Dosen Gaib

Dosen Gaib
44.Kecurigaan Aline


__ADS_3

Kak Justin pun menyuruh mereka untuk beristirahat karena sudah tengah malam.Namun matanya tidak bisa bohong dia ingin sekali mengobrol dengan Aline.Namun tidak enak dengan yang lain.Sementara Aline nampak biasa saja dengan Kak Justin justru Fauzan yang nampak peka dan tau apa yang ada dipikirkan Kak Justin.


“Sampai segitunya Fauzan ngeliat Aline jangan-jangan bener lagi kalau Kak Justin naksir sama Aline,”batin Fauzan.


“Ya udah Saya balik dulu ke tenda selamat istirahat,”ucap Kak Justin sambil berlalu pergi.


“Iya,kak selamat istirahat juga,”ucap semua secara serentak.


Karina,Sovia dan Raisa pun masuk ke tenda sementara Aline,Tania,dan Fauzan masih ada diluar.


“Fauzan loe ngapain disini? Balik sana ke regu loe,”ucap Tania sedikit ketus.


“Iya ini gue mau balik gitu aja ketus gue sumpahin kesurupan lagi baru tau rasa,”ucap Fauzan sedikit emosi.


“Udah- udah mending loe balik ke regu loe ya,”ucap Aline.


“Iya lin,selamat istirahat ya,” ucap Fauzan.


“Sok perhatian banget loe,”ucap Tania.


"Biarin sirik ya," ucap Fauzan sambil berlalu pergi.


Fauzan pun kembali ke tenda regunya begitu pula dengan Aline dan Tania.Sepanjang malam hingga saat ini jam sudah menunjukkan pukul 02.00 WIB. Aline nampak tidak bisa tidur pikirannya seakan dipaksa untuk terus berpikir dan hatinya terus diselubungi rasa penasaran tentang misteri kematian Bu Rossa Dosen Gaib itu apalagi satu-satunya orang yang tau soal masalah secara detail adalah dia.


“Apa mungkin Bu Rossa memang sengaja dibunuh atau emang tidak sengaja dibunuh kalaupun iya orang yang bunuh Bu Rossa pasti orang sini enggak mungkin orang luar intinya jahat banget orang itu,”batin Aline.Kenapa aku jadi kepikiran Kak Justin ya?Apa dia pembunuhnya?Aduh kenapa gue jadi souzon gini ya? Buktinya juga enggak ada,”batin Aline sambil mengetuk-ngentuk kepalanya.


“Lin,loe ngapain kayak gitu?Bukannya tidur malah ngetuk-ngetuk kepala,”tanya Raisa setengah sadar dengan mata setengah terbuka.


“Gue enggak bisa tidur sa,gue mau cerita soal Bu Rossa,” ucap Aline.


“Besok aja lah atau enggak pas kuliah ya ngantuk banget gue,”ucap Raisa yang langsung tertidur pulas setelah menanggapi perkataan Aline.


“Sa,bentar doang ayolah kok enggak ada suara yah,malah udah tidur pules,”ucap Aline dengan ekspresi kesal sambil mengubah posisi tidurnya.

__ADS_1


Sosok bayangan nampak muncul dibalik tenda.Aline pun kaget dan langsung keluar dari tenda.Bayangan itu nampak samar-samar dan bewarna putih.Namun saat Aline keluar bayangan itu langsung menghilang.Aline pun terheran-heran dan langsung berpikir bahwa bayangan itu adalah Dosen Gaib Bu Rossa.


Sang Fajar sudah menampakkan diri itu tandanya jam menunjukkan pukul 05.00 WIB sebagian peserta sudah bangun dari mimpi indahnya sebagian lagi masih ada dalam mimpi.Regu Aline cukup tertib jadi mereka sudah terbangun dari tidurnya.Mereka sedang bersiap-siap untuk mandi dan sarapan.Hari ini adalah hari terakhir kemah sekaligus ospek dan mulai minggu depan mereka sudah mulai kuliah sesuai jurusan masing-masing.Aline dan Raisa nampak sedang menunggu giliran.Mereka terlihat berbincang-bincang didepan tenda.


“Lin,maaf ya kemarin gue ketiduran habisnya ngantuk banget oh ya loe mau cerita apa?” tanya Raisa.


“Dasar kebo gue yakin pasti dulu pas SMA loe suka tidur dikelas,”ucap Aline sambil bercanda.


