Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
KAMU


__ADS_3

"Senang bisa berkenalan dengan dokter2 hebat" ujar Ikbal


"Ustadz Ikbal lebih lebih hebat, karna bisa banyak membagikan Ilmu untuk anak2 didik nya" jawab Hafidz


"Alhamdulillah... ya sudah, saya harus kembali ke kantor, masih banyak pengantaran" pamit Ikbal sambil menyalami Hafidz dan Alvian


"Bu Fatimah, saya permisi dulu, terimakasih sebelumnya" lanjut Ikbal


"Sama2 mas, mohon maaf atas keterlambatannya"


Ikbal pun pergi meninggalkan mereka bertiga.


karna bagaimana pun ini masih jam kerja


"Kak Hafidz dan Kak Alvian ada yg mau di cari??"


"Mau jemput kamu" jawab Hafidz


"Tadi bunda suruh kesini, suruh jemput, emang bunda belum datang??" Alvian bersuara


"Kak.... Fa kan masih jam kerja, kenapa cepet banget jemput nya? emang gak ada pasien??"


"kalau Tante Syafitri belum ada kak kesini, memang kemaren sempat bilang klo mau ke butik"


Saat asik berbincang ada salam terdengar, dari balik pintu


"Assalamualaikum"


"waallaikumusallam"


ternyata bunda Syafitri yang datang.


"Hafidz disini juga??" sapa bunda Syafitri


"Pa kabar bun?? ni mau jemput adek kesayangan" jawab Hafidz sembari mencium punggung tangan ibunda dari sahabatnya itu


"Alhamdulillah baik...Fa ini Tante bawain kopi dan Snack..."


Fatimah pun ngambil bingkisan yang di bawa bunda Syafitri dan Fatimah juga mencium punggung tangan bunda Syafitri


Melihat pemandangan itu hati Alvian begitu sejuk di buat nya.


"Pas dan cocok kan bun??" ledek Hafidz sembari mengarahkan mata nya bergantian ke arah Fatimah dan Alvian


"Kamu satu hati sama bunda..." balas bunda yang tau arah pertanyaan Hafidz


"Kak...." tegur Fatimah


"kira Al, bunda udah sampai" Al mengalihkan pembicaraan


"tadi beli kopi dulu,trus macet" jawab bunda sembari duduk di samping Fatimah


"oh ya Fa... gimana dengan desain yg Tante bahas kemarin??"


"Fa ada beberapa desain, yg biasanya Memang Fa desain untuk keluarga" jawab Fatimah


"wih udah bawa nama keluarga aja dek..." sambil menepuk paha Alvian

__ADS_1


"auu.. sakit Fidz..."


"Kaaaak..." lagi2 Fatimah menegur sang kakak sambari memberi sedikit sorotan tajam


"Fa... gak usah heran sama mereka, ya gitu kaya tom Jerry" bunda sambil geleng-geleng


"Fa ambil Desain nya dulu ya Tante..." Fatimah pun menuju ruangan nya


"Lu ya liat aja ntar..." kesal Alvian selalu di buat kikuk di depan Fatimah


"Bun....klo begini aja, keburu di lamar ustadz Fatimah"


"emang Fatimah udah ada yg mau melamar??" tanya bunda Syafitri kepo


"belum sich.. tapi udah kenalan, kemaren pas ke pondok...tadi orang nya juga kesini..." sambil memasang wajah jelek nya ke Alvian


Alvian yang geram melihat tingkah Hafidz pun membekap mulut Hafidz, mereka seperti agak bergelut ria..bunda Syafitri yang melihat hanya geleng-geleng


dan di saat mereka sibuk dengan aksi silat gak menentu, Fatimah datang, dan terpaku melihat tingkah dua laki2 itu


Hafidz yang melihat Fatimah langsung berlagak sedang di aniaya


"Dek...lihat ni,kakak di aniaya...."


