
Hari yang di tunggu pun tiba dimana mereka akan mengantar Almeera ke Kota Yaman menuju ke Tarim. awal rencana hanya sang Abi dan sang Umma yang akan mengantar, ternyata Azzam bersikukuh untuk ikut mengantar sang adik kembarnya itu.
Empat belas jam penerbangan dengan lima kali transit harus mereka jalani untuk menuju Kota Yaman.
Semua sudah di putuskan,. Almeera melanjutkan studi di Tarim, mempelajari bagaimana kehidupan di kota yang Allah berkahi ini.
Sedangkan Azzam melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran, menjadi penerus sang Abi dan Aki nya.
Bukan mudah jauh dari kembaran nya, apalagi mereka terbilang cukup dekat, insting mereka kuat. tapi mungkin ini yang di namakan Takdir. Terkadang menurut kita itu buruk, tapi lain di mata Allah. Ingat yang baik di mata manusia belum tentu baik Dimata Allah.. Allah lah satu-satunya penentu yang tidak pernah salah.
Alvian dan Fatimah sedang menginap di salah satu hotel yang berada di kota Yaman setelah mengantar Almeera ke asrama. mengistirahatkan tubuh mereka karna sudah menempuh perjalanan yang cukup menguras energi. tapi In Syaa Allah lelah mereka menjadi Lilah, karna apa yang mereka perjuangkan saat ini In Syaa Allah menuju kebaikan.
Pemandangan yang indah dari atas kamar hotel, nampak bangunan bangunan yang masih alami, bentuk rumah yang di bangun dari lumpur sungguh membuat mata takjub. bukan bangunan dari bahan kaca, yang dihiasi oleh lampu kelap kelip, tapi itu sangat indah.
"Biy..."
"kenapa...???"
"dulu selalu saja ada alasan gagal untuk menginjakkan kaki di kota mulia ini, Qadarullah.. semua sudah sesuai ketentuan Allah... tapi hari ini kita bisa disini, bahkan bersama buah hati kita.."
cup
Satu ke-cupan mendarat di pipi Fatimah.
"Allah punya cara nya sendiri dan memberi untuk hambanya"
"iya...sama seperti Allah menjadikan Hubbiy menjadi imam untuk Umma..."
Alvian mengerutkan dahinya...
__ADS_1
"Allah pertemuan kita dengan cara nya,. Allah menguji keyakinan kita akan rasa yang ada dengan cara nya, Hubbiy adalah pria pertama yang Umma tatap sebelum kata SAH itu ada.."
Alvian tersenyum mendengar apa yang Fatiman Utarakan, apa ini ungkapan cinta?? Alvian teringat akan kejadian puluhan tahun lalu saat dia menolong Fatimah saat akan terjatuh dan membuat dua pasang mata itu saling menatap.
"Hubbiy tahu gak sih, di saat di mana Hubbiy menyampaikan niat Hubbiy untuk melamar Umma, apa yang sedang Umma lakukan??"
Alvian menggeleng...."Apa...?? sepertinya Umma belum ada cerita..." Alvian berusaha mengingat ingat kembali
"Di malam itu,dan di detik berikutnya saat Umma bermunajat kepada Nya... Kak Arafah datang merangkul Umma,. dan bilang jika ada yang datang mencari Umma..."
"trus...??"
"betapa kaget nya Umma, Saat melihat sosok seorang yang baru saja Umma sebut dalam doa ada di hadapan Umma..."
"Hubbiy Boleh tau gak doa Umma waktu itu apa..??"
"Sejak kejadian di RSH, Umma gak tahu kenapa Hubbiy selalu ada di pikiran Umma, Umma selalu berusaha menghindar, memungkiri rasa yang ada tapi apa coba hasilnya?? Allah buat Umma mendengar apa yang Hubbiy bicarakan dengan kak Hafidz di acara milad bunda Rianti"
"di tambah kedatangan Hubbiy ke butik, Umma menceritakan kisah cinta Yang sangat mulia dari Fatimah Az-Zahra dan Ali bin abu Thalib kepada Hubbiy.... semua seakan aneh menurut Umma tapi mungkin itu takdir Allah..."
"Dimalam dimana Hubbiy melamar Umma, Umma memohon agar Allah tunjukkan jika itu baik untuk Umma dan Hubbiy.. jangan biarkan semua ini Tampa kejelasan... Umma berserah kepada Allah.. jika Hubbiy ditakdirkan untuk menjadi imam Umma, teman Umma belajar menjadi lebih baik, belajar bersama untuk menuju Jannah Allah, kurang lebih itu doa Umma..."
"Dan Allah menjawab doa itu langsung??" tanya Alvian masih tidak percaya
Fatimah mengagukan kepala dengan senyum mengembang penuh keyakinan.
"Makasih Biy...sudah menjadi teman hidup terbaik Umma... Sabar dalam setiap hal, Ikhlas dalam setiap Ujian yang Allah berikan untuk kita lalui..."
"Makasih juga,. Umma adalah teman hidup terbaik yang Allah berikan, Umma mengajar kan banyak hal kepada Hubbiy... selalu menjaga diri untuk Hubbiy,. menjadi madrasah untuk anak-anak kita...." balas Alvian lalu mengecup puncak kepala Fatimah dengan begitu dalam, seakan ingin menyalurkan seluruh cinta nya, cinta yang hadir atas takdir Allah
__ADS_1
Percayalah apapun yang kita dasari atas nama Allah... In Syaa Allah hadiahnya adalah keberkahan, sekalian harus menghadapi beribu ujian.. jika kita percaya akan ketentuan Allah, sekalipun pahit, Allah pasti sudah mempersiapkan hal manis pula di dalam nya.
"Jadi ceritanya mengungkapkan cinta ni di kota mulia...??" tanya Alvian menggoda
"Hhmm.... anggap lah seperti itu, mengungkapkan cinta di kota mulia berharap pula kemuliaan dari Nya..." balas Fatimah
"Aamiin..." balas Alvian dengan menadahkan tangan lalu mengusap ke wajahnya
"Ana uhibbuka fillah" Ujar Alvian (Aku mencintaimu karena Allah) Sembari mengangkat dagu Fatimah
"Ahabbaka-lladzii ahbabtanii lahu" (Semoga Allah mencintaimu, karena engkau telah mencintaiku karena-Nya) balas Fatimah dengan senyuman bahagia, kebahagiaan itu begitu terpancar di mata dua insan ini.
Alvian mengecup bibir Fatimah dengan lembut, sangat lembut, penuh kasih sayang..
sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda.
Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap isterinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap isteriku”. (H.R. At-Tirmidzi dari ‘Aisyah).
Kota Tarim menjadi salah satu saksi cinta dua insan ini, cinta yang Allah disatukan karna kuat nya doa.. cinta yang Allah satukan karna kesabaran dan Ikhlas mereka. Cinta yang mereka sempurnakan dengan janji dalam satu tarikan nafas yang berbalas kata SAH...
Sebuah janji mereka kepada Allah, yang membuat ikatan Halal hingga ke Jannah.
🌠🌠🌠
Makasih untuk yang udah Sudi mampir di karya receh author....makasih buat semua yang selalu dukungan Author , Mohon di maafkan apabila dalam cerita ini ada yang kurang berkenan, mohon di ambil baik nya, buang Buruk nya. Karna Author juga manusia biasa yang sedang belajar dan belajar..
Untuk reader yang berkenan gabung di grup Chat Author persilahkan ya..
sekali lagi Jazaakumullah khairon..
__ADS_1
Di tunggu selalu dukungannya dan jangan lupa mampir di karya receh author yang lain
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an