
Mendengar penuturan teman serekan nya di poly Umum itu membuat nya menepuk kepala nya
"Sekali kepincut sama cewek, eh udah bersuami..." gerutu nya
Rendy pun kembali ke poly Umum.
Saat jam tugas sudah selesai dia menyempatkan bertanya dengan salah satu perawat yang bertugas membantu nya.
"sus....boleh tanya ga??"
"soal apa dok?"
"suster kenal dengan Bu Fatimah??"
"Bu Fatimah istri Dr. Alvian..??"
"Ya kenal lah dok.... siapa sich yang gak kenal dengan mereka, oh ya dokter kan baru ya, jadi wajar sich gak kenal.." lanjut nya
"itu kok Bu Fatimah pakai kursi roda ya??"
"owh.. itu, kan beberapa bulan yang lalu Bu Fatimah pernah kecelakaan, bahkan koma hampir 3 bulan gitu.."
"kecelakaan??, koma...??"
"ia... bahkan RSH menjadi saksi pernikahan mereka..."
"maksud nya sus??"
"mereka memang sudah merencanakan pernikahan, karna Bu Fatimah kecelakaan dan dokter tidak bisa memberi kesimpulan mengenai kondisi Bu Fatimah, di karena kan kondisi Bu Fatimah cukup parah, jadi Dr. Alvian tetap ingin pernikahan mereka di laksanakan, agar Dr. Alvian bisa merawat Bu Fatimah Tampa ada batas dan takut dosa"
"masyaallah.. serius sus??"
"serius lah dok....kalau dokter gak percaya, tanya aja ke perawat yang lain, semua juga tau kisah cinta mereka"
"Bu Fatimah baru sadar pas di idul Fitri kemaren" tambah nya
"eh..kok dokter tiba-tiba tanya-tanya soal Bu Fatimah??"
"gak papa, tadi nampak aja"
"owh.. ya sudah Dok, saya permisi"
"silahkan"
🌟
Selesai dinas Rendy menyempatkan untuk berbelanja ke swalayan terdekat,
Saat sedang asik memilih beberapa keperluan, tanpa sengaja troli nya menabrak seseorang.
"Aduuh..."
"maaf mbak gak sengaja"
"mas kalau jalan tu yang fokus Donk.."sewot nya
"ya maaf saya kan gak sengaja, dan saya juga udah minta maaf kan.."
"ia tapi karna ketidak sengaja mas, belanjaan saya jadi jatuh tuch.."
"makanya mbak kalau belanja pakai troli"
"kok jadi mas ya yang sewot...??"
Rendy pun berlari ke arah luar dan itu membuat Indah semakin sewot.
yang barusan di tabrak oleh Rendy adalah Indah
Tak butuh waktu lama Rendy pun sudah kembali dengan membawa troli.. dan di masukan nya belanjaan Indah yang sempat berserakan ke dalam troli.
"udah beres kan..gak perlu marah-marah, permisi" ucap Rendy sembari berlalu meninggalkan Indah
"dasar pria aneh...tapi cakep sich, tapi nyebelin deng..."gerutu Indah
"di RSH ketemu cewek nya nentramin,tapi udah bersuami, eh disini ketemu cewek yang buat haredang"
Indah pun menuju kasir setelah di rasa keperluan telah terpenuhi, begitu pun Rendy dan tidak sengaja mereka harus bertemu kembali.
Indah masih memasang wajah jutek nya, dan Rendy tetap cuek.
Selesai dengan kasir Indah langsung menuju parkiran dan dengan cepat kilat melajukan mobil nya.
"huuft... kok ada sich cowok kaya gitu, cakep sich, tapi nyebelin" omel nya lagi
Indah masih asik dengan kejengkelan nya dengan Rendy, pria yang tak di kenal nya itu
Dilain tempat Fatimah sedang menuju rumah bunda
__ADS_1
"Kak kenal dengan dokter tadi?"
"gak..kenapa emang nya, Fa kenal??"
"gak.. Fa juga gak tau, tadi dia nolongin pas roda kursi Fa macet"
"seperti dokter baru sich, kak Al juga baru nampak"
"oh ya... tapi Fa menemukan fakta baru loh"
"Fakta apa??"
"Fakta bahwa suami Fa ini di incar banyak wanita.."
"kata siapa??"
"kata suster tadi yang bantu Fa terapi"
"Gak peduli seberapa banyak wanita yang mengejar, untuk kak Al, Fatimah adalah pilihan satu-satunya nya" ucap nya sembari menggenggam tangan Fatimah dengan mata masih fokus ke depan
"gombal..."
"kok gombal... serius lah.."
"seandai nya, Fa ternyata gak selamat, apa kak Al bakal menikah lagi"
"gak usah berandai-andai, nyata nya Allah izinkan Fatimah sehat kembali, ni buktinya, berada di samping kak Al.."
"jawab aja... Selama Fatimah Az-Zahra hidup, dia adalah wanita satu-satunya untuk Ali, Tapi Ali kembali menikah kembali Saat Fatimah telah meninggal tak berselang lama dari baginda Rasulullah meninggal"
"sayang... takdir Allah tak akan bisa kita tebak, tapi kak Al punya keyakinan, kamu akan sembuh, dengan Yakin dan berserah dengan Allah...dan hari ini Allah jawab itu semua"
"makasih udah selalu sabar berjuang di samping Fatimah"
Alvian tak menjawab hanya menyunggingkan senyuman dan sembari mengelus puncak kepala Fatimah
Meraka pun sampai di kediaman rumah bunda Syafitri
tin..tin...tin..
