Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
episode 10


__ADS_3

"Nih makan Ka, jangan sampe sakit, takutnya mereka malah seneng. semangat dong, buktiin kalo kamu juga bisa (* ̄ ︶  ̄*)."


Miko memberikan makanan yang ia beli tadi dan duduk di samping Cika.


"Iya Miko, makasih banyak ya... ^ω^"


mereka pun makan bersama, karena Cika sudah merasa nyaman bersama Miko jadinya ia tidak terlalu pendiam dan pemalu lagi.


Miko selalu berada di sampingnya saat ia membutuhkannya. Cika sangat senang, sampai-sampai ia tidak ingin menjauh darinya, karena cuma dia yang mau berteman apa adanya.


istirahat telah usai dan murid-murid lain berbondong-bondong masuk ke dalam kelas. dan Miko segera bangkit dari sebelahnya Cika lalu kembali ke tempatnya sendiri yaitu meja sebelah kiri Cika deretan ke 3.


Cika paling suka dengan pelajaran matematika dan kesenian dan paling benci dengan pelajaran bahasa inggris, sedangkan Miko kebalikan dari Cika.


Karena ulangan sebelum istirahat tadi adalah ulangan bahasa inggris, maka dari itu Kayla berani menantantangnya. Sedangkan pelajaran lain ia biasa-biasa saja, karena ia paling takut kalau menyontek.


Pernah ada pada semester lalu ketika ia sedang ulangan, ia ingat jawabannya tetapi ragu-ragu, karena ragu-ragu ia membuka contekan tapi tak di sangka kaki dan tangannya sangat-sangat gemetar sampai tak tertahankan, jantungnya seperti bom waktu yang seakan-akan meledak pada saat itu juga.


Tiba-tiba guru menoleh ke arahnya, dan cika kembali berpura-pura menulis jawaban seakan tak terjadi apa-apa, walaupun tangannya masih gemeteran. Pada akhirnya ia menulis apa adanya saja yang ia ingat.


Sampai sekarang ia tak pernah lagi menyontek, dan beruntungnya ia mendapatkan 10 besar. Pada saat ia tidak tahu lagi jawabannya ia selalu melihat teman-temannya, dan apa yang terjadi? ya, mereka semua menyontek.

__ADS_1


walaupun mereka menyontek tapi tangan dan kaki mereka tidak gemetar sama sekali bahkan ada yang menaruh contekannya di atas meja seakan-akan seperti membaca soal. Sungguh luar biasa dan Cika hanya bisa melihat mereka menyontek dan tidak ikut menyontek juga.


pelajaran selanjutnya adalah pelajaran yang ia suka yaitu matematika, setiap ada pertanyaan selalu ia dapat menjawabnya dengan benar, tapi sangat di sayangkan ia begitu lambat, dan tak pernah maju ke depan untuk menjawab soal-soal yang di berikan karena sangking lambatnya


Kriiinggg!!!!


Bel pulang berbunyi dan mereka semua telah pulang, karena mereka sudah mempersiapkan diri sebelum bel berbunyi, kalau Cika sesudah bel berbunyi mempersiapkan diri untuk pulang, maka dari itu ia selalu di anggap lambat.


Hari ini Miko menunggu Cika di depan kelas dan mereka pulang bersama


"Cika yuk pulang, kamu lama banget"


"ini udah paling cepet Miko" mereka berjalan menuju area parkir.


"iya udah bilang kok tadi pagi"


"asikkk, akhirnya bisa pulang bareng kamu, hehehe"


"apaan sih kamu, bisa sampai seneng banget gitu" Cika menaiki motornya


"seneng aja gituu"

__ADS_1


"kamu gak jelas deh, hahaha" memukul bahu Miko.


"jangan mukul-mukul ntar jatuh" Miko melihat wajah Cika dari pantulan spion motornya dan tersenyum bahagia.


"oiya Cika, besokkan akhir pekan gimana kalo kita jalan-jalan? sekalian nunggu-nunggu hasil ulangannya kita refresing dulu." tanya Miko


"ehmm coba aku tanya orang tua aku dulu ya, nanti aku kabarin"


"okeee"


sampai di rumah Cika~


"makasih banyak ya Miko" turun dari motornya Miko.


"iya sama-sama Ka, kalo bisa tiap-tiap hari kita pulang bareng"


"jangan, gak enak sama kamunya".


"gak apa-apa Ka, aku seneng kok dekat sama kamu".


"hmm, aku rasa kamu makin jago deh gombalnya, hehehe".

__ADS_1


"aku gak gombal lhoh sayang, yaudah kalo gitu aku pulang dulu ya, besok kita jalan-jalan. bye-bye sayang❤". mereka saling melambaikan tangannya dan Miko segera pulang ke rumahnya.


Bersambung.... \( ̄▽ ̄;)/


__ADS_2