap penghuni kelas dengan tatapan tajam.
“Baru aja nempati kelas ini udah ada aja yang menampakkan diri,”ucap Aline.
“Disini ada apa,lin?”tanya Raisa agak panik.
“Enggak ada apa-apa kok sa,eh btw loe mau enggak mata batinnya gue bukak?”tanya Aline sambil menggoda Raisa.
“Enggak deh lin,soal kayak gituan gue enggak mau,”Raisa ketakutan.
“Dasar penakut,”ucap Aline.
Raisa melihat sekeliling ruangan dengn perasaan takut dia teringat akan perkataan Aline tadi.Sementar Fauzan malah asik memejamkan mata alias tidur.Dia sedang memimpikan sesuatu.Sudah hampir seperempat jam mereka menunggu kedatangan Dosen.
“Lin,ini dosen kemana?”tanya salah satu teman Aline.
“Iya lama banget sekiranya kalau enggak bisa ngajar yang ngasih pengumuman
gitu,”sambung yang lain.
“Bener banget menunggu itu adalah pekerjaan yang membosankan kita itu butuh kepastian,”ucap Raisa.
“Sabar ya mungkin bentar lagi kita tunggu 10 menit lag,”ucap Aline sambil menenangkan teman-temannya.
Teman-teman Aline pun menyetujui untuk menunggu 10 menit lagi.Fauzan yang dari tidur ternyata bermimpi dia sedang berjalan disuatu tempat sendirian.
“Wah!Enak banget ya suasana disini,”ucap Fauzan dalam mimpinya.
Fauzan nampak sangat menikmati berjalan-jalan dengan riang dan gembira.Namun saat dia melihat sekeliling sudut ruang itu.Dia melihat sosok yang akhir-akhir ini dilihatnya yaitu Almh.Bu Rossa dia nampak bersama seseorang dan seseorang itu adalah Kak Hanna,Kak Justin dan Lili.
“Itu siapa ya?tanya Fauzan penasaran.
Dia pun mendekati Almh.Bu Rossa,Kak Hanna,Kak Justin dan Lili.Namun baru beberapa langkah ia Almh.Bu Rossa yang tadinya tidak menyeramkan tiba-tiba membuat wajahnya berubah menyeramkan hingga membuat Fauzan terbangun dari tidurnya sambil berteriak-teriak hingga membuat teman-temannya kaget.
“AAAAAAAAAAAAA!”teriak Fauzan secara tiba-tiba.
“Zan,loe kenapa?”tanya Aline panik dan langsung menghampiri Fauzan.
“Zan,loe kenapa?Loe mimpi buruk?”tanya Raisa yang ikut panik dan langsung menghampiri Fauzan.
“Gue enggak papa kok cuma mimpi buruk aja maaf ya bikin loe-loe semua kaget,”ucap Fauzan.
“Makanya dikelas itu jangan tidur zan,gue yakin pasti dulu pas SMA sering molor dikelas,”ucap salah satu mahasiswa dikelas itu.
__ADS_1
"Aline, Raisa nanti gue ceritain ya soal gue yang kaget tadi kalau cerita disini enggak enak sama yang lain" bisik Fauzan.
Aline dan Raisa pun mengangguk tanda mereka setuju.Tak terasa sudah hampir 10 menit mereka menunggu Dosen untuk menerima materi.
"Ini gimana sih dosennya lama banget udah hampir etengah jam kita nunggu," ucap salah satu mahasiswi dengan ekspresi agak emosi.
"Iyaa payah banget padahal kita udah semangat banget buat kuliah eh malah kayak gini," ucap salah satu mahasiswi dengan ekspresi kesal.
"Ini kok dosennya belum datang ya?Aneh banget," batin Aline.
"Filling ku berkata bahwa kita itu diprank aslinya kita itu hari ini libur alias enggak berangkat," ucap Fauzan dengan nada pelan.
"Sok tau banget loe," ucap Aline.
"Ya ini cuma filling ya maaf kalau sok tau," ucap Fauzan.
"Lin,kita tanya yuk ke ruang Dosen," ajak Raisa.
