
"Masyaallah.. boleh...boleh.."
Tekstil Bu Syafitri merupakan langganan FaZah Bautique dalam penyediaan bahan baku tekstil.. siapalagi pemilik nya kalau bukan Fatimah..
selama satu tahun Fatimah study, semua urusan Butik di serahkan kepada Indah.
indah merupakan sahabat nya sejak kuliah dulu
"Study si Singapura?? ah gak mungkin" batin Alvian
"Al... ayook..." panggil sang bunda yang melihat Alvian masih mematung
"Al.. disini aja ya..." tolak Alvian
"Ayook..."
lagi-lagi pemaksaan dan Alvian gak akan bisa menolah semua itu.
"Fa..." Panggi Indah, dimana Fatimah sedang mengecek beberapa hasil jahitan
"Fa....jangan bilang ini Bener-bener butik Fatimah?????" guman Alvian lagi dalam hati
Alvian masih berdiri setia di belakang sang bunda
"Fa.. kenalin ini Bu Syafitri...beliau supplier tekstil kita udah satu tahun ini" ujar indah memperkenalkan Fatimah dengan Bu Syafitri
"Assalamualaikum.. Salam kenal Bu, Saya Fatimah..." salam Fatimah memperkenalkan diri dengan begitu sopan
DEG....
berbeda dengan sang bunda yang dengan suka cita menyambut tangan Fatimah untuk menyalaminya...
Jantung Alvian seakan tercecer mendengar nama dan suara itu.
Rasa nya ingin menghilangkan, mana pintu ajaib.. manaaaaaa???
"Waallaikumsallam... masyaallah cantik,. saya Bu Syafitri....senang berkenalan dengan nak Fatimah..." jawab Bu Syafitri sembari mengelus tangan Fatimah...
"ya Allah....boleh gak aku gak terlihat, saat ini aja... pliss...." mohon Alvian dalam hati nya
"Masih muda sudah sukses, Fatimah sudah menikah..??" tanya nya terus terang
mendengar pertanyaan sang bunda,,.sontak membuat Alvian menepuk jidat nya
"Bu... boro-boro mau nikah... gak ada yg berani deketin, bakal di cuekin, ntah klo langsung di lamar..." kali ini indah yang menjawab
dan jawaban itu membuat Fatimah menginjak kaki sahabat nya itu
"aduhh....Canda Fa..."
Fatimah hanya tersenyum di balik cadar nya, tapi mereka tau Fatimah tersenyum dari raut mata nya.
"Oh ya.... kenalin ini anak saya..." sambil menarik Alvian
__ADS_1
lagi dan lagi mau gak mau Alvian menurut dengan tarian tangan sang bunda, dan Alvian hanya bisa garuk garuk kepalanya yang tidak gatal itu
"Al..."
"Hehe... iya Bun..."
"Kenalin ini Fatimah..."
Alvian hanya bisa tersenyum kecut π
"Fatimah udah kenal kok Bu..." Fatimah kali ini yang angkat bicara
"udah kenal?? kok bunda gak tau Al??"
"Satu kampus, beda jurusan, dan kebetulan teman Kakak saya" lagi dan lagi Fatimah yang menjawab
"Fatimah adek nya Hafidz Bun..." kali ini Alvian yang angkatan bicara
"Jodoh berarti" ucap bunda Alvian tanpa basa basi
"bunda.. apa apaan sih??" gerutu Al sambil menarik tangan sang bunda
mulut menolak.. padahal di dalam hati berkata
"Aamiin ya Allah......."
π€π€π€π€π€
begitu banyak yang mau dia tanyakan ke Sahabat nya itu
"Bun.. kata nya mau beli baju, kenapa malah ngobrol??" Alvian mengalihkan pembicaraan
"Oh ya.. sampai lupa... Fatimah bisa temani saya pilih pilih"
"eh... panggil Tante aja ya biar enak" lanjut nya
" baik Tante, mari saya natar.."
sahut Fatimah dengan ramah
"Oh ya...kak Al klo ada yang di cari langsung ke ruangan Ikhwat, disana sudah ada yang melayani" Ucap Fatimah memberi tahu
"ya Al... kamu langsung aja ya kesana" titah yang bunda ke Alvian
Fatimah bersama Bunda nya Al menuju ruangan Akhwat, Al menuju ruangan Ikhwat
Baik Bu Syafitri dan Alvian cukup takjub dengan rancangan rancangan Fatimah, simple tapi berkelas...
"ini semua kamu yang merancang Fa??"
"di bantu sama Indah juga Tan..."
"saya cuma bantu Bu, Fatimah yang memfiniskan nya" timpa Indah
__ADS_1
Selesai pilih memilih, Fatimah dan Bu Syafitri pun duduk di lobby sambil menunggu Al selesai membayar ke kasih
"Tante seneng deh bisa kenal sama Fatimah"
"Fa juga senang bisa berkenalan dengan Tante"
"lain kali boleh kan Tante minta di rancangain gamis nya??"
"In Syaa Allah dengan senang hati Tan.."
"Bun udah ni..." ujar Alvian yang Baru dari kasir dan membawa beberapa paper bag belanjaan mereka.
"duduk dulu, ngobrol kan bisa Al.. lagian kalian juga saling kenal kan" jawab sang bunda seakan enggan untuk pergi
"Bun... Fatimah kan juga ada kerjaan, kita gak bisa ngobrol terus disini. apalagi ini mau ramadhan, pasti banyak yg sedang Fatimah persiapan kan" jawab Alvian seakan paham kondisi Fatimah"
mendengar Alvian memberikan pengertian kepada sang bunda,
membuat Fatimah tersenyum, tak terlihat, tapi Alvian bisa melihat dari sorotan mata Fatimah
"ya sudah... Tante pamit ya, Tante tunggu kedatangan nya ke tekstil.. biar kita bisa bebas ngobrol..."
"In Syaa Allah Tante....Tante hati-hati ya.. "
"Bunda aja ni yang di suruh hati-hati...??" Alvian memberanikan diri angkat bicara
Dan pertanyaan Alvian membuat Fatimah melirik nya sesaat...
"Kak Al juga hati bawa mobil nya, ingat ada Tante"
"Berarti kalau gak ada bunda,...gak perlu hati hati ya...??"
pertanyaan Al membuat Fatimah garuk-garuk kepala
Alvian pun sedikit tertawa... bukan sedikit sebenarnya, lebih menahan tawa
π
"Ya udah kak Al dan bunda pamit dulu, " lanjut Alvian
bunda geleng geleng kepala dibuat nya
"Assalamualaikum" salam Alvian
"Waallaikumusallam warahmatullahi wabarakatuh"
πππ
**Alhamdulillah hari Ahad ini Author bisa double double up nya...
Jangan Lupa Like, Vote dan Komen ya, biar makin semangat Up dan Up nya...
Jazaakumullah khairon pembaca setiaβ€οΈ**
__ADS_1