Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
Anak Abi


__ADS_3

"Al.... Alvian Dharmawan" Abi meyebut nama lengkap Alvian


"Iya bi..." jawab Al dengan posisi agak tertunduk


"kamu tau apa yang mau Abi bicarakan??"


Alvian geleng geleng, dia takut untuk menerka-nerka.


Abi dari Fatimah tidak pernah bicara seintim ini, jika pun soal pekerjaan, dia akan berbicara di jam bekerja.


"Ya Allah....apa ini soal aku menolong Fatimah??" tanya nya dalam hati


"Al....".sambil mengeluh punggung Alvian


"Abi melihat apa yang terjadi tadi di resepsionis"


Kata kata Abi membuat Alvian menutupkan mata nya, sembari menggigit bibir nya sendiri, dan sesekali mengambil nafas panjang lalu menghembuskan nya.


"tu kan....?? ya Allah.. Abi marah ni,. tapi kan aku..." batin nya belum selesai berbicara


"Terima kasih telah menolong anak Abi..." kata Abi sembari tersenyum


Sontak kata terima kasih membuat Alvian langsung mengangkat kepala dan melihat Abi tersenyum pada nya.


"Bi... maaf.. Al gak ada maksud buruk, Al tadi reflek saat ada seseorang yang akan terjatuh, bahkan Al gak terfikir siapa dia, Al baru tau itu Fatimah setelah..."


"Setelah kamu menolong nya, setelah kamu menatap mata nya??" lagi lagi Abi memotong


Dan Lagi lagi Alvian menggigit bibir nya


"Abi faham... Abi cuma mau bilang, dan bertanya sama kamu"


"apa Bi....??"


"Fatimah itu anak nya sangat periang, bawel, tapi itu saat dia di lingkungan orang-orang terdekat, berbeda saat dia di luar, diam, tidak banyak bicara, terutama pada yang bukan mahram nya"


Alvian tertunduk mendengar itu kata demi kata yg Abi keluarkan


"Umma selalu menanamkan 3 hal , jaga pandangan mu, jaga Aurat mu, jaga malu mu"


"kamu tau Al...??"

__ADS_1


"dia tidak pernah menatap laki-laki, selain Abi, opa dan kakak nya secara langsung.. dia mengenali setiap yang dia temui, tapi dia sangat menjaga apa yg selalu di ajarkan oleh Umma nya"


"sejauh yang Abi tau... kamu laki-laki pertama yang dia lihat, dia tatap secara langsung, melewati batas sewajarnya, menatap lawan jenis yang bukan mahram nya.."


Alvian masih menjadi pendengar,.bahkan sangat mencerna setiap kata yg Abi keluarkan


"Al.. itulah Fatimah putri Abi..."


"Maaf Bi..." ucap Alvian pelan


Abi tersenyum lebar mendengar permintaan maaf Alvian


"hehee (Abi sedikit tertawa kecil) kenapa kamu minta maaf..??"


"Al... kamu memiliki rasa lebih kah terhadap anak Abi..??" Abi kembali serius


sontak pertanyaan itu membuat Alvian langsung menatap sang master alias Abi nya Fatimah


"Al... coba jujur sama Abi...!"


Alvian masih terpaku dia bingung harus menjawab apa


"Ya Allah.. jawaban apa yang harus aku berikan, aku sendiri bingung dengan perasaan ini"


"Bi... Al gak tau harus mendeskripsikan perasan Al kepada Fatimah... kalau harus jujur, Al bertemu Fatimah 4th yang lalu dan itu semua tanpa sengaja. dari kesan Al melihat Fatimah jujur Al takjub, kagum dengan sikap dan perilaku nya"


"Di jaman seperti saat ini, banyak wanita yang bangga tubuh nya melenggak-lenggok di kamera, lalu di posting, bangga di beri pujian, wanita yang memoles wajah nya untuk di puji oleh lawan jenis nya, bangga untuk hal mampu membawa ke jurang neraka... mereka bangga untuk Dosa Jariah yg Meraka lakukan"


"tapi Fatimah.. menjaga bicara nya, menjaga mata nya... karna dia tau, dari mata mampu menimbulkan dosa, hasrat..dari suara mampu menimbulkan rasa, rasa ingin mendengar lebih lama, rasa ingin terus berbincang dengan nya, karna Suara pun aurat seorang wanita, Fatimah Menjaga itu semua nya Bi.."


"Al ingin mengenal nya lebih dalam, tapi Al sadar, Al tak setara dengan nya, Al jauh dari kata Sholeh, Al jauh dari kata Baik.. maka Al berusaha menjauh, menghindar.."


"jujur Bi.. itu salah satu alasan dulu Al menolak gabung di RSH..." tutur Al lagi


kali ini Alvian yang belajar jujur mengutarakan isi hati nya


"Tapi kalian bertemu lagi kan...??" Abi memastikan


"hmmm... iya Bi.. 3th berlalu Al coba hapus rasa ingin Tahuan Al akan Fatimah, tapi Allah pertemuan kami lagi dalam satu penerbangan Singapore Jogjakarta..."


"kalian satu pesawat??"

__ADS_1


"iya Bi... tapi Al rasa Fatimah tidak tau"


"Kamu tau Al apa yg sedang Fatimah alami saat ini??"


Alvian hanya geleng-geleng


"Abi yakin dia sedang gelisah...."


Alvian mengerutkan kening nya


"Al... kamu mencintai Anak Abi...??"kali ini penuh ketegasan Abi menanyakan nya...


Bagai di timpa lemari, lalu banyak anak2 lompat di atas nya hingga membuat dada sesak, tak mampu teriak


"eeemm...eemm..."


"kok eemmm... Abi serius"


"ya Allah... jawaban apa yg harus ku berikan??"


batin Alvian meronta-ronta


"Al tidak tau Bi..." Al menunduk


"sampai saat ini, hanya ada dua wanita yang selalu Al sebut dalam doa Al... agar Allah berikan mereka kebahagiaan, Allah jagakan mereka...Allah mudahkan urusan mereka" lanjut Alvian


"siapa mereka??"


"Bunda dan...."


"dan siapa??"


"Fatimah Azahra Surya, putri Abi" jawab Alvian tapi kali ini dengan menatap Abi lalu kembali menunduk...


Abi tersenyum lebar mendengar jawaban Alvian dan menepuk-nepuk pundak Alvian


"Alvian... Alvian... kamu tau, sejak kamu pertama kali Abi kenal dan bersilaturahmi ke rumah, Abi sudah tau, kamu memiliki ketertarikan kepada anak Abi...😌😌"


"Abi tau??"


"ya Abi tau..."

__ADS_1


"Jika kamu serius, HALALKAN..." kali ini penuh penekanan lagi


__ADS_2