"Karena ini udah lama banget ya udah kita tanya aja kasian temen-temen," ucap Aline yang menerima ajakan Raisa.
Mereka berdua pun segera menuju ke ruang Dosen untuk menanyakan soal ketidakhadiran dosen.Namun baru saja berdiri dari tempat duduk mereka.Seorang Wanita nampak masuk ke ruang kelas mereka.Wajahnya nampak pucat dan datar.Dia melangkahkan kakinya menuju meja dosen yang tersedia disamping papan tulis.
"Kayaknya aku pernah ngeliat muka wanita ini," batin Aline.
"Lin,kayak nya gue pernah liat dia," bisik Raisa.
"Sama gue juga," bisik Aline.
"Kayaknya gue pernah ngeliat muka orang ini," batin Fauzan.
Wanita itu menatap mahasiswa dan mahasiswi dengan tatapan datar.Aline nampak sangat curiga dengan wanita itu.
"Filling gue kok enggak enak ya?" tanya Aline dalam hati.
Mahasiswa dan Mahasiswi dikelas itu nampak sedikit takut dan canggung dengan kehadiran dosen itu.Apalagi wajah wanita itu sangat pucat.
"Ini Dosen kita ya?" tanya salah satu mahasiswa.
"Mungkin iya," jawab salah satu mahasiswi.
Wanita itu diam saja tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.Mahasiswa dan Mahasiswi disana mengira bahwa wanita itu adalah Dosen yang akan memberikan materi kuliah.
"Lin,gue inget ini kan dosen yang kita temui waktu kita kemah," ucap Raisa.
__ADS_1
"Iya gue juga inget," ucap Aline.
"Selamat pagi ibu dosen," sapa Fauzan secara spontan.
Bu Dosen itu nampak tidak membalas sapaan Fauzan.
"Yah,malah dicuekin padahal udah semangat banget," ucap Fauzan sedikit kesal.
Mahasiswa dan mahasiswi dikelas itu nampak kebingungan karena Dosen itu diam saja dengan wajah pucat dan datar.
"Ini Dosen lagi sakit gigi kali ya diem aja dari tadi," ucap Raisa terheran-heran.
"Kok gue ngerasa ada yang janggal ya sama Dosen ini? Tapi apa ya?" tanya Aline dalam hati.
Dosen itu pun bangkit dari kursinya.Betapa kagetnya mahasiswa dan mahasiswi disana bahwa kaki Dosen itu tidak menyentuh tanah dan seolah-olah melayang.
"HAA!Loe liat itu kaki nya enggak nyentuh tanah berarti dari tadi kita lagi samaaa... permisi saya mau ke toilet sebentar," ucap salah satu Mahasiswi dengan ekspresi panik.
"Saayaaa juga izin ke toilet," ucap salah satu mahasiswa dengan ekspresi panik dan langsung meninggalkan kelas.
Satu per satu mahasiswa dan mahasiswi disana pergi meninggalkan kelas dengan terburu-buru.
"Kok pada keluar emang ada apa,sih?" tanya Raisa terheran-heran.
"Iya mana ekspresinya pada ketakutan gitu," sambung Fauzan.
"Gue juga enggak tau," ucap Aline.
Mata Raisa dan Fauzan terbelalak ketika melihat kaki Dosen itu tidak menyentuh tanah dan seolah-olah melayang.
"AAAAAAAAAAAAA!" teriak Raisa yang langsung kabur.
"Jaaadi tadi kita samaaa SETAANNN!" teriak Fauzan yang langsung menyusul Raisa.
"Setan?Ya emang disini banyak setan," ucap Aline terheran-heran.
Sekarang dikelas Aline hanya seorang diri bersama dosen itu.Saat mata Aline ke bawah dia kaget melihat kaki dosen itu tidak menyentuh lantai.
Happy reading semuaaa 🤗.
Jangan lupa like dan Vote🙏.
Mohon maaf ya bulan depan saya bakal jarang update karena sibuk persiapan ujian🙏.
__ADS_1
Tunggu terus ya kelanjutannya ❤️.