Fatimah Azahra Itu Namanya

Fatimah Azahra Itu Namanya
Bismillah Semarang


__ADS_3

Alvian meminta kepada Abi untuk menunda rencana serah terima tanggung jawab Alvian untuk RSH..Karna dia berencana ke Semarang dengan Sang istri dan Bunga, bahkan Alvian menceritakan niat baik Hafidz untuk Bunga.


Karna tidak etis rasa nya nanti Alvian ambil cuti setelah menjadi direktur utama RSH, terkesan gak memberikan contoh yang baik.


Dan tepat di akhir pekan ini Sabtu, mereka dalam perjalanan menuju Semarang, kurang lebih empat jam perjalanan. Mereka satu mobil, Hafidz tidak akan lama, dan sudah di rencanakan Hafidz nanti nya akan pulang dengan taxi online.


Alvian dan Hafidz geleng-geleng melihat dua wanita di belakang yang sedang tidur nyenyak.


"Enak banget ya mereka malah tidur" gerutu Hafidz


"biasa, penumpang mah gitu..hehehe"


Kurang lebih empat jam perjalanan, dan kini mereka sudah memasuki area pemukiman penduduk yang cukup rapat dan padat . Bukan di sebuah kompleks perumahan, tapi di daerah ini rata-rata rumah penduduknya sudah sangat bagus-bagus.


Kini mereka sudah memasuki sebuah rumah yang tak terlalu mewah, tidak juga bertingkat, tapi cukup besar.


Di samping rumah ada seperti toko, ya itu adalah toko tekstil Bunda yang di kelola oleh paman. masih ada juga di tempat lain, tapi masih di Semarang juga.


Nampak paman dan juga bulek sedang berdiri menunggu di teras.


"Sayang bangun, udah sampai" Ujar Alvian membangunkan Fatimah


"ehmm... udah sampai??"


"Bunga udah sampai..."


Tak ada respon dari si tuan putri tidur. Paman dan bulek mendekat.


"Udah masuk, dia itu kalau sudah di mobil ya gitu, lupa bangun, biar bulek yang bangunkan" ujar bulek yang menghampiri mereka


Mereka pun mencium tangan paman dan bulek, kecuali Fatimah, dia hanya mencium tangan bulek.


"ayo masuk...." ajak paman, sedangkan bulek sedang membangunkan sang putri


"ndok bangun , udah sampai rumah loh" ujar bulek sambil mengguncang-guncang tubuh Bunga


Kini semua sudah berkumpul di meja tamu. Bunga pun sudah bergabung.


"Gak berubah ya, masih suka molor dalam perjalanan" ujar Paman


"Yee kan karna jauh,. jadi ngantuk" jawabnya dengan wajah di tekuk

__ADS_1


"bo'ong, buktikan kemaren pas pulang dari nonton cuma perjalanan 15 menit aja tidur juga tuch" ujar Alvian meledek


"itu karna udah malam, udah ngantuk" ngeles Bunga


"Udah-Udah... pada lelah, makan dulu, ini juga udah jam makan siang" bulek bersuara dari arah dapur


"Sholat aja dulu, udah masuk Dzuhur bulek" jawab Alvian


"ya sudah, kalian mau sholat di rumah apa di masjid sebelah?" tanya paman karna memang masjid ada di sebelah rumah paman.


"Di masjid aja.." Hafidz bersuara


"ya sudah ayook..." ajak paman, para Laki-laki pun menuju masjid.. Paman sudah cukup kenal dengan Hafidz walaupun tidak pernah ngobrol, karna Hafidz ada di saat Acara lamaran dan pernikahan di RSH paman sebagai wali. jadi sudah paham jika Hafidz adalah keluarga Fatimah


Para Wanita sholat di rumah. selesai sholat menyiapkan makan siang,. Bulek sempat melarang Fatimah untuk membantu, tapi bukan Fatimah namanya jika dia berdiam diri.


Saat para Laki-laki datang, mereka pun menuju meja makan. Selesai dengan aktivitas makan siang dan sedikit berbincang, mereka pun menuju kamar untuk istirahat sejenak.


"Suasana masih asri ya..." ujar Fatimah melihat dari jendela ke arah luar


"beginilah tempat kelahiran Hubbiy..."


"Besok kita akan ke beberapa tempat pariwisata"


Sore harinya banyak tamu yang datang karna tadi sempat melihat paman bersama dua pemuda sholat di masjid.


"Wah nak Alvian tambah ganteng ya sejak pindah ke Jogja, katanya udah nikah??" tanya salah satu ibu yang berkunjung


"Dari dulu gini-gini aja kok Bu, Alhamdulillah sudah,. ini istri saya" ujar Alvian memperkenalkan sang istri


Ada rasa aneh dari tatapan ibu-ibu, maklum saja di daerah ini jarang nampak wanita bercadar, jadi agak heran.


Fatimah memberi salam ke semua nya dengan santun.


"Pasti cantik ya, soal nya di tutup??"


"Cantik lah.. masak kakak ipar Bunga gak cantik.. udah cantik ,desainer, Sholeha, baik, paket komplit lah.." Bunga bersuara


"Bunga kerja di mana??"


"Bunga kerja di butik kak Fatimah, ibu-ibu kalau pas ke Jogja mampir, atau pas mau belanja online juga bisa, nanti Bunga kasih tahu link nya, langsung WhatsApp juga boleh" celoteh Bunga

__ADS_1


Dan itu membuat Alvian,Fatimah dan Hafidz geleng-geleng, sedangkan para ibu-ibu begitu fokus mendengar kan.


"Tasya gimana Al, dia kerja di tempat kamu kerja kan Al??" tanya seorang ibu dan dia adalah Mama Tasya


"Tasya kerja satu rumah sakit buk sana Alvian, tapi jarang ketemu juga, kan beda devisi"


"owh... kirain sering jumpa"


Alvian menggeleng


Pagi berganti Siang, berganti Sore dan kini sudah malam. Toko juga sudah tutup tadi mendekati magrib. Kini semua sedang berkumpul di ruang tamu sambil ngemil dan nonton.


"Rame ya disini..." ujar Hafidz


"Disini ya begini nak, Kepedulian masih tinggi, berbeda kalau di kota, acuh tak acuh"


"Oh ya rencana mau kemana besok??" tanya bulek


"Mau ke beberapa tempat wisata rencana bulek, kalau kami tiga harian lah di sini, Kalau Hafidz mungkin lusa atau besok malam pulang, karna harus ada yang stay di rumah sakit" jawab Alvian


"Jadi niat liburan ni, bulan madu gitu" ujar Paman


"Kalau kami iya" ujar Alvian sambil merangkul Fatimah


"Tapi kalau Hafidz sepertinya ada tujuan lain.." Tambah Alvian


"Begini paman, dan bulek.. sebenarnya Hafidz ada niat lain ikut ke Semarang ini" Hafidz bersuara


"Apa itu nak Hafidz.??" tanya Paman


Hafidz melirik ke arah Alvian, dan Alvian mengagukan kepala


"Hafidz ke sini punya niatan baik"


Paman dan bulek saling pandang.


"Niat baik apa itu..??"


"Niat baik untuk lebih kenal dengan keluarga ini, terutama Bunga" jawab Hafidz sambil mengarahkan pandangan nya ke Bunga


"Maksud nya Mas Hafidz apa??" tanya Bunga bingung

__ADS_1


Paman dan Bulek mengukir senyum tau apa maksud arah pembicaraan Hafidz.


__ADS_2