Alvian yang mendengar kata2 Hafidz pun langsung melihat ke arah Fatimah dan melepas bekapan nya.


Fatimah yang melihat itu hanya tertawa kecil dan langsung duduk di samping bunda Syafitri


"Lu ya... klo mau berantem jangan di depan perempuan..." sambil menjulurkan lidah nya 😛


Alvian hanya memalingkan wajah nya, karna dia sudah paham, jika di teruskan tetap saja dia yang akan kalah, apalagi di depan Fatimah


"ini Tan...Tante mau Desain yg gimana, klo untuk Fa pribadi, Fa lebih suka yg simpel tapi elegant.."


"Ini bagus2 loh... lihat deh Al" sambil menunjukan ke Alvian


"Bagus Bun..." jawab Alvian


"klo untuk desain Koko, gak banyak macam sih Tan, paling nanti ada tambahan bordir, atau motif batik, karna kalau untuk Koko rata2 tinggal di sesuaikan dengan desain gamis nya" Fatimah menjelaskan


bunda Syafitri, Alvian dan Hafidz pun mangguk2 mendengar penjelasan Fatimah


"Kalau Kamu suka yang mana Al..??"


"Gimana baik nya di bunda aja, Kan tadi Fatimah udh bilang, kalau koko di sesuaikan dengan desain gamis"


"ini bagus gak??"


"Bagus..."


"Ok.. Tante pesan ini, dan ini.. oh ya klo dari 2 ini mana yg lebih Fatimah suka??"


"Fa dominan ke sini sih Tan, simple"


"ok berarti yg ini gamis nya 2 ya"


"untuk siapa Bun??" tanya Alvian heran

__ADS_1


"Ada dech..." jawab bunda sok rahasia


"oh ya klo ukuran koko kak Al kmren yang ukuran apa??"


"kemaren ada yg M ada yg L juga sich"


"ukur aja sana" saran Hafidz


"ia kak klo gak di ukur aja, biar lebih pasti"


"Arif..." Panggi Fatimah


Arif yang di panggil pun langsung menghampiri Fatimah


"Rif, tolong antarkan Kak Al ke ruang ukur ya"


"Baik Bu...mari pak"


Alvian dan Arif pun menuju ruangan ukur Ikhwat.


"Fatimah ada kenalan ustadz ya" tanya bunda Syafitri


"ada Tan, kenapa Tan? kebetulan KK ipar Fa pengurus ponpes Tan..."


"Alvian kalah banyak Donk"


"Maksud nya Tan...??emang ada pertandingan apa??"


"Pertandingan cinta Fa..." celetup Hafidz Tampa beban


"kamu ini Fidz bisa aja"


"kan bener Bun, klo gak buruan di utarakan nanti di tikung sebelum pembelokan loh"


"klo bukan di pembelokan, gak ada tikungan..." Alvian buka suara saat selesai dari ruang ukur


"di salip lah kalau gitu..." jawab Hafidz


"Di tanjakan gak boleh nyalip2, berbahaya" balas Alvian


"boleh, kalau pas kosong...😛"


Fatimah dan Bunda Syafitri saling pandang melihat perdebatan 2 laki2 itu


"Boleh sich .. tapi tetep gak boleh buru2, yang di takutkan ada pengendara dari arah lain..." balas Alvian


"bukan buru2, yang mempercepat laju nya kendaraan aja, biar segera sampai tujuan"


"haduuh.. kal Hafidz, kak Alvian... kenapa jadi memperdebatkan kendaraan sich,salip,tikung??" kesal Fatimah yang sedari tadi melihat perdebatan di depan nya


"KAMU..." ujar Alvian dan Hafidz bersamaan sembari menunjuk dan mengarahkan pandangan ke Fatimah


Fatimah yang mendengar jawaban mereka membuat nya kangen dan menujuk diri nya sendiri


"AKU...??"


🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Like Vote dan komen


Jazaakumullah khairon ❤️


__ADS_2