Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
Lagi disuruh pacaran dulu


__ADS_3

Dua pekan berlalu, Kaki Fatimah sudah jauh lebih kuat.. Aktifitas di butik pun sudah seperti biasa dia jalani. hanya Alvian memang sedikit membatasi, kadang Fatimah malah menghabiskan waktu mendesain di rumah. Bunga yang setiap hari kerja mondar-mandir Butik.


Bukan Alvian tidak mengizinkan Fatimah bekerja, tapi sempat Fatimah merasakan sakit teramat pada kepala nya saat beberapa hari lalu terlalu fokus urusan butik.


"Traumatik pada kepala tidak lah bisa sembuh dalam hitungan cepat, butuh proses apalagi dilihat dari riwayat sebelumnya" Ujar Dr. Hendro


"Oh ya.. kalian sedang Promil atau menunda??" tanya Dr. Hendro


"Tidak di tunda Dok, sedikasihnya sama Allah" Alvian menjawab


"Mohon maaf,. bukan saya mau mendahului ketentuan Allah. Saran saya saat ini kalian fokus pada penyembuhan dulu, Ingat Proses hamil itu tidak mudah apalagi di stimester pertama, dalam kondisi Fatimah untuk saat ini tidak memungkinkan"


Mendengar penuturan Dr. Hendro membuat Fatimah menggenggam erat tangan Alvian.


"Sangat beresiko kah dok?"


"Al... Kelelahan, Stress itu biasa terjadi pada ibu hamil, dan itu sangat berdampak pada kondisi Fatimah saat ini"


"Bagaimana jika saya tetap ingin hamil??"


"Boleh.. tapi tidak saat ini,. Fatimah fokus pada kesehatan bagian otak Fatimah, setelah di rasa kuat, silahkan"


"sampai kapan Dok, Dr. Hendro tentunya sangat paham,. bagai mana jika-...." Fatimah tak sanggup melanjutkan kata-katanya


"Sayang...."


"Fatimah.. kamu tahu perjuangan Alvian?? saya sudah jelaskan kondisi kamu saat kamu koma, kemungkinan sangat kecil, jikapun sadar, banyak kemungkinan, lupa ingatan permanen, lumpuh, catat otak, saya sudah sampaikan itu semua"


Kini Alvian menatap Fatimah dan mengangguk kan kepala nya.


"Tapi Allah tunjukan kuasa nya, kamu sadar, sehat, dalam keadaan ingat semua, lalu kamu saat ini di minta sedikit bersabar, apakah sulit??"


"Kita jalani prosesnya pelan-pelan ya.."


Setiap mengingat penjelasan dari Dr. Hendro membuat hati nya begitu sakit


"Fa...." panggil Umma


Hari ini Fatimah sedang berada di rumah Umma


"Hei kok sendu gitu sich...??"

__ADS_1


"Masih mengenai diaknosa Dr. Hendro..???"


Fatimah enggan untuk bicara.


"Sayang....dengarkan Umma.." Kali ini Umma menggenggam tangan Fatimah


"Nak.. kamu tahu... dulu Umma berada diposisi kamu, ingin cepat di beri keturunan, menjawab semua mulut-mulut nyiyir orang-orang"


Kali ini Fatimah menatap sang Umma


"iya beneran..... Notabene suami dokter, belum hamil-hamil, Umma lah yang jadi sorotan dan di pertanyakan kondisinya, yang gak sehat lah...banyak lah"


"Kami bukan berdiam diri, Umma dan Abi juga melakukan cek kesehatan, dan tidak ada menunda-nunda"


"Kondisi Umma dan Abi sehat semua, normal,. bahkan subur..."


"Trus...??" tanya Fatimah penasaran


"Qadarullah.. seperti nya Allah berencana lain, Allah buat Umma 2tahun menunggu,.."


"Kami bayangkan coba, 2th dengan pemeriksaan dokter semua baik,normal....belum lagi gunjingan...apalagi saat Umma menemani Abi ke acara rekan-rekannya.. Umma seakan jadi topik pembicaraan"


"keluarga Opa tidak ada yang mempertanyakan??"


