
Alvian tak mampu berkata dia hanya bisa melihat Fatimah yang melangkah pergi menjauh dari posisi nya berdiri saat ini..
Dan ternyata kejadian yang terjadi baru saja di saksikan oleh Master alias Abi nya Fatimah di depan Lift
Fatimah berjalan buru-buru sampai dia tidak sadar sang Abi ada di depan nya dan hampir di tabrak oleh nya
"Fa..."
"Abi...." terlihat sekali Fatimah seperti orang kebingungan
"Ehmm... ini Bi, Fa tadi beli buah delima, ya udah Fa pulang ya Bi.. Assalamualaikum" ucap Fatimah dengan cepat dan seakan ingin secepatnya meninggalkan RSH
Alvian melihat apa yg terjadi, karna Alvian pun harus segera ke ruangan dimana akan di adakan rapat
"Fa... tunggu" Panggi Abi nya kembali
Fatimah pun menghentikan langkahnya
"Paket Umma ada di ruangan Abi... kamu bisa ambil sayang..."
"Astagfirullah Fa lupa Bi..(sambil menepuk jidat nya) maaf Bi, ya ni Fa ambil sekarang ya Bi..."
"ya Allah..kenapa aku bisa sampai lupa tujuan ku kesini" batin Fatimah
Fatimah pun naik ke lift, menuju ruangan sang Abi yang ada di lantai 2 RSH.
Buah delima yang Fatimah beli tadi sebagian di sugukan untuk team rapat.
__ADS_1
Selesai mengambil paket untuk sang Umma, Fatimah pun langsung menuju parkiran dengan tergesa-gesa.. rasa nya dia ingin segera cepat sampai rumah.
Sesampainya di dalam mobil Fatimah menyandarkan tubuhnya dan menutup wajah nya dengan ke dua tangan, walaupun sebenarnya sudah tertutup dengan cadar nya.
"Ya Allah... apa ini, fokus Fa.. fokus, Bismillah" Fatimah pun melajukan mobil nya menuju rumah
Sesampainya di rumah, Fatimah bergegas ingin segera ke kamar.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Umma..."
"waallaikumusallam warahmatullahi wabarakatuh...."
"ini ada paket tadi dari Abi... Fa ke kamar dulu ya umma...".pamit Fatimah buru-buru
"Fa..." panggil sang Umma yg aneh melihat tingkah sang putri
"Fa.. gerah Umma,, pengen mandi" jawab Fatimah buru-buru menuju kamar
Sesampainya di kamar,. Fatimah langsung menjatuhkan tubuh nya ke ranjang dengan posisi telungkup, wajah nya di tenggelamkan ke bantal.
"Ya Allah apa tadi itu ya Allah..., ampuni Fa ya Allah... ya Allah kenapa Fa gak bisa lupain kejadian tadi ya Allah.... Astagfirullah... Astagfirullah... astagfirullah...huaaaaaðŸ˜"
"Fa... itu gak sengaja.. Allah maha tahu Fa..."
"Tapi Fa gak bisa lupain kejadian tadi ðŸ˜"
racaunya gak menentu..
__ADS_1
entah apa yg saat ini ada dalam pikiran nya.
seorang Fatimah Azahra Surya yang sampai satu jam sebelum kejadian itu tidak pernah menatap pria selain Abi,Opa dan KK nya Hafidz.. hari ini dia melakukan itu, dan orang yang dia tatap cukup lama itu, orang yang ia amati setiap bentuk wajah nya itu adalah orang yang selalu dia hindari. orang yang selalu ia jaga jarak nya. tapi hari ini jarak itu begitu dekat, mata itu pun tak henti salin bertatap.
🌟
Alhamdulillah di RSH rapat pun selesai, hari hampir menjelang magrib, mereka pun sholat berjamaah..
Selesai berjamaah staf dan dokter yang tadi ikut andil dalam rapat pun ada yg pulang dan ada yang kembali ke tugas masing masing.
Dr. Aditya masih duduk bersila di dalam masjid.
"Al...." panggil sang Master
"Iya dok, ada yg bisa saya bantu?"
"Bisa Abi bicara??" kali ini menggunakan bahasa seorang Abi bukan seorang Dokter apalagi seorang Master
Hafidz yang sedikit bingung pun menyenggol pundak Alvian seakan mengisyaratkan ada apa.
Alvian hanya mengangkat ke dua bahu nya, karna dia pun bertanya-tanya apa yg akan sang master bicarakan, dan kali ini menempatkan disi sebagai seorang Abi
"Fidz... Ada yang mau Abi bicarakan dengan Al, kamu duluan aja ya" titah Abi
Hafidz yang mendengar titah itu pun hanya bisa menurut dan meningkatkan sang Abi dengan Sabahat nya itu berdua, walau sebenarnya dia cukup penasaran.
__ADS_1
"duduk sini..." sambil menepuk karpet sajadah masjid yang harus di duduki oleh Alvian
"ya Allah ada apa ini..." batin Alvian