
Happy Reading semuaaa đ¤.
Maaf masih banyak kekurangan đ.
Loe kenapaaaa?âTanya Jennie dengan ekspresi katakutan sambil melangkah mundur.
Aline terus maju dengan tatapan tajam sambil melangkahkan kakinya ke depan.Sementara di di dalam rumah Arine dan Kak Justin berada diruang tamu.Mereka terlihat duduk Arine masih kesal dengan kejadian tadi,sedangkan Kak Justin nampak tidak nyaman karena Arine terus menggandeng tangannya.Kak Justin pun melepaskan tangan Arine dengan sedikit kasar.
âKak,kok dilepas?âTanya Arine dengan nada tinggi.
âLoe ngapain ngajak gue kesini?âTanya Kak Justin menggeserkan posisi tubuhnya agar menjauh dari Arine.
âAku kesel banget banget sama Kak Aline tanganku juga sakit banget gara-gara dia,âsesal Arine sambil menahan rasa sakit pada tangannya.
âKenapa tadi gue diem aja waktu Jennie memfitnah Aline bodoh banget gue,âbatin Kak Justin sambil menghela nafas.
Arine tiba-tiba menggeser posisi tubuhnya agar lebih dekat dengan Kak Justin sambil tersenyum.Kak Justin sangat risih ketika Arine menggeser posisi duduknya dan memalingkan mukanya supaya tidak bertatapan dengan Arine.Arine memandang wajah Kak Justin dengan penuh makna sepertinya ada kalimat yang akan dilontarkan di balik bibir manisnya.Arine pun kembali memegang telapak Kak Justin.Kak Justin makin tidak nyaman apalagi hanya ada mereka berdua di ruang tamu.
âLoe apaan sih,âgumam Kak Justin sambil menjauh dari Arine.
âAku pengen jujur sama kakak kalau selama ini akuâŚ.suka sama kakak,âujar Arine dengan suara lembut dan halus sembari terus memegang telapak tangan Kak Justin.
Bagai disambar petir disiang bolong hati dan pikiran Kak Justin terguncang mendengar Arine menyatakan perasaannya.Kak Justin langsung melepaskan pegangan tangan Arine dengan kasar.Raut muka berubah drastis.Tatapannya berubah menjadi tajam dan sedikit menyeramkan.Arine nampak lega setelah akhirnya ia mampu mengungkapkan perasaan,namun ketika ia memperhatikan wajah Kak Justin dia merasa ketakutan.
âKak Justinnn kenapaa?âTanya Arine dengan wajah terbata-bata.
âTadi loe bilang loe suka sama gue,kalau boleh jujur sebenarnya gue enggak ada perasaan apa-apa sama loe gue deket sama loe baik sama loe Cuma karena gue enggak enak sama Aline kakak loe karena sebenarnya gue itu suka sama Aline,âujar Kak Justin dengan nada suara tinggi.
âApa?Enggak-enggak mungkin kakak suka sama Kak Aline kenapa kakak jahat banget sama aku,âgumam Arine dengan mata berkaca-kaca dengan nada emosi.
Di pinggir kolam renang Aline semakin menyeramkan dan membuat tamu-tamu yang datang berhamburan keluar untuk melarikan diri.Jennie ikut-ikutan ingin melarikan diri dengan berlari sekuat tenaga.Aline makin mengganas dan terus mengikuti Jennie kemanapun ia melangkah.Raisa dan Fauzan menenangkan Aline yang tubuhnya dirasuki sosok makhluk halus dengan mengikuti Aline yang mengejar Jennie.Lili pun ikut mengejar mereka berdua.Jennie bersembunyi di balik tembok dekat pinggir kolam renang.
âAstaga, ini kenapa jadi gini?Aku harus hubungi Justin ini,âbisik Jennie sambil meraih ponselnya untuk menghubungi Justin.
__ADS_1
Jennie bergegas menelepon Justin.Jennie kesal karena telefonnya tidak diangkat,namun bukan Jennie kalau tidak terus mencoba sampai telefonnya diangkat oleh Justin.Saat Jennie terus menelfon Justin sosok makhluk halus yang masuk ke tubuh Aline mengetahui keberadaan Jennie dan langsung menangkap basah Jennie yang sedang sibuk menelfon Justin dengan langsung mengambil ponsel milik Jennie.Jennie langsung kaget bukan main.
âAAAAAAAAAAAAAA!âTeriak Jennie dengan suara cukup kencang.
âPembunuhhhh kamu harus matiiiii,âujar Aline dengan suara kasar dan berat serta menyeramkan.
âYa ampun berarti arwah yang masuk ke tubuh cewe aneh itu Almh.Bu Rossa,âbatin Jennie dengan muka panik.
âPembunuh?Berarti roh yang masuk ke tubuh Aline itu Almh.Bu Rossa jadi,selama ini Kak Jennie adalah otak dari pembunuhan Almh.Bu Rossa,âujar Raisa dan langsung menghampiri Aline dan Jennie.
âJadi,selama ini pembunuh keji itu Kak Jennie enggak nyangka gue,âujar Fauzan sambil mengikuti langkah Raisa.