"mang buka pagar nya"
"siap den..." balas mang Ucup
Alvian pun turun dari mobil dan mengeluarkan kursi roda, lalu membuka pintu mobil dimana Fatimah duduk.
"NO.....tadi Fa udah Extra latihan, jadi Jagan di paksakan lagi"
"wah.. ini istri den Al ya.." sapa mang Ucup
Fatimah pun memberi salam dengan menangkup tangan di depan dada
"ia mang,, bunda di dalam kan??"
"ada den"
"mang tolong bawa koper nya masuk ya"
"siap den..."
"Assalamualaikum.."
"waallaikumusallam..eh mas Al" jawab seorang gadis sembari menci-um tangan Alvian
"wah ini Kakak ipar ya" sapa nya lagi
Fatimah membalas dengan anggukan dan senyuman di balik cadar, tapi bisa dilihat dari sorot mata Fatimah bahwa ia sedang tersenyum
"Fa ini anak nya paman yang di Semarang, yang nemenin bunda" ujar Alvian memberi tahu
"kenalin kak, aku bunga"
"Fatimah.."
"wah... menantu bunda udah datang, kok malah di depan pintu aja"
Bunda pun menghampiri Fatimah dan memberikan pelukan hangat, lalu membawa Fatimah ke ruang santai
"gimana hasil cek up tadi??"
"Alhamdulillah lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap gak boleh kelelahan" jawab Alvian
"kaki nya gimana sayang??"
"Alhamdulillah udah mulai bisa di langkahkan Bun, tapi belum bisa lama-lama"
"gak papa, pelan-pelan ya"
__ADS_1
"oh ya kalian udah makan??"
"bunda masak apa??"
"lihat aja sendiri..."
Alvian pun menuju ruang makan
dimana sudah ada menu kesukaan Alvian
Rawon, telur bebek asin, sambal orek orek, goreng tempe,tahu, dan masih ada beberapa menu lain.
"wah bunda buat Al lapar"
"Fa suami kamu seperti udah kelaparan,yok kita susul ke meja makan" ajak bunda
Mereka pun menyusul Alvian yang sudah berada di meja makan
"Al.. istrinya kok di tinggal"
"sini sayang... yok kak Al bantu duduk disini" ujar nya sambil membuat Fatimah berpindah ke kursi.
Fatimah pun membuka cadar nya saat akan makan
"Masyaallah... kak Fatimah cantik banget" puji bunga
"baru tau ya"
"ya ia yah... nama nya juga baru jumpa loh mas..."
Alvian menyendok kan Rawon ke dalam mangkok kecil yang sudah bunda siapkan
"cobain ni rawon buatan bunda..."
"makasih kak, sini telur asin nya biar Fa kupas"
"telur asin itu gak perlu dikupas sayang" jawab Alvian lalu mengambil pisau dan telur asin nya di belah menjadi dua.
"nah, cukup di belah gini aja"
"makan nya tinggal kita sendok, gak perlu kupas-kupas
Fatimah pun mengikuti cara sang suami makan telur asinnya.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon Maaf jika belakangan ini author up cuma 1 bab saja..
Seperti yang sudah author sampai kemaren author sedang di beri nikmat sakit.
Seperti teman-teman reader ketahui, bumi kita ini sedang di selimuti wabah.
Sebenarnya Virus itu sudah ada sebelum kita terlahir ke dunia ini, kita tidak akan bisa pungkiri itu semua.
Waktu virus varian Delta marak beredar di awal tahun 2021 saya dan suami sempat mengalami gejala yang di sebutkan, jika mungkin di bawa ke Rumah sakit, kemungkinan besar positif.
Alhamdulillah tak lepas dengan izin Allah.. kami bisa menangani nya sendiri dengan pengobatan herbal yang saya pelajari.
dengan lebih 3 Minggu kami baru pulih seperti sedia kala.
Dan baru baru ini Author menangani pasien dengan Ciri-ciri virus varian terbaru, mungkin karna saudara, jadi author tidak begitu menjaga Prokes.
beberapa hari setelah Author menangani pasien, kondisi author ngedrop, dimana suami yang lebih dahulu.
jika di tanya positif virus Om..??
Author tidak tahu Karna pada dasarnya yang nama nya Batuk pilek itu dari dulu memang menular.
Udah dibawa ke rumah sakit?
Alhamdulillah tidak...
Alhamdulillah semua masih bisa kami tangani. Tampa obat kimia.
Dan Alhamdulillah kondisi Author sudah lebih baik dari sebelumnya.
Satu pesan Author selalu Jaga kesehatan, Prokes Wajib.
Nyata tau tidak Nyata nya Virus itu.
tetap jaga kesehatan, mencegah itu lebih baik.
jangan lupa minum suplemen untuk meningkatkan imut dan jangan stress.
Jika sakit, jangan Cemas
Ingatlah Semua Penyakit itu sudah Allah sediakan Obat nya, kecuali Kematian
__ADS_1