
di ponpes Al-Kautsar
"Mas..."
"Ia..."
"Mas gak kecewakan karna Fatimah gak bersama Ikbal??"
"Jujur aja sich, saat istri tersayang nya mas nya nelfon ngabarin soal Khitbah Fatimah, ya kaget.. Mas berharap Ikbal bisa mendapatkan istri yg baik seperti istri mas ini... in Syaa Allah Fatimah gak akan kalah baik nya dari istri mas.."
"Tapi... Qadarullah, Allah berkehendak lain.. dan setelah mas perhatian saat pertemuan kemaren, Alvian pria yang baik, dia begitu menyayangi bunda nya"
"seorang pria yg begitu menjaga sang ibu, maka dia akan bisa menjaga istrinya juga"
"mas udah ada berkabar soal ini ke ustadz Ikbal??
"Belum sich.... mungkin nanti pas dia ada pengajaran di pondok.."
"Allah pasti punya rencana yang besar... Ustadz Ikbal pasti mendapat istri yg jauh lebih baik dari Fatimah, dan sesuai skenario Allah.."
"ya... Alvian yang terbaik untuk Fatimah begitupun sebaliknya, dan pasti akan Ada wanita yg terbaik yang sedang menunggu Ikbal"
"Aaamiin..."
"ya udah tidur yuk....mas lelah...Adam juga udah pules tu.."
🌟
Pagi ini jam 8 pagi Fatimah dan team gak ketinggalan juga pastinya Alvian, mereka bersiap menuju ke Function Room hotel dimana akan diadakan fashion show hari ini.
Alvian dan Arif menunggu di kursi penonton.
Fatimah, Indah dan Laras sibuk mempersiapkan model untuk tampil.
Setelah selesai Fatimah, Indah dan Laras pun menuju 3 kursi kosong yang berada di samping tempat Alvian duduk.
posisi duduk mereka Alvian-Arif-Indah-Fatimah-Laras
Begitu lah posisi duduk mereka.
Beraneka ragam busana muslimah di tampilkan
Fatimah menyewa 2 model cowok, 2 model cowek.
"Bagus bagus ya buk Fatimah" ujar Laras
"Ia.. Bagus banget rancangan nya, ini perlu nya ikut menyaksikan fashion show, agar kita bisa belajar memperbaiki desain kita"
"Waktu ibu di Singapura ada acara ini juga?" tanya Arif
"Ada, hampir setiap akhir pekan, hanya fashion nya campuran..gak khusus seperti saat ini, khusus fashion muslim"
"Berarti ada pakaian kurang bahan juga dong Fa??" tanya Indah
"banyak... hehehe"
"Bu Fatimah jadi peserta fashion show juga?"
"gak....kami di sana belajar, memperbaiki desain, menilai, kurang lebih seperti itu,. ada juga saat nya kami harus menyelesaikan desain nya, menjahit dll.. itu semua masuk ke penilaian"
Alvian masih dengan mode pendengar setia.
__ADS_1
"Bu...saya ke toilet dulu ya.."
Tidak berselang lama saat Laras keluar ruangan untuk ke toilet,.ada pria datang
"boleh saya duduk di sini" pria itu ingin duduk di sebelah Fatimah
"Mr... silahkan cari kursi lain, kursi itu sudah ada yang punya" Indah bersuara
"tapi saat ini kosong kan.. berarti bebas
pria itu pun duduk tepat di sebelah Fatimah.
Fatimah memilih diam dan fokus ke depan.
Lain hal nya dengan Alvian, tidak henti melirik ke arah pria itu yang seperti mencari perhatian Fatimah.
Dan...Pria itu tiba2 tangan nya akan di lingkaran ke pundak Fatimah, melihat gelagat nya Alvian dengan sigap langsung berdiri dan di angkat nya tangan pria itu.
Fatimah pun kaget, karna tiba tiba Alvian sudah berada di depan nya dengan mengangkat tangan pria itu
"Anda tau sopan santun?? jika Anda tau silahkan cari kursi lain.." dengan mengibaskan tangan pria itu
Fatimah dan yang lain masih bingung melihat Alvian
"Apa urusannya dengan Anda..??saya tidak menggangu Anda??"
