Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
anggap aja Fa gak dengar


__ADS_3

Dek...."


"apa...??"


"Kamu dengar tadi apa yg kakak bicarakan sama Al..."


"anggap aja nggak.." jawab Fatimah kesal


Hafidz mengacak-acak rambut nya.


Tak lama setelah sholat magrib dan berbuka, Fatimah beserta Abi dan Umma pun pulang, Arafah dan Fatih juga ikut pulang ke rumah Abi. besok pagi mereka baru kembali ke pondok.


🌟


"Umma, Fa kekamar dulu ya.."


"ya udah istirahat lah...anak Umma ini Pasti kelelahan..."


Entah kenapa rasa nya gak nyaman karna sedari tadi Fatih yang di bahas Ikbal dan Ikbal.


dan Hafidz yang di bahas Alvian dan Alvian


Saat Fatimah sudah menutup pintu kamar nya,


Abi pun buka suara


"Abi tau arah pembicaraan Fatih kemana.. Tapi Abi tidak pernah menjodoh jodohkan anak2 Abi... Abi hanya bisa memberi penilaian, semua kembari ke yang menjalani.."


"Biarkan semua berjalan sesuai rencana Allah..." Umma buka suara


"Ra... Adam tidurkan di kamar, dia nampak kelelahan..." lanjut Umma


"Ia Umma... mulai lasak dia sekarang, udah mulai mau telungkup"jawan Arafah


"Cucu Umma ini pinter dan Sholeh.. " sambil memberi ciuman ke pada sang cucu


"Jadi besok udah pulang ke pondok??" tanya Abi


"Arafah pengen nya masih di sini Umma..tapi..."


"Biar besok mas aja yang ke pondok, kalian di sini aja dulu, sepertinya Umma masih sangat merindukan Adam"


Arafah senang mendengar kata2 Sang Suami lalu memeluk nya.


Abi dan Umma tersenyum bahagia melihat keharmonisan mereka.


🌟


Ting...


bunyi notifikasi handphone Fatimah


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Fa" pesan dari Alvian


"Kak Al.. bales gak ya??" Fatimah ragu untuk membalas chat itu


Akhirnya memutuskan untuk membalas nya


^^^"*Waallaikumusallam warahmatullahi wabarakatuh"^^^


"Fa... maaf kak Al ganggu"


^^^"Ada tu kak??"^^^


"Fa....apa Fatimah dengar apa yang kak Al dan Hafidz bicarakan tadi??"


^^^"*Anggap aja Fa gak dengar.."^^^


^^^Jawab yang sama saat Hafidz menanyakan nya*^^^


"Ya Allah Fa.. berarti kamu dengar" gerutu Alvian membaca balasan dari Fatimah


^^^"Tinggalkan yang meragukanmu lalu ambillah yang tidak meragukanmu.^^^


^^^(HR Tirmidzi, An-Nasa’i)"^^^

__ADS_1


^^^"Hadis ini Hasan dan Shahih kak..."^^^


^^^"Jadikan itu pedoman dalam engkau menentukan pilihan"^^^


Fatimah lagi dan lagi membalas chat Alvian, sedangkan Al masih terpaku pada balasan chat yang Fatimah Kirim


"Kakak tidak ragu"


^^^"Tapi bimbang?? resah?? keresahan itu datang nya dari syaitan... perbanyak istighfar"^^^


^^^"Maaf kak.. Fa mau istirahat..."^^^


^^^"Assalamualaikum"^^^


Alvian mau tidak mau hanyak bisa membalas salam Fatimah


"waallaikumusallam"


"Ya Allah.. Fatimah mendengar semua nya" decak Alvian dan mengacak rambutnya sendiri


Fatimah memilih mengakhiri chat itu.


dan berusaha untuk tidur


Di jam yang Sama 2:30 WIB ada dua insan dalam satu sujud


β€œRobbi hablii milladunka zaujan thoyyiban wayakuuna shoohiban lii fiddini waddunyaa wal aakhiroh "


"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat.,)Aamiin"


Doa Fatimah yang mencari jawaban dalam kegundahan nya.


