Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
eps 48


__ADS_3

Hari ini Aria berencana untuk menemui Septi di rumah orang tua nya. Kebetulan hari ini Sabtu dan besok hari minggu Aria tidak bekerja. Aria berencana untuk menginap di rumah orang tua Septi agar bisa membujuk Septi untuk pulang kerumah. Di dalam perjalanan Aria merasa jantungnya berdebar-debar untuk menghadapi orang tua Septi apa yang dia siapkan agar bisa menjawab semua pertanyaan dan kemungkinan yang ditanyakan dengan jawaban yang dapat diterima oleh orang tua Septi.


Aria memutar otaknya untuk berpikir segala kemungkinan yang akan ditanyakan oleh orang tua Septi.


Kesibukan Aria mencari solusi untuk menghadapi orang tua Septi, tidak disadari oleh Aria telah sampai di depan rumah Septi.


Aria melangkah menuju pintu rumah Septi dan mengetuk pintu


tok....


tok...


tok...


pintu terbuka, terlihat sesosok ibu setengah baya sedang membuka lebar pintu, serta menyapa


" oh.... nak Aria silakan masuk !" ucap ibu Septi


Aria melangkah sambil berkata


" assalamualaikum !"


ibu menjawab " waaikumsalam "

__ADS_1


Aria masuk ke ruang langsung ke ruang keluarga dan duduk di sofa.


ibu Septi mengikuti dari belakang, lalu berkata " sebentar nak Aria biar ibu panggilkan Septi dulu !"


" baik Bu !" jawab Aria


ibu berjalan menuju pintu kamar Septi dan mulai mengetuk


tok...


tok...


tok...


suara dari dalam kamar " iya ... masuk aja tidak di kunci !"


" ada apa Bu !" sapa Septi.


" itu di luar ada nak Aria datang " kata ibu.


Dari wajah Septi terlihat terkejut tidak menyangka secepat itu Aria datang untuk menjemputnya.


Septi bingung apa yang harus di katakan ke pada Aria karena pergi tanpa berbicara langsung dengan Aria, yang lebih ditakutkan Septi dimana dia pulang ke rumah orang tua nya bersama Iyan sang ayah biologis bayinya.

__ADS_1


Tian telah tertidur, Septi merasa jantungnya berdebar-debar menuju ke luar kamar untuk menjumpai Aria.


Septi tidak bisa menghindar terus dari Aria, bagaimana pun harus bicara dengan Aria untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di rumah tangga nya.


Septi berjalan menghampiri Aria lalu berkata


" kak....apa kabar !"


Septi basa basi karena teringat waktu kejadian di rumah nya, Aria marah dan melakukan hal yang sangat kejam terhadap Iyan.


" kabarnya baik " jawab Aria


" apa maksudmu kak datang ke rumah orang tua saya ?" ucap Septi


" tidak ada apa-apa, cuma ingin melihat mu dan anak kita bagaimana keadaan nya !" kata Aria.


Septi bertambah terkejut mendengar bahwa Aria mengakui Tian sebagai anaknya. Padahal telah di katakan oleh Iyan itu anaknya. Sampai Iyan mengajukan tes DNA untuk menemukan kecocokan antara Tian dengan siapa ayah kandungnya Aria atau Iyan , namun Aria menolak untuk tes DNA dengan alasan membuang-buang waktu aja.


yang penting Aria masih suaminya di mata hukum. Hingga Septi duduk dengan lesu dan meremas ke dua tangannya.


Aria berkata " mengapa tidak pulang ke rumah malah kamu pergi ke tempat orang tua mu !"


Septi tambah tertunduk dengan tubuh mulai gemetar.

__ADS_1


Sementara itu orang tua Septi tidak berada di ruang itu mereka memilih untuk berada di dalam kamar dan memberikan waktu bicara antara Aria dan Septi.


Septi mengemukakan alasan ya mengapa tidak ingin pulang, sedangkan Aria tetap bersih keras bahwa dia tidak terima alasan yang di berikan Septi dan mengharapkan Septi segera pulang.


__ADS_2