"Anda mengganggu calon istri saya"
"Anda tidak mau saya permalukan di depan banyak orang kan?" lanjut Alvian
Tidak lama kemudian Laras datang.
"Ini pemilik kursi sudah datang, silahkan pergi"
Pria itu pun memilih pergi dengan rasa kesal.. Alvian kembali ke tempat duduk nya.
Fatimah masih bingung dan beberapa kali menoleh ke arah Alvian.
"pria itu tadi mau merangkul kamu.." ujar Alvian yang Tampa di tanya
Dan itu membuat Fatimah tersenyum bebas di balik cadar nya.
Padahal klo bukan karna ini ada acara, pria itu sempat saja menyentuh nya, siap siap sang sabuk hitam beraksi.
Alhamdulillah acar berjalan Lancar dan Tampa di duga, Desain Fatimah mendapatkan peringkat 3.
Fatimah Indah dan Laras berpelukan.. Fatimah gak pernah mengharap dapat juara, bisa tampil saja sudah sangat bahagia.
Selesai acara Berbenah, Mereka pun makan di luar merayakan hasil dari hari ini.
"Bu Fatimah, pengen lah cari cendramata di sini.." ujar Laras
"Ya udah, nanti selesai sholat ashar kita coba keliling cari cendramata"
"Yee... makasih Bu..."
Alvian menyewa mobil untuk mereka berkeliling Bandung, Alvian yang menjadi supir nya
Meraka menuju lokasi tempat wisata sekaligus penjual cendramata dengan petunjuk GoogleMaps..
Fatimah, Indah dan Laras asik dengan pilihan nya, Laras lah yang paling heboh
__ADS_1
Alvian dan Arif juga pilih pilih yang menarik hati.
Saat Fatimah dan yang lain asik melihat mainan kunci, tiba2 ada 2 orang laki2 mendekati mereka, dan ternyata salah 1 dari mereka adalah yang tadi sempat mengganggu Fatimah di acara Fashion show.
"Borong aja yang mana kalian mau, saya yang bayar" ujar nya dengan mendekatkan diri ke Fatimah
"Gak perlu, Alhamdulillah kami mampu untuk membeli nya" balas Fatimah
"Jangan gitu... saya ikhlas" dengan nada menggoda
"Tolong jaga tangan anda" Fatimah tau laki laki itu ingin merangkul nya
"Gak perlu malu..."
Alvian yang melihat itu dari jauh langsung berlari menuju keberadaan Fatimah
Dan langsung mengibaskan tangan laki2 itu yang tak henti ingin merangkul Fatimah
"Saya sudah peringatkan, jaga sopan santun anda, jangan ganggu calon istri saya..."
Laras yang mendengar itu malah membuka mulut nya lebar2 dan Indah yang melihat itu pun langsung menepuk nya dengan tangan nya.
tuups...
Laras yang kaget pun langsung menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya.
"apa bukti anda calon suami nya, saya juga bisa mengaku seperti anda, bahkan saya bisa mengaku jika saya suami nya"
mendengar itu Alvian geram dan bersiap melayangkan ciuman ke pipi pria itu, ciuman nya pakai tinjuan ya..
Dan Fatimah menarik2 kemeja Alvian.
dan itu membuat Alvian yang baju nya di tarik tarik pun menoleh
Fatimah menggeleng kan kepala nya.
Alvian mengerti apa maksud gelengan Fatimah.
"Pria seperti itu perlu di beri pelajaran"
"Kak....kita pergi aja ya..." melas Fatimah
Tapi Alvian tak mengindahkan permintaan Fatimah, dia sudah bersiap melayangkan ciuman ke pipi pria itu penuh emosi.
Lagi dan Lagi Fatimah menarik2 baju Alvian
"Kak... pliss..." mohon Fatimah
Melihat ekspresi Fatimah dan Fatimah yang sedari tadi menarik baju nya akhirnya luluh
"Kalau bukan karna permintaan calon istri saya..habis kamu..."
Dua pria itu pun berdecak kesal
Fatimah dan rombongan pun memilih pergi
🌟🌟🌟🌟🌟
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Like Vote dan komen
Jazaakumullah khairon ❤️
__ADS_1