"Robbi hablii milladunka zaujatan thoyyibah akhtubuhaa wa atazawwaju biha watakunu shoohibatan lii fiddini waddunyaa walaakhiroh"


"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku istri yang terbaik dan sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat,)Aamin"


Doa Alvian dalam keraguan nya


🌟


"In Syaa Allah Fa baik2 aja Umma sayang" sembari memeluk sang Umma dari belakang


"Mulai tu datang manja nya" sahut Arafah


"Biarin... weeekkk" masih dengan mode gelendotan dengan sang Umma


"Fatih udah berangkat Ra??"


"Udah Umma, tadi selesai subuh, karna buru2 ada kajian"


"Adam masih tidur kak??"


"tadi subuh bangun, ini selesai mandi dan Asi tidur lagi"


"Abi... mana Umma??"


"udah berangkat tadi pagi2....ada tamu dari Malaysia"


"Umma,, kak Ra, Fa berangkat ya...udah kesiangan" Pamit Fatimah


" Assalamualaikum"


"waallaikumusallam"


🌟


"Nisa udah masuk Ndah??"


"Udah....ni lagi ke bank, kan Jumat besok bank tutup, jadi mau setoran dulu"


"Mu udah sehatan...??"


"Alhamdulillah udah kok,. mungkin karena kemaren dehidrasi aja, jadi sempoyongan"


"untung ada dokter ganteng ya kan..."

__ADS_1


"oh ya Fa... aku perhatikan tu dokter, alias Kak Alvian, kayak nya ada rasa gimana gitu sama Lo"


Fatimah enggan untuk bersuara


"Fa.."


"ia... indah..."


"denger gak sih....."


"No koment....udah ya, aku lagi nyelesaiin desain akhir, agar segera kita produksi, dan segera di pasarkan..." Fatimah mengalihkan pembicaraan


"hmmmm.... "


🌟


"Lo kayak gak fokus..??kenapa?? mikirin Fatimah??"


"Kita kedatangan dokter dari Malaysia Al...Lo harus tepiskan urusan pribadi" lanjut Hafidz


"Ia gue tau kok..."


Dr.. Aditya, Hafidz dan Alvian beserta beberapa dokter pun segera menuju ruang rapat. mereka kedatangan dokter spesialis bedah dari Malaysia.


Banyak yang mereka perbincangkan, mengenai fasilitas kesehatan, penanganan dan lain nya.


perbincangan ini untuk menjalin silaturahmi antar Dokter juga..dan berakhir menjelang Sholat Dzuhur.


"Fidz.. gue balik duluan ya"


"Kok buru2 kenapa, Ada yang harus gue urus"


"aneh tu anak, tumben, biasa walaupun jam kerja selesai, gak pernah buru2 pulang" gerutu Hafidz


🌟


Alvian sudah berapa tepat di sebuah gedung yang bertulisan


FaZha Bautique


ya dimana lagi kalau bukan di butik milik Fatimah


"Bismillah..." ucap nya sembari membuka pintu butik


"Assalamualaikum... ada yang bisa di bantu Pak??"


Belum sempat menjawab sudah ada yang menyapa nya


"Dokter Al...tumben.. mau cari Koko atau mau cari yg desain Koko...?" pertanyaan itu Indah lah yg melontarkan nya


"yang desain Koko" jawab Alvian sembari terkekeh


"Ok... Indah panggil kan dulu, tunggu aja di lobby"


"makasih Ndah..."


Indah pun menuju ruangan Fatimah


"Fa..."


"hhmmm".jawab nya masih dengan mode fokus ke gambar


"Ada dokter Alvian di lobby??"


"Kak Al... ngapain?? sama Tante Syafitri??"


"Sendiri..."


"buruan temuin, mungkin ada yg penting" jawab nya lalu meninggalkan Fatimah yang masih terheran heran


🌟🌟🌟🌟🌟


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Like Vote dan komen


Jazaakumullah khairon ❀️

__ADS_1


__ADS_2