
Makan siang telah selesai di sajikan di meja makan. Septi menemui mas Muji dan anak-anak di ruang keluarga. Septi berkata '' mas apa tidak jemput Ria di sekolah ''
'' iya, hampir mas lupa '' ucap mas Muji
Kemudian mas Muji pergi dan anak-anak di asuh oleh Septi.
Mereka melanjutkan kegiatannya peran mas Muji kini digantikan oleh Septi.
Beberapa waktu berlalu mas Muji dan anak-anak akhirnya sudah tiba di rumah. Namun sang anak sulung Maya belum juga tiba dirumah maka mereka memutuskan untuk makan siang bersama karena akan pergi jalan-jalan melihat keadaan lingkungan tempat mas Muji tinggal berserta anak-anaknya.
Ketiga anak mas Muji terlihat senang sekali makana kesukaan mereka terhidang di meja makan.
Septi yang melihat wajah anak-anak mas Muji bahagia tersenyum dan dalam hati berkata
'' semoga mereka suka dengan masakan saya ''
Dengan antusias anak-anak mas muji menyantap makanan nya.
Septi berkata '' anak-anak makan yang banyak ya ''
__ADS_1
Semua anak mas Muji menganggukkan kepala di karenakan di dalam mulut mereka sudah ada makanan.
Mereka kini semua diam dan menikmati makan siang dengan hikmat. Mas Muji tidak ingin selama di meja makan ada percakapan.
Selesai makan mereka semua beristirahat terlebih dahulu dan Septi masih di dapur untuk membersihkan meja makan dan mencuci semua peralatan dapur yang kotor.
Septi telah menyelesaikan semua kegiatan nya di dapur dan kini berjalan ke ruang keluarga.
Septi berkata '' mas, saya ingin istirahat dahulu kita berangkat kira-kira jam berapa ?''
'' baiklah, kita semua istirahat dulu nanti sekita jam tiga sudah siap semua untuk pergi jalan-jalan '' ucap mas Muji
Septi ingin merebahkan diri dulu sebab dia sendirian di dapur tidak ada yang membantunya karena semua anak mas Muji lagi sekolah sedangkan Anti masih kecil.
Septi ingin menghilangkan rasa penat dan letih selam di dapur untuk mempersiapkan makan siang.
Waktu berlalu jam dua siang lewat tiga puluh menit mereka sudah bersiap-siap untuk berangkat ke jalan-jalan. Belum pukul tiga mereka telah berkumpul di ruang keluarga. Mas Muji berkata '' kita berangkat sekarang anak-anak ''
Mereka lalu berangkat kali ini sang kakak Maya anak mas Muji yang paling besar juga tidak turut ikut dengan mereka. Maya belum juga pulang dari kampus.
__ADS_1
Dalam hati Septi berkata '' apa anak ini memang tidak suka sama saya, sengaja menghindar terus ''
Septi hanya bisa mengambil nafas untuk melegakan perasaan nya.
Kali ini mas Muji tidak mau membahas sang anak Maya yang tidak ikut dengan mereka. Mas Muji tidak ingin membuat perasaan Septi bertambah tidak enak hati.
Mereka semua kini berjalan menyusuri jalan kota untuk melihat-lihat keadaan sekeliling nya. Tiba di sebuah taman mas Muji berhenti dan mengajak mereka bermain di taman.
'' mari turun semua kita sampai di taman '' berkata mas Muji
Mereka semua turun dari kendaraan dan anak-anak sungguh terlihat senang lalu berjalan memasuki taman kota.
Melihat dan bermain di taman kota. Ada beberapa permainan anak-anak yang bisa mereka mainkan seperti ayunan dan pelosotan untuk anak kecil main di taman kanak-kanak.
Anak-anak bermain dengan gembira lebih kurang satu jam, Ria berkata '' ayah sudah yuk, kita ketempat lain aja ''
Mas muji berkata ''mengapa apa di sini sudah puas bila sudah kita pergi lagi ke suatu tempat.''
Mereka sepakat untuk melanjutkan perjalanan ke tempat yang lainnya.
__ADS_1