
"Al...Gue gak paham dengan apa yg Lo rasakan.. gue cuma mau mengingatkan, jangan sampai apa yang Lo rasa itu semua menjadi gak baik nanti nya, Syaiton itu punya banyak jalan untuk menggoda manusia"
"jujur Fidz.. gue sendiri gak tau perasaan apa yang gue rasakan.. tapi setiap melihat Fatimah,. gue pengen mengenal dia lebih jauh, tapi gue gak berani membuka suara untuk itu semua"
"3tahun lebih sejak kita wisuda gue gak pernah ketemu dia, tapi dia gak pernah hilang dari ingatan gue.."
"Lo tau kan gue pernah nolak ajakan Abi untuk gabung di RSH (Rumah sakit Harapan)?? salah satu alasan gue, agar gue bisa menjauh dari Fatimah, gue gak mau jadi ada hasrat yg melenceng nanti nya"
"tapi apa yang terjadi, Lo tetap bergabung di RSH, bahkan Lo di pertemukan lagi sama adek gue itu... sekarang apa yang buat Lo ragu??"
"gue merasa gak pantas Fidz... dia begitu sempurna menurut gue, gue sholat aja kadang masih suka telat, tilawah juga hanya sesekali... berbeda dengan Fatimah"
"loh mau gue jujur gak...??" tanya Hafidz
"soal...??"
"soal jodoh yang gue mau buat adek gue??"
"emang yang gimana yang Lo mau??" tanya Alvian penasaran
"gue pengen adik-adik gue punya suami yang ilmu agama tinggi,hafal 30 juz, Kaya, perfek lah.. Sholeh luar dalam pokok nya,, dan Arafah mendapatkan nya"
"suami nya pemimpin pondok pesantren, hafal 30 juz, bukan hafal juz 30, sayang keluarga, walau Yatin tapi dia mapan.. perfek kan?? klo di banding Lo, jauh nya kebangetan..."
Alvian layu mendengar kata demi kata yang Hafidz keluarkan
"Tapi.... Jodoh itu Rahasia Allah... banyak kok yang mereka belajar menimba ilmu bersama pasangan.. kalau sempurna harus dengan yang sempurna, bagaimana nasib yang biasa-biasa saja??"
Alvian masih terdiam...
__ADS_1
"Jodoh Cerminan diri... tapi Allah yang mana tau, kadang Allah memantapkan jodoh dengan berjalan nya waktu,.."
"ah capek gue ngomong serius sama Lo... gue aja belum ketemu jodoh gue.. hehehe" lanjut Hafidz dengan sedikit candaan, karna melihat expresi Alvian yang begitu serius.
Alvian pun refleks tertawa mendengar candaan sahabat nya itu
"Istikharah untuk memantapkan hati.. apa yang Lo rasa dan solusinya... balik yuk ke RSH.."
Alvian mengangguk anggukan kepala nya sembari membuntuti Hafidz berjalan kaki menuju RSH
🌟
Biasanya sich Beda tempat beda pembahasan
kali ini di butik Fatimah sedang bincang santai sambil menunggu jam pulang
"In Syaa Allah jadi, kemungkinan lusa"
"Bu.. saya boleh tanya gak..??" tanya Arif
"soal apa Rif...??"
"ih ini Arif sok serius... hehehe"
"Yee.. memang serius"
"Apa???" tanya Fatimah
"kalau ini Bu kalau ya Bu..."
__ADS_1
"iya kalau apa??"
"hmmm... kalau ada seorang pria Sholeh,Taat Ibadah,hafal 30 juz melamar seorang wanita, kira-kira langsung di terima gak tu??"
"siapa Rif, kamu...??" canda Nisa
rekan-rekan lain pun ikut tertawa mendengar candaan Nisa
"hiiiss.... Arif serius loh..."
"Dalam Hadits Rasulullah yang berarti... "Bila orang yang agama dan akhlaknya kamu ridhai datang melamar anak gadismu, maka nikahkan dengannya. Sebab bila tidak, akan terjadi fitnah di muka bumi dan banyak kerusakan."
"berarti harus di terima dong kak??" tanya Rini
"maksud hadits itu sebenarnya adalah untuk menjelaskan betapa pentingnya memperhatikan agama dan akhlak dalam memilih pasangan"
"Akan tetapi tidak dipahami sebagai larangan untuk menolak pinangan laki-laki dengan kualifikasi agama dan akhlak yang diridhai," jelas Fatimah
"Sebab, dalam sejarah dan kisah Nabi SAW dan para sahabat sendiri, terjadi beberapa kali penolakan yang dilakukan wanita terhadap pinangan seorang laki-laki yang saleh"
"Salman Al Farisi pernah ditolak pinangannya. Abu Bakar pernah ditolak pinangannya. Umar Bin Khattab pernah ditolak pinangannya" lanjut Fatimah
"trus baik nya gimana, hadits nya meminta untuk menerima?" tanya Arif
"Wallahu A'lam Bishawab, serahkan sama Allah... Istikharah untuk lebih baik dalam menentukan"
"kadang kala.. jodoh kita itu tempat kita belajar, tempat kita mengajar... maksudnya.. ada kala nya Allah berikan jodoh yang masih minim ilmu agama nya, tapi....Allah menjodohkan mereka agar mereka bisa sama-sama belajar.. belajar mencapai ridho Allah,"
"dan kadang kala juga Allah datangkan yang sempurna.. tapi ingat setiap perjalanan pasti ada ujian, itu sudah pasti, karna hanya ujian yang akan mampu meningkatkan keimanan kita"
__ADS_1