“Enggak usah sok tau deh,to the point aja semalem loe mau ngomong apa? Gue penasaran banget,”ucap Raisa.


“Iya sa,ini gue mau cerita sabar dong sini gue bisikin”ucap Aline sambil mendekatkan diri ke telinga Raisa.


Aline pun membisikkan sesuatu ke telinga Raisa.Raisa nampak terkejut setelah Aline selesai membisikkan sesuatu ke telinganya.


“Loe gila lin,kok loe bisa berspekulasi kayak gitu?” tanya Raisa dengan nada ngegas.


“Santai dulu sa,ini cuma kayaknya kok semoga aja enggak,”ucap Aline.


“Ya enggak lah masak ganteng-ganteng pembunuh,”ucap Raisa dengan suara nyaring.


“Eeeee nganu kak,buukaan siapaa-siapaa kok kitaa lagi ngomongin drakor,”ucap Raisa dengan ekspresi sedikit panik.


“Iiya kak,kita itu lagi ngomongin Drakor kita permisi dulu ya,”ucap Aline sambil mengandeng tangan Raisa sambil berlalu pergi meninggalkan Kak Jennie.


“Jangan- jangan mereka udah tau semua gue harus kasih Justin soal ini,”batin Kak Jennie sambil berlalu pergi.


Aline dan Raisa nampak sangat bersyukur bisa kabur dari Kak Jennie.Sekarang mereka ada di toilet untuk menunggu giliran.


“Untung gue langsung gandeng loe coba kalau enggak Kak Jennie pasti curiga,”ucap Aline dengan ekspresi lega.


“Iya lin,alhamdulliah gue enggak habis pikir bisa-bisanya Kakak muka judes+pucet denger kayaknya indera pendengarannya itu tajem banget,”ucap Raisa sambil menggeleng-gelengkan kepala.


“Ya gimana enggak denger orang loe ngomongnya aja kenceng banget kayak pakai toa udah lah gue mau mandi,”ucap Aline yang langsung masuk ke toilet tanpa menunggu tanggapan dari Raisa.

__ADS_1


“Perasaan suara gue biasa aja enggak nyaring-nyaring banget eh lin,tunggu dong,”ucap Raisa yang langsung menyusul Aline.


Selesai Mandi, sholat,dan SarapanKegiatan hari ini adalah kerja bakti.Peserta diminta untuk membersihkan sekitar tenda mereka karena hari ini adalah hari terakhir.Semua peserta nampak bersemangat membersihkan sekitar tenda mereka.


"Akhirnya selesai juga masa ospek nya nanti bisa streaming mv KPop+nonton drakor lagi," ucap Sovia dengan ekspresi bahagia sambil menyapu area tenda.


"Haduh bucin banget sih,loe sama kayak gitu," ucap Karina sambil mencabuti rumput-rumput disekitar tenda.


"Emangnya kenapa rin, suka-suka gue dong," ucap Sovia sedikit sewot.


"Gue penasaran banget soal dosen gaib itu apa gue tanya sama Aline aja ya?" tanya Tania dalam hati sambil menyapu area tenda.


Aline sedang membersihkan area dalam tenda, sedangkan Raisa sedang mencuci peralatan makan dan minum.Ada sosok bayangan lagi kali ini bayangan nampak sangat jelas.Aline pun perlahan-lahan mendekati bayangan itu.Namun bayangan itu malah masuk ke tenda.


"Ya ampun loe tan,gaget-ngagetin gue aja gue kira loe," ucap Aline namun omongannya terpotong.


"Maaf ya lin,loe ngira gue apa?" tanya Tania.


"Enggak ngira apa-apa kok," ucap Aline sedikit gugup.


"Lin,Ada yang mau gue tanyain," ucap Tania.


"Loe mau tanya apa,tan?" tanya Aline.


"Eeeee gimana ya ngomongnya loe jangan langsung kaget ya sebenarnya gue mauu ngomong soalll..." ucap Tania yang terpotong karena ada suara lain.


"Dimohon untuk semua peserta untuk ke sumber suara sekarang juga," ucap Kak Justin dengan suara nyaring.


Happy Reading semuaaa 🤗.


Jangan lupa like dan vote 🙏.


Maaf ya kalau menurut kalian cerita nya lama dan update nya pun cukup lama🙏.

__ADS_1


Tunggu terus kelanjutannya ❣️ karena makin seru😁.


__ADS_2