
"Jangan TUNTUT Aku seperti apa yang kamu Mau
Tapi TUNTUN Aku seperti apa yang ALLAH Mau
Rumah Tangga yang baik adalah rumah tangga yang SALING bukan SAING
Saling Mendukung, Saling Menguatkan, Saling Membersamai,Saling Mengisi
Ibarat Kaki yang yang melangkah... Saling Beriringan"
π π π
Satu bulan berlalu dan hari ini tepat hari dimana Fatimah dan Alvian melangsungkan resepsi pernikahan mereka
Dekorasi serba putih... dengan bunga mawar putih sebagai hiasan nya.
Fatimah yang menggunakan gaun rancangan nya sendiri, Gaun yang sangat simple, tapi nampak begitu anggun saat Fatimah yang memakainya, dengan hiasan mahkota di atas kepala nya yang berbalut hijab. Siapapun yang melihat pasti akan takjub.
Abi mendorong Kursi roda memasuki gedung acara ada Umma dan keluarga lain pula di belakang, dengan menggunakan seragam berwarna Abu-abu.
Pancaran kebahagiaan begitu jelas terlihat.
Dan di depan sana ada Alvian yang tak kalah merasa sangat bahagia.. senyuman bahagia tak lepas dari wajah nya.
Alvian berjalan kedepan menghampiri rombongan Fatimah.
Saat tiba tepat di hadapan Fatimah dan Abi, Alvian memohon izin untuk membopong Fatimah
"Bi...izinkan Alvian membopong Fatimah" mohon Alvian
Abi memberi Anggukan
Tapi tidak dengan Fatimah, dia malah menggeleng kan kepala, Mengisyaratkan Malu dilihat banyak Orang.
Tapi Alvian tak mengindahkan permintaan sang Istri.
Dengan sigap Alvian membopong Fatimah, dan itu membuat Fatimah otomatis melingkarkan tangan nya ke leher Alvian.
Melihat apa yang Alvian lakukan, membuat para Tamu ada yang bersiul menggoda, bertepuk tangan, bahkan berteriak...
Cie...Cie...
Alvian Tak memperdulikan semua itu. Dibopongnya tubuh ramping itu dengan posisi mata mereka yang terus saling menatap.
Abi pun menggandeng Umma.. Kebahagiaan itu sangat-sangat terasa.
Sesampainya di meja Akad, Didudukan nya Fatimah dikursi yang sudah tersedia memang untuk mereka.
Ijab Kabul pun berlangsung, Tak kalah khidmat dengan Ijab Kabul yang pertama. bahkan Sahutan kata SAH begitu menggema.
Pak penghulu juga menjelaskan kepada semua tamu, bahwa mereka sebelumnya sudah Ijab Kabul dan ini sebagai dokumentasi untuk mereka..Jadi saat tadi Alvian berani membopong Fatimah, karna mereka memang sudah Halal.
Video Ijab Kabul pertama saat di RSH pun ikut di putar.
__ADS_1
Suasana menjadi sangat haru saat melihat video itu.
Kini Fatimah sudah duduk di pelaminan.
Abi meminta Arafah,Fatimah dan Umma untuk foto bersama.
Tiga bidadari Abi Aditya. Dimana Kedua bidadari kecilnya kini sudah memiliki pelabuhan masing-masing, dan memiliki surga nya masing-masing.
Seorang ayah,Abi, Bapak,Abah apapun sebutan untuk mereka, Dia menjadi sosok laki-laki pertama yang dicintai anak perempuannya. Tak heran ketika seorang anak perempuan ditanyakan soal pria, maka dia akan menggambarkan bagaimana ayahnya.
Dan untuk seorang Ayah, Putri mereka adalah Ratu untuk nya.
Melepas Seorang putri itu sangatlah berat dan sangat sakit. Tapi hari ini pasti akan tiba waktu nya.. jika tidak hari ini, maka esok, jika bukan esok,maka lusa. Hari ini pasti akan di rasakan oleh setiap Ayah yang memiliki anak perempuan.
Menyambut kelahiran nya dengan tangis kebahagian, Melepaskan pun dengan Tangis kebahagiaan.
Kini Alvian dan Fatimah sedang duduk bersanding.
Abi mendatangi mereka.
di Cium ubun-ubun sang putri dengan begituuu dalam.. bahkan air mata Tampa Abi sadari telah Jatuh.
