Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
episode 9


__ADS_3

"iya kak, lebih cepet lebih bagussss" erza memberikan dua jempol kepada kakaknya dengan makanan penuh di mulutnya.


"erzaaa, jangan ikut-ikutan...... " muka Cika semakin memerah karena malu.


"sesekali gak apa-apa kak. kemarin sekali, hari ini sekali, besok sekali, lusa sekali, semuuuaaaaa sekali" sambil menghitung hari di jarinya yang kecil.


"itu namanya berkali-kali lahhh"\( ̄▽ ̄;)/ ucap Cika yang tidak tau berkata apa lagi.


makan malam telah usai di akhiri dengan canda tawa yang lebih heboh dari pada biasanya, lalu mereka kembali ke kamar masing-masing.


Cika tidak tidur awal malam ini karena ia ingin belajar terlebih dahulu. Cika mengambil buku di atas meja belajar yang ia susun rapi dan buku yang telah di catat oleh Miko tadi, kemudian ia mulai membacanya di meja belajarnya.


Ia membaca buku sampai terkantuk-kantuk tak tertahankan lagi. padahal jam di dinding masih menunjukkan pukul 10 malam, tapi entah kenapa ia sangat ngantuk.


"kok ngantuk banget yaaa, padahal masih jam 10. Apa karena bukunya yang mulai bosan. coba baca novel dulu deh" sambil menahan kantuk dan mengambil buku novel.


pada saat ia membaca novel


halaman perhalaman di baca olehnya tidak ada rasa kantuk sedikit pun, malahan ia sangat ketagihan membaca novel sampai-sampai ia lupa waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam, itu artinya kalau ia bergadang lagi ia tidak akan terbangun besok pagi.


Cika langsung membersihkan meja belajarnya lalu mulai tidur, walaupun agak sulit tidur karena ia terbayang-bayang dengan cerita novel yang ia baca.


(hadeh Cikaaaaaa, terkadang kamu sangat sulit di mengerti, tapi aku pernah sih gitu. hahahaha)


kemudian hari-hari berikutnya Miko setiap hari datang ke rumah Cika untuk belajar karena beberapa hari lagi sudah mulai ulangan. Cika pun semakin giat belajarnya, kali ini ia tidak baca novel dulu, karena takut terbayang-bayang lagi.


Hari demi hari di lewati oleh mereka berdua, dan sampai pada hari ulangan yaitu besok. Pada malam hari, yang biasanya Cika tidur jam 12 malam, kali ini ia tidur jam 3 malam, dan untungnya ia tidak telat bangun.

__ADS_1


Pagi hari di sekolah~


Kayla menghampiri Cika


"Gimana udah belajar? jangan sampe kalah lhoh. hahahaha" berjalan menjauhinya lagi.


"hai rara...." sapa Cika melambaikan tangannya ke rara.


"ihhh kenapa sih dia, baru juga masuk kelas" bisik rara kepada temannya, sambil menutupi muka menggunakan rambutnya.


"ohh, Cika, hai" manyapa balik cika, walaupun sebenarnya ia enggan menyapanya.


guru pun masuk ke dalam kelas dengan senyumnya yang indah dan menyapa murid-muridnya.


"pagi anak-anak, apa kalian udah siap ulangannya?" sambil duduk dan merapikan barang-barangnya.


dan guru pun langsung membagikan soal ulangan kepada murid-muridnya. seraya berkata.


"jangan ada yang nyontek, kalau kedapatan nyontek kertasnya ibu robek." dengan raut wajahnya yang tegas dan tatapan matanya yang tajam.


(iyalah semua guru bilang gitu, kecuali guru olah raga itu beda. guru olah raga bilang. "gak apa-apa nyontek asal jangan ribut. hehehe)


"baik buuu... "serentak menjawabnya.


ulangan pun berlangsung selama 2 jam mata pelajaran.....


dan selesai saatnya istirahat, Cika menghampiri Rara dan berkata.

__ADS_1


"Ra, kantin bareng yuk"


"ehhh, sekarang? masih rame kali gak? kan orang-orang baru keluar, mungkin bentar lagi kita keluar". ucap Rara kepada Cika


"okeoke, nanti panggil aku lagi aja ya, aku duduk dulu" berjalan menuju mejanya.


"ehhh, gue males banget kalau dia ikut, gi mana nih?" bisi Rara kepada teman-temannya.


"gimana juga beh?" ucap slah satu temen rara


"lo bantuin bilang dehhh, gue traktir lo makan deh". ucap Rara menyakini mereka


"okehhhh, janji looo" salah satu temennya pergi menuju meja Cika.


"Cika, orang kami rencana mau makan di luar kantin takutnya nantik telat balik ke kelas, kamu gak usah ikut aja ya? dari pada telat masuk nanti." salah satu temennya rara sangat pintar bermain drama, dan bisa mengelabui cika gitu aja.


"oohhh, iya gak apa-apa kok aku jajan di kantin aja sendri, makasih yaaa" dengan tampang polosnya Cika, menerima semuanya tanpa merasakan curiga.


Geng Rara pun langsung keluar kelas, dan Rara berkata "maaf ya Cika"


"iya gak apa-apa kok Ra" Cika tersenyum.


btw si Miko baru aja balik dari kantin dan ia membeli banyak makanan.


"Nih makan Ka, jangan sampe sakit, takutnya mereka malah seneng. semangat dong, buktiin kalo kamu juga bisa (* ̄ ︶  ̄*)." Miko memberikan makanan yang ia beli tadi dan duduk di samping Cika.


"Iya Miko, makasih banyak ya... ^ω^"

__ADS_1


Bersambung~o(〃^▽^〃)o


__ADS_2