Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
episode 8


__ADS_3

"mikooooooo, cukuppppp" Cika bangun dan duduk di atas sofa sambil menutupi kedua pipinya.


"sini, aku cubit lagi pipinya, habisnya kamu gemes banget sihhh" berjalan menuju ke arah Cika, dan tangannya bersiap-siap ingin mencubit.


"gakkk, gak mauu, jangan deket-deket" sambil menutup matanya


Lalu mama Cika datang dengan membawakan semangkuk buah yang telah di potong-potong.


"Kalian udh siap belajarnya? ini mama bawain kalian buah" mama menaruh buah di atas meja sambil tersenyum.


mereka berdua kelihatan kaget dan buru-buru duduk dengan rapi.


"ehhh, mama kami udah siap ni belajarnya" Cika tersenyum malu.


"hmm, iya udah siap kok tan, makasih banyak ya" Miko pun tersenyum sambil menggaruk kepalanya karena malu.


"Iya sama-sama, maaf ya tante ganggu kalian. jangan buru-buru tante mau ke belakang dulu"


Mama Cika berjalan ke belakang dan terlihat senyum bahagia.


"gara-gara kamu tuh Cika"


"kok aku sih, kan kamu yang mulai"


mereka bertatapan sampai mengeluarkan api. "zheezzzzzzzzz"


"udahlah mending aku makan" ucap Cika memasukkan potongan buah ke mulutnya.


"aku juga mau, bagi dong Cika" merebut garpu Cika.

__ADS_1


"ehhh, garpunya cuma satuuu, tunggu aku siap makan baru kamu makan" memaperkan garpunya.


"yaudah kalo gak mau pinjam garpunya. Aku makan gini aja". Tiba-tiba Miko mengambil buah yang baru di masukkan ke dalam mulut cika seperti orang berciuman.


(tapi sayangnya gak kena, hehehehehe)


Cika kaget langsung mundur.


"gini kan lumayannn, gak kotor tangan" Miko tersenyum licik.


"Miko kamuuuuuuuuuuuuu" memukul Miko bertubi-tubi, tapi Cika cewek jadi bagi Miko gak berasa sakit.


"siapa suruh gak kasih garpunya"


"nihhh, garpunya, aku gak makan lagi" Cika ngambek


"niiihhhh, makan juga" Miko menyodorkan buah ke mulut Cika.


Tapi Cika memalingkan mukanya bertanda ia tak mau makan.


"kalo gak mau aku suapin pake garpu, jadi kamu mau aku suapin cara tadi yaaa?" Miko tersenyum licik.


"enggaakkkkkk" dengan terpaksa, Cika memakan buahnya dengan muka yang ngambeknya


Miko tersenyum bahagia, ia merasa bahwa Cika sangat imut ketika ia sedang marah-marah.


Akhirnya mereka makan buah bersama-sama sambil Miko menyuapi Cika sampai buahnya habis. Kemudian karena hari sudah mau gelap, Miko bergegas pulang ke rumah.


"makasih ya Miko udah ajarin aku" Cika berdiri di depan pintu rumah

__ADS_1


"iya sama-sama Ka, nanti kapan-kapan belajar bareng lagi" menghidupkan motornya sambil melambaikan tangannya ke Cika


"iya Miko" Cika pun membalas lambaian Miko.


Lalu Cika pun masuk ke dalam rumahnya dan membersihkan meja yang ada di ruang tamu yang ia belajar tadi. setelah bersih ia kembali ke kamarnya, meletakkan barang-barangnya kemudian merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk.


"Seru juga belajar bareng, apa besok aku belajar bareng dia aja pas istirahat? tapi dia kan ke kantin bareng teman-temannya, tapi aneh juga kok bisa dia liat pas Kayla ngerjain aku, apa dia nungguin? keknya gak mungkin deh. Iihhhhh, peninglah, besok lagi di pikir" menutupi mukanya dengan bantal.


sudah waktunya makan malam Cika pun makan, ia tidak melihat adiknya dari tadi. rupanya adiknya sedang tidur di kamar dan bangun ketika makan malam dan ayahnya juga di kantor siang tadi.


"mama seneng liat kamu hari ini" sambil mengambil makanan.


"hehehe, iya maa" malu-malu


"emang kakak kenapa ma?" tanya erza penasaran


"kamu bentar lagi dapet abang ipar" bisik mama, tapi semua mendengarnya


"mamaaaaa" muka Cika memerah karena malu.


Akhirnya semuanya tertawa, hahahahaha.....


"gak apa-apa, kamu kan emang udah gedeee" nyahut ayah


"ayah mah sama ajaaa"


"iya kak, lebih cepet lebih bagussss" erza memberikan dua jempol kepada kakaknya dengan makanan penuh di mulutnya.


Bersambung \( ̄▽ ̄;)/

__ADS_1


__ADS_2