"Pasti lah...tapi kami jelaskan, kami tunjukan hasil dari dokter"


"Kamu memang dalam kondisi yang belum memungkinkan, Akan beresiko jika di paksakan,. Allah tidak mau hamba nya menyakiti diri nya sendiri,.Allah tidak suka itu sayang, jikapun sakit, biarkan itu datangnya dari Allah"


"Allah tahu perjuangan Alvian, dia ingin saat ini kamu fokus pada nya, ambil positifnya,. anggap saja Allah mau kalian bebas berdua dulu, sembari kamu menjalani pengobatan, kalian habiskan waktu berdua"


"Tapi Umma bukankah kehadiran anak penambahan kebahagiaan??"


"ya betul banget, tapi gimana jika kamu paksakan,.lalu kamu sakit, kamu gak bisa ngurus suami apalagi anak,.apa itu bukanya malah menambah beban Alvian??"


"Tapi Umma, Fatimah takut, bagaimana jika Fatimah gak mendapatkan kesempatan itu??"


"Yakin....akan Allah segerakan hari itu" Alvian bersuara, ternyata dia telah pulang dari RSH bersama Abi juga


"Kak Al udah pulang??"


Alvian menjawab dengan Anggukan

__ADS_1


"Nak... Jodoh ,.Anak, Mati itu rahasia Allah, percayakan semua kepada pemilik hidup kita, itu semua Rezeki dari Allah, sama Hal nya Allah mendatangkan rezeki kita dari arah mana saja yang Allah kehendaki, begitu pula Anak"


"Tahu kisah nabi Zakaria???"


Fatimah mengangguk kan kepala


Kini Mereka berempat duduk santai di taman rumah.


"Sulitnya mendapat keturunan juga pernah dirasakan oleh Nabi Zakaria. Hingga usia tua, Nabi Zakaria masih belum diberi keturunan. Namun, Nabi Zakaria tidak berputus asa, ia terus memohon kepada Allah SWT untuk segera diberi keturunan. Itulah yang membuat doa Nabi Zakaria menjadi salah satu doa jika ingin meminta keturunan"


"Kesabaran dan keimanan yang kuat dari Nabi Zakaria pun membuahkan hasil. Allah SWT memberi kabar gembira melalui malaikat bahwa dirinya akan dikaruniai seorang putra yang bernama Yahya"


"Istri Nabi Zakaria yang bernama Al'asyba di vonis mandul, dengan usia mereka yang sudah sangat tua, tidak disebutkan betapa usia mereka dalam Al-Qur'an, tapi bisa di pastikan sudah sangat tua, ada yg bilang 80th, bahkan 100th, mereka baru di karunia anak"


"mustahil bagi manusia, tidak bagi Allah"


"Masih mau ragu dengan ketetapan Allah??"


Fatimah menggeleng dan langsung memeluk sang Abi...Abi mencium puncak kepala sang putri kecil nya


"Kak Arafah Alhamdulillahi di beri cepat, tapi setiap kita berbeda2....nikmati proses, yang pasti jadikan proses itu mendekati akan keridhaan Allah....agar hasilnya baik, jika belum Allah beri izin panen didunia, In Syaa Allah panen nanti di Akhirat"


"Di luar sana banyak anak-anak yang membutuhkan bantuan kalian..bantu mereka"


"ia Bi.... makasih ya Bi.."


"Kamu lihat Al ...dia masih putri kecil Abi..." ledek Abi yang masih dengan mode memeluk sang putri nya


"jadi kamu harus extra sabar Al..." tambah Umma


"Iih....Abi sama Umma kenapa jadi ngeledek Fatimah"


Mereka pun terkekeh melihat tingkah Fatimah yang ngambek sambil memanyunkan bibir nya.


🌟🌟🌟🌟🌟


Semoga Suka..πŸ€—πŸ₯°


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Like Vote dan komen.. Hadiah nya juga ya .. hehehe


Jazaakumullah khairon❀️❀️

__ADS_1


__ADS_2