"Abi..." Panggil Fatimah
Abi pun melepas ciu-man nya itu.
"Anak Ku Fatimah... Putri kecilku... Sekarang Surga telah berpindah, dari di bawah kaki Umma Mu, kita telah berpindah kepada Suami Mu..." Ujar Abi dengan suara gemetar
"Putriku Fatimah maka Jadilah istri yang taat, Jaga Kehormatan Nya, bertanggung jawab dan menggapai ridhaNya sebagai jalan menuju ke Surga, Nak... Ketaatan Mu kepada suami Yang berbuah Surga itu, adalah Jalan Untuk kami pula mencapai Surga Nya"
"Dan Untukmu, Ananda Alvian Dharmawan imam anak kami, tolong jaga dan bimbinglah anak kami, engkau mungkin merasakan saat tadi Abi mengucapkan lafaz ijab sebelum engkau sambut dengan qabul. Itu adalah isyarat kami menitip amanah ini padamu. Maka ambillah putriku sebagai isteri sekaligus sebagai amanah yang kelak kamu dituntut bertanggung jawab atasnya"
"Dengannya dan bersamanya lah kamu beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Taβalaa, di dalam suka, di dalam duka. Gaulilah ia secara baik. Terimalah ia sepenuh hati, kelebihan dan kekurangannya"
"Bimbing dan tegur saat ia salah, jangan kasari ia, karena Abi orang pertama yang memeluknya, orang pertama yang menciumnya, orang pertama yang mencintainya, sebelum kamu hadir memilih dan menjadikan ia makmummu."
"Maka, kami berharap kamu adalah orang yang bisa bersamanya selamanya"
" Dan untuk kalian berdua...menikah itu adalah ibadah,Β maka menyelesaikan persoalan-persoalan dalam rumah tangga juga bernilai ibadah, tetap sabar dan dengan saling menghargai dengan cara terbaik"
"Bangunlah pondasi rumah tangga kalian dengan kokoh, yaitu dengan agama, bukan dengan cantik, ganteng atau kaya, karena semua itu akan luntur. Bangunlah kehidupan rumah tangga yang berlandaskan iman dan taqwa"
Itulah pesan Abi untuk Sang Putri kecil nya dan Sang Suami dari putri kecil nya itu.
Abi memeluk kedua nya dengan erat.
Bukan Hanya Mereka yang menitihkan air mata, Semua yang hadir pun ikut hanyut.
Mereka memang sudah lama melangsungkan ijab kabul, tapi tetap pelepasan nya baru di mulai hati ini.
Rangkaian acara semua berjalan lancar, bahkan begitu banyak tamu beserta rombongan anak panti yang tak ketinggalan.
__ADS_1
Nampak Bunga yang sedang membantu menyiapkan makanan untuk Fatimah.
Anggota keluarga kini berkumpul di satu meja untuk makan bersama.
"Siapa Al...??" tanya Hafidz yang melihat Fatimah begitu akrab dengan Bunga
"Sepupu gue... Bunga nama nya, kenapa??"
"gak papa... baru tau aja, dan kok nampak Akrab, karna kalau teman Fatimah, gue rata-rata tau"
"Kuliah?? atau kerja??"
"Kemaren bantu Bunda, sekarang bantuin Fatimah di butik, kan Fatimah belum bisa kalau harus terlalu fokus ke butik"
"cantik kan...??" tambahnya
"cantik lah, nama nya cewek..." jawab Hafidz dengan gaya cool nya
"Lo kapan?? keburu lapuk entar"
"sembarang lu ngomong, ntar kalau udah datang jodoh nya"
"Indah...??"
"Kenapa dengan Indah??"
"gue lihat Lo Deket.."
"biasa aja.."
"atau mau sama sepupu gue??"
"makan...makan..makan.." balas Hafidz yang malas meladeni pertanyaan Alvian
"ngobrolin apa sih...??" tanya Fatimah
"Ngobrolin jodoh untuk kakak ipar...hehehe" jawab Alvian santai..
Thor....Indah?? ya datang lah
Rendy...?? datang..
semua datang, baik team RSH, Butik, anak panti.. semua datang.
cuma author yang gak datang...πππ
jauh perjalanan, author masih belum bisa bepergian jauh...
πππππ
Semoga Suka..π€π₯°
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Like Vote dan komen.. Hadiah nya juga ya .. hehehe
__ADS_1
Jazaakumullah khaironβ€οΈβ€οΈ