
Persiapan Septi hari yang ini sudah bulat untuk ke rumah wanita yang pernah dilihatnya bersama Aria.
Tian telah dibekali dengan segala keperluan untuk di luar rumah. Dari pakaian dari atas sampai ke ujung kaki telah disiapkan dengan teliti.
Hal ini Septi perbuat agar Tian di luar akan nyaman dan bisa mendukung pengintaian Septi.
Septi ingin mendapatkan bukti yang kuat untuk menekan Aria.
Septi selesai sarapan memesan kendaraan online untuk ke tepat wanita teman Aria.
Sampai di tempat wanita itu.
Septi turun dekat rumah wanita. Yang ada warung makanan untuk sekedar mencari informasi sambil melakukan pengintaian nya.
Dari orang yang punya warung Septi mendapatkan informasi bahwa wanita itu masih sendiri dan memang orang warung bilang sering melihat seorang pria mengantar wanita itu pulang dan terkadang sampai malam baru keluar dari rumah.
Septi mendapatkan informasi bahwa wanita itu bekerja, namun orang warung tidak tau persis apa pekerjaannya.
Septi menarik nafas dalam-dalam sebab wanita itu sudah dari tadi pergi kerja dan dia tidak tau dimana kantornya.
__ADS_1
Septi dan Tian pada akhirnya pulang ke rumah dengan tidak mendapatkan hasil yang diharapkan. Tetapi Septi cukup merasa sedikit lega mendapat informasi dari orang warung dekat tempat tinggal wanita itu.
Septi merencanakan waktu yang tepat untuk melakukan pengintaian. Setelah berpikir dengan kepala dingin Septi memutuskan melakukan pengintaian di hari libur.
Hari libur pekan besok Septi akan melanjutkan pengintaian nya ke pada Aria.
Segala sesuatu telah di siapkan. Dengan perasaan gelisah mengapa Aria tidak pergi dari rumah pagi ini,
Hem....Septi menarik nafas nya, apa Aria tidak ada janji dengan wanita itu pikir Septi.
Pagi berlalu dan kini waktunya Septi memberi ASI ke pada Tian.
Dia masuk ke dalam kamar ingin memberikan Tian ASI sambil berbaring di tempat tidur dan mengharapkan Tian bisa langsung tidur. Septi setelah Tian tidur akan membuat makan siang.
Dengan terburu-buru Septi masuk ke dalam kamar dan mengangkat Tian yang masih tertidur ke dalam pelukannya.
Lalu tanpa berlama-lama Septi dan Tian keluar rumah. Untung nya Septi telah mempersiapkan semuanya malam hari jadi tinggal berangkat saja bila sewaktu-waktu diperlukan.
Septi dan Tian menaiki kendaraan online menuju rumah wanita teman Aria.
__ADS_1
Nasib berpihak ke Septi mereka akan pergi dan telah memasuki kendaraan.
Dengan cepat Septi berkata kepada sopir
'' pak tolong ikuti kendaraan yang di depan itu ''
Septi mengikuti ke mana tujuan kendaraan Aria itu akan berhenti.
Aria memberhentikan kendaraannya di sebuah restoran untuk makan siang sebab memang waktu menunjukkan jam makan siang.
Septi pun turun dari kendaraan dan ikut memesan makanan di restoran itu.
Septi memilih meja yang sangat jauh dari Aria agar tidak ketahuan.
Aria dan wanita itu telah selesai makan keluar dari restoran.
Septi mengikuti mau kemana gerangan mereka di lihat mereka masuk ke dalam mall, tetapi menuju ke studio film. Sepertinya mereka ingin nonton film.
Septi tetap mengikuti mereka, dan menunggu mereka selesai nonton film di luar sambil melihat-lihat apa yang bisa Septi lakukan di mall sambil menunggu filmnya habis diputar.
__ADS_1
Lebih kurang dua jam Septi harus bertahan menunggu mereka keluar. Usai ke bioskop mereka menuju mini market untuk membeli berbagai kebutuhan dapur. Merasa semua telah cukup Aria dan wanita itu pun pulang.
Dan Septi masih setia untuk mengikuti mereka.