Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
pernikahan Indah


__ADS_3

"Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat." (HR. Abu Bakr bin Mardawaih)


*


*


*


Berita kenaikan minyak goreng sudah bukan berita yang langka lagi, bahkan setiap hari ada beritanya. perbanyak makan rebusan aja ya. buat kue lebaran nanti jangan pilih yang memakai minyak banyak-banyak.. hemat🤭


Hari ini yang lagi super heboh itu adalah hari dimana akan diadakannya ijab kabul Indah dan Rendy... Kediaman rumah Indah sudah sangat Indah, sesuai nama sang pengantin, dipenuhi hiasan bunga.


Ijab Kabul sudah berlangsung dengan khidmat. Kini Indah dan Rendy telah resmi menjadi pasutri (pasangan suami istri).. Duduk di pelaminan dan berpose mengikuti arahan photograper.


Rombongan Fatimah memasuki tempat resepsi, nampak 3 sosok wanita bercadar berjalan beriringan bersama pasangan masing-masing. sudah bisa di tebak ya mereka siapa saja. Bunda dan Hafidz pun juga ada di Antara mereka..


Disambut oleh pramusaji dengan ramah, mereka di arahkan menuju meja tamu undangan yang tersedia. saat sudah duduk, makanan dan minuman pun di sajikan oleh pramusaji yang bertugas.


Semua bahagia melihat Indah yang akhirnya bisa mendapatkan pelabuhan cintanya, surga baru nya.


rombongan Fatimah naik ke atas pelaminan, memberikan selamat dan doa.


"Selamat Bro..." ujar Hafidz sambil menepuk pundak Rendy


"makasih udah Dateng ya..." sambil memberi tos ala anak muda,dengan sama-sama mengepalkan 🤜🤛


"Samawa ya....semoga langgeng hingga Jannah, dan diberikan keturunan Sholeh Sholeha.... aamiin" ujar Alvian


"aamiin..." balas semua berbarengan


Fatimah memeluk Indah, rasa haru tak bisa di hindari, bagaimana pun mereka bersahabat sudah sangat lama, bahkan sekarang Indah adalah orang kepercayaan.


"Doa terbaik untuk kalian, semua yang baik-baik..." ujar Fatimah


"Akhir nya ada yang bisa ngelap keringat selesai tanding Futsal ya sekarang" goda Hafidz


"Bukan cuma itu, ada temen tidur" tambah Alvian


"Hahaha" semua tertawa renyah


Rendy memang baru di RSH, tapi begitulah RSH semua di rangkul, apalagi mereka satu team di Futsal jadi membuat mereka lebih cepat Akrab.


"bro.. kalau lelah jangan langsung perang, istirahat dulu" bisik Hafidz dan itu membuat Rendy tertawa dan membuat yang lain saling pandang dengan tawa Rendy


Hafidz ya dari dulu kalau gak ngegodain temen-temen, ada yang kurang, bagai sayur tanpa kuah, kering, bikin seret🤣

__ADS_1


Mereka tak ketinggalan mengambil momen kebersamaan itu, mengabadikan dalam sebuah foto, tak terhingga berapa banyak gaya, sampai-sampai harus kabur duluan.


Rombongan RSH lain juga datang, jangan di tanya betapa heboh nya mereka,. walaupun Alvian adalah Dirut RSH, tapi keakraban tetap terjalin.


Tamu undangan mulai berkurang, pasangan pengantin pun sudah masuk kamar.


kelanjutannya biar jadi urusan mereka aja ya🤭


Di kediaman Alvian, nampak Fatimah sedang memijat kaki nya yang nampak pegal, Alvian yang baru dari bawah membawa dua gelas susu, satu untuk nya, satu lagi untuk sang istri tercinta. Dulu segelas berdua, kalau sekarang beda, masa iya Alvian minum susu bumil, kan gak lucu🤭


Mengambil posisi duduk di tepi ranjang di samping Fatimah, menyerang satu gelas susu berwarna coklat.


"Pegel ya..,?? sini Hubbiy urut" ujar Alvian setelah selesai meneguk susu nya, lalu mengangkat kaki Fatimah untuk di letakan di atas paha nya, namun Fatimah menolak


"jangan Biy.. gak sopan.."


"kebiasaan, kan udah Hubbiy bilang, Hubbiy melakukan karna Hubbiy mau, bukan karna titah dari istri Hubbiy, dan ini juga nilai ibadah loh..."


"Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam tak hanya memperhatikan istrinya yang baik-baik saja, namun beliau juga peduli dengan istrinya yang sedang sakit. Bahkan beliau akan memajankan dan melayani apapun yang diminta oleh istri beliau dengan baik. ‘Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah seseorang yang sangat penyayang dan lembut. Beliau selalu menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit (HR. Bukhari, HR Muslim)"


"itu salah satu poin kajian pasutri pekan lalu, lupa??" tanya Alvian


"bahkan Rasulullah tak segan untuk membantu Istri nya mengerjakan pekerjaan rumah.., masih ingat gak??" tanya Alvian lagi


Kini kaki Fatimah sudah berada di atas paha Alvian, dengan lembut Alvian memijat kaki Fatimah.


Alvian dan Fatimah memang memiliki jadwal kajian rutin, mulai dari Parenting Suami Istri, Cara mendidik anak, dan beberapa kajian lain nya.


Media aplikasi sekarang sangat mendukung, kajian tidak Hanya bisa di akan offline, online pun bisa dengan tatap muka dan saling berinteraksi, dengan menggunakan aplikasi zo-om.


Bahkan tanpa sadar kini Fatimah sudah terlelap. Alvian tersenyum melihat Fatimah yang sudah terlelap dengan posisi duduk, dengan cepat Alvian merebahkan Fatimah, memberikan posisi yang nyaman untuk sang istri.


Membelai rambut panjang Fatimah, lalu Mencium kening Fatimah dan sekarang ada tambahan, mencium perut Fatimah, sembari mendoakan kesehatan untuk dua Utun nya.


*


Pagi ini di tempat lain, nampak Hafidz dan Bunga sedang jalan-jalan pagi, kata nya bumil itu harus rajin jalan pagi, biar persalinan lancar.


Di sebuah taman dekat komplek perumahan yang mereka tempati adalah pilihannya, cukup ramai, banyak anak-anak lalu lalang, ada yang bermain sepeda, sepatu roda ada juga yang pagi-pagi sudah main sepak bola.


"Mas.. duduk dulu ya.."


"ya udah, yok duduk sana"


Duduk di kursi panjang yang tersedia, lalu meneguk air mineral yang tadi mereka bawa. menikmati pemandangan yang menyenangkan, menyaksikan anak-anak yang aktif sangatlah membahagiakan. Bermain di taman, adalah salah satu jalan mengalihkan anak dari gadget.

__ADS_1


"mas... pagi-pagi ada cilok. Bunga pengen"


"yakin... masih pagi loh.."


"iya.. enak tuh kayak nya,.."


"ya udah mas panggil ya..." Alvian pun melambaikan tangan ke penjual cilok, agar penjualan menghampiri mereka.


Setelah penjualan cilok ada di hadapan mereka, Bunga pun beranjak dan memesan.


"mang cilok nya ya, yang pedes trus kuah kacang nya yang banyak, oh ya itu tahu ya isian nya apa??"


"cilok juga neng.."


"kasih itu juga..."


Hafidz geleng geleng melihat antusias Bunga untuk makan cilok...


"jangan terlalu pedas,. nanti mules loh..."


"kalau games gak enak mas.. gak nendang"


"jangan pedes mang..."


"yang pedes mang, saya yang makan kok"


si mamang penjualan cilok, bingung, ni sambil jadi gak mau di tuang.


"buruan mang..." ujar Bunga gak sabar


"mang untuk saya saja kalau kakak ini gak mau" ujar anak lelaki yang berusia sekitar 10 tahun yang baru datang


"iih ni adek...itu kakak tauk..."


"Kakak lama..."


Hafidz geleng-geleng melihat perdebatan sang istri dan anak kecil itu


"sini mang, biar saya yang kasih sambil nya" ujar Bunga sambil mengambil bungkusan cilok nya, baru akan menuang samba kedalam bungkusan, tapi tangan nya di tahan oleh Hafidz.


Sendok sambal sudah di tangan Hafidz.. lalu Hafidz menyendokan sambal lalu di tuang ke Bungkusan cilok Bunga


"Gak ada protes... udah cukup segitu aja" ujar nya lalu membawa Bunga untuk duduk.


Ingin protes tapi gak bisa, jadi ya manut walaupun wajah di tekuk, dan itu membuat mamang penjualan cilok nya geleng-geleng.

__ADS_1


__ADS_2