Aline memegang tangan Jennie dengan sangat kuat hingga Jennie tidak bisa berkutik dan ketakutan dan membawa Jennie pergi dari lokasi pesta.Raisa dan Fauzan serta Lili sangat kewalahan mengikuti arwah Almh.Bu Rossa yang nampak marah pada Jennie.Mereka pun mengikuti Aline dan Jennie lagi.Pesta yang selalu berakhir dengan kegembiraan dan suka cita kali ini berakhir dengan kelam dan menyeramkan.Kondisi pinggir kolam renang berantakan dan sepi karena semua tamu berhamburan keluar.Namun terlihat ada beberapa aktivitas spiritual dari mahkluk-makhluk tak kasat mata.Di dalam rumah tepatnya di ruang tamu hati Arine sangat hancur mendengar pernyataan Kak Justin yang menolak cintanya.
âKak Aline itu enggak ada perasaaan apa-apa sama kakak jadi,percuma kakak suka sama Kak Aline,ârintih Arine dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
âEnggak sok tau rin,udah lah gue mau nemuin Aline dulu habis itu gue pulang jujur gue sebenarnya males banget datang ke pesta alay kayak gini,âucap Kak Justin yang langsung bergegas pergi meninggalkan Arine.
âWah,kacau nih tadi gue dorongnya kenceng banget kira-kira dia masih hidup enggak ya?âTanya Kak Justin dengan ekspresi panik sambil memeriksa kondisi Arine.
Kak Justin merasa lega karena Arine masih bernafas ia pun menggedong Arine dan membaringkan tubuh Arine di sofa.Kak Justin tidak mau menunggu Arine sadar karena ia tidak mau berurusan lagi dengan Arine.Kak Justin pun pergi meninggalkan Arine.Sampai dikolam renang ia melihat kondisi pesta yang hancur berantakan dan sepi hanya ada dia dan makhluk-makhluk halus yang tidak terlihat.
âKok hancur berantakan gini ya?Kenapa sepi kayak gini?âTanya Kak Justin sambil melihat-lihat kondisi pesta.âGue telefon Aline aja lah,âujar Kak Justin sambil membuka ponselnya.
Saat ia membuka ponselnya Justin kaget melihat ada panggilan dari Jennie yang begitu banyak.Justin pun menelefon balik Jennie sambil melangkahkan diri menjauhi lokasi pesta.Nomor Jennie tidak aktif karena ponselnya diambil paksa Aline.Justin pun menelefon Aline hasilya sama nomor Aline tidak aktif.Justin semakin panik dan khawatir.
âPerasaan gue kenapa enggak enak ya?Gue harus cari mereka,âujar Justin yang berlalu pergi untuk mencari keberadaan Aline dan Jennie serta yang lainnya.
Aline terus menggandeng tangan Jennie.Lokasi mereka tiba-tiba berada di lobi kampus padahal tadi mereka berada di rumah Aline.Perlahan roh Almh.Bu Rossa keluar dari tubuh Aline.Sekarang kondiri Aline sudah normal seperti biasa.Aline merasa bingung karena tiba-tiba berada di lobi kampus.Raisa dan Fauzan nampak lega karena Aline sudah normal.Jennie langsung berniat kabur ketika melihat Aline sudah normal kembali.
âMau kemana loe?âTanya Raisa sambil memegang pergelangan tangan Jennie.
"Pembunuh kayak loe harusnya membusuk di penjara,"ucap Fauzan dengan ekspresi wajah geram.
__ADS_1
"Jadi, Selama ini pembunuh Dosen Gaib itu adalah Kak Jennie,tapi aku yakin Kak Jennie pasti enggak sendiri kan ngelakuin itu," bentak Aline dengan suara cukup kencang.
"Memang iya.Kenapa? Kaget? Marah?" Tanya Kak Jennie dengan suara santai.
"Astaga, bener-bener gilaaa sama siapa kakak ngelakuin itu?" Tanya Aline dengan suara penuh emosi.
"Ayo jawab siapa?"Tanya Fauzan dengan nada tinggi.
"Udah deh, mending kakak Jennie jujur pasangan kakak siapa?" Tanya Raisa yang juga tersulut emosinya.
Bukannya Takut Kak Jennie malah tertawa terbahak-bahak setelah mengakui rahasia yang selama ini ia sembunyikan dari halayak ramai.Aline,Raisa,dan Fauzan tak habis pikir kenapa Kak Jennie malah tertawa terbahak-bahak seolah-olah tidak ada rasa bersalah atas perbuatan kejinya itu.Kak Jennie berjalan santai mengelilingi Aline,Raisa,dan Fauzan.
"Hahahahahhaha mau tau aja mau tau banget?" Tanya Kak Jennie sembari tertawa.
"Ni,orang bener-bener udah kelingan akal sehat deh,udah tau salah bukanya minta maaf malah ketawa-ketawa enggak jelas," gumam Fauzan sambil menahan emosi.
"Enggak usah basa-basi kak,cepet kasih tau," ujar Raisa dengan nada suara tinggi.
"Utututtutu enggak sabaran banget sih,jawab dulu dong mau tau aja atau mau tau banget," bisik Kak Jennie pada Raisa.
"Lin,ini orang emang udah gila kita laporin aja ke polisi biar dijeblosin ke penjara," ujar Raisa.
"Apa orang itu Kak Justin?"Tanya Aline sambil menatap tajam ke arah Kak Jennie.
Akhirnya Kak Jennie mengakui perbuatannya di masa lalu.Akankah dia mengungkap yang sebenarnya?
Tunggu terus kelanjutannya â¤ď¸.
Jangan lupa like dan Voteđ.
Ini sudah hampir episode terakhir ya guys đ
Nanti aku bakal revisi semua.
__ADS_1