Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
kekepoan Hafidz


__ADS_3

"kok aku baru tau dia senior kita Fa??" tanya Indah sembari menghampiri Fatimah yang masih duduk di lobby


"teman kak Arafah dan kak Hafidz... aku juga baru tau pas di semester akhir kak Hafidz menyelesaikan skripsi"


Indah hanya mangguk2


"setahu ku sih dia pindahan, lagian kita walau sekampus kan jarang maen ke fakultas kedokteran" lanjut Fatimah


"Dokter Muda, Ganteng... kamu gak mau Fa??" tanya Indah sembari menaik naikan alis nya


"Maksud nya??" tanya Fatimah sok gak paham


"Sok gak paham mu... klo gak mau biar buat aku aja ya...hehehe" ledek Indah


dan ledekan itu membuat Fatimah mencubit kecil perut indah


"Sakit Fa.. kok marah sich, Lo suka ya..suka ya??" tindakan Fatimah malah membuat Indah semakin meledeknya


"Indah.... udah ah balik kerja sana" jawab nya sembari meninggalkan Indah yang masih tertawa melihat tingkah sahabatnya itu , sekaligus bos nya...😆😆


🌟


"Udah siap mau ke pondok??" tanya Umma


"udah Umma, bentar lagi taksi online juga sampai.." jawab Fatimah sembari mengambil ransel kecil nya


"Supir taksinya perempuan kok Umma" lanjut nya seakan tau kekhawatiran sang Umma


Umma pun tersenyum mendengar kata sang putri barusan


tin...tin...tin..


"udah datang tu taksinya Umma,.Fa berangkat ya.. Assalamualaikum"


"Waallaikumusallam... hati2, kabarin kalau sudah sampai"


"siiiiap..."

__ADS_1


Dua jam perjalanan menuju pondok dimana sang kakak sekarang tinggal. dan akhirnya Fatimah sampai tepat di gerbang pondok tersebut.


- PONDOK PESANTREN AL-KAUTSAR -


ya... itulah pondok pesantren dimana Arafah sekarang tinggal dan mengabdi kan diri.


Arafah sudah menunggu nya tepat di depan gerbang.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kak.."


"waallaikumusallam warahmatullahi wabarakatuh... jauh ya??"


"eehmm lumayan....😌"


"ya udah yuk masuk.. pasti lelah kan.." Arafah membawa Fatimah memasuki ponpes tersebut, dan begitu banyak mata memandang, dan Santi Santi yang mereka lewati pun memberi salam


Sesampainya di rumah Arafah.. mereka langsung di sambut oleh Fatih dan Adam


"Assalamualaikum aunty..." Fatih memberi salam membahas sebagai Adam


"Waallaikumsallam.. kesayangan aunty... boleh Fa gendong gak mas??"


Fatimah pun manut dengan arahan sang kakak, sejak Arafah menikah Fatimah memang belum pernah berkunjung ke ponpes, karna tidak lama dari Mereka menikah Fatimah langsung disibukan untuk study di Singapura


"aunty ke kamar dulu ya, nanti kita main ya.."


"siiiiap aunty, Adam tunggu..." masih dengan Fatih yang menjawab dengan mode Adam


Fatimah dan Arafah pun menuju kamar yang akan Fatimah tiduri malam ini


"Ni kamar nya, Kamu istirahat aja dulu, Kalau butuh sesuatu nanti bilang aja sama mbak mi, sore nanti KK ajak keliling ponpes"


"Ia KK ku tersayang.... makasih" sambil memeluk sang kakak


"kamu ini ya, manja nya masih kayak anak SD"


"hehehe...."

__ADS_1


🌟


Di tempat lain.. di RSH


"Serius lah Al... kemaren Abi bahas apa, dan kenapa Lo minta no Fatimah??" tanya Hafidz penuh ke kepoan nya.


Ya Hafidz belum mendapat jawaban atas kekepoan nya,. di tambah lagi kemaren Alvian off jadi dia harus menahan ke kepoan nya itu.


Alvian masih cuek seakan tidak mendengar pertanyaan sahabat nya itu.


"Alvian Dharmawan.. gue serius ni??"


"berisik... Lo gak lihat gue lagi baca laporan kesehatan pasien, dan ini harus segera gue lakukan tindakan"


"jangan bilang ini soal Fatimah??"


Alvian masih tidak menjawab


"Jangan bilang Abi juga nyuruh Lo..." Belum selesai dengan tebakannya sudah di potong oleh Alvian


"Abi tau soal perasaan gue ke Fatimah, bahkan sejak pertama kali Lo ngajak gue ke acara di rumah Abi 4th yg lalu..." potong Alvian dan kembali melihat lembar demi lembar laporan kesehatan


"Serius...???" kali ini dengan mengapit kepala Alvian dan menghadapkan nya ke wajah nya


"ih...apaan sih, Fidz malam ini ada operasi yang harus gue tangani, pliss jangan ganggu gue dulu, bisa???" kali ini Alvian dengan nada sedikit jengkel.


karna malam ini memang ada pasien yang harus segera ia tangani


"gue akan ceritakan nanti semua nya, tapi gak sekarang ya, pliss... kita bahas di luar jam kerja"


"ok... sorry... ya udah gue tunggu, dan semoga operasi malam ini berjalan sukses, gue balik ya"


Alvian hanya membalas dengan anggukan dan Hafidz pun pulang, karna memang jam tugas nya sudah selesai


"Dok.. semua persiapan sudah selesai" ujar salah satu perawat


Alvian yang sedang mensterilkan diri pun mengangguk tanda mengerti, Alvian dan team saat di ruang operasi tak lupa membaca doa sebelum semua proses operasi di mulai.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


Jangan lupa Like , Komen dan Vote nya ya


__ADS_2