
"Iya kak, bilang sma adek juga, biar adek habisin orang yang ganggu akak (◣_◢)". Wajah erza terlihat sangat kesal karena ia mengingat kembali kejadian hari itu.
"iya za ^ω^"
Pagi harinya di sekolah~
bel berbunyi "kriiinnggg......."
Kayla bersama teman-temannya masih berbincang, "gimana nih, si Cika udah ngerusak nama baik gue depan si Miko." ucap Kayla nada kesel.
"gitu aja susah, nanti kita pikirin gimana ngerjain dia lagi, yuk masuk udah bel nih, gue gak mau di hukum lagi gara-gara telat masuk". ucap angel sambil berlari menuju ke ruang kelas dan menarik mereka berdua.
"brrruuukk" tertabrak murid di lorong kelas.
"makanya jalan pake mata dong." menatap tajam kepada muris tersebut.
"Ma-ma-aaf kak gk sengaja." kaki gemetaran dan langsung lari.
"tadi katanya mau masuk kelas, buruan woi!!!" bereng Kayla.
pada jam istirahat~
"Liat tuh si cika aman-aman aja gue rasa dia hari ini, kita butuh sedikit bumbu, gimana menurut lo berdua?" ucap Kayla kepada kedua temannya dan raut wajah tersenyum licik.
"oke juga tuhhhh." menjawab dengan serentak.
"gue ada ide, gimana kalo dia kita tantang aja?" jawab iren menunjukkan jari.
"tantang apa an?" Kayla yang penasaran dengan tantangannya.
__ADS_1
"ada-ada lo ren". ucap angel sambil memukul kepala iren. "dukkk"
"sabar napa, gue jelasin pelan-pelan." menggurutu dan memukul balik.
"gimana kalo.......(bla bla bla bla)."
"keren tuuuuhhhhh, laksanakan." bediri dan menghampiri Cika yang duduk sendiri.
berdiri di hadapan Cika dan memukul meja "plllaaakkkk...."
"sendirian aja lo, mana Miko, yang biasa di samping lo, cewek murahan."
"Mi-mi-ko gak ada apa-apa sama aku." menjawab sambil menahan air mata.
"gue gak gangguin lo sih kali ini, cuma mau nantangin lo aja. Dan lo harus mau."
Kayla ucap begitu karena dia tahu kalau Cika nilainya rendah dan selalu mendapatkan rangking di bawah Kayla.
"kali ini gak ada lagi yang halangin gue, hahahaha". kayla merangkul teman-temannya.
pada saat yang bersaaman, cika bingung harus gimana karena dia sudah tahu kalau itu cuma akal-akalan si Kayla aja.
"gimana ini, dia kan lebih pinter dari pada aku, kalau kalah aku gak ada temen lagi dong." memikir dengan sangat keras.
"gak boleh, pokoknya aku harus belajar, walaupun ini bukan pelajaran yang aku sukai tapi tetap harus bisa kalahin Kayla. semangat Cikaaaaa" ucap Cika memberi semangat kepada dirinya sambil menggenggam kedua tangannya.
pelajaran-pelajaran selanjutnya Cika makin rajin belajar. pada saat pulang Miko menghampiri Cika lagi yang sedang berjalan menuju gerbang sekolah.
"Cikaaaaaaa, tadi aku liat, mereka kerumunin kamu lagi, mereka kaya semut aja suka banget kerumunin yang manis-manis?" Miko menggoda Cika lagi dan tersenyum manis.
__ADS_1
"Miko, kamu ada-ada aja deh." Cika menunduk karena malu.
"emang mereka ngapain tadi?"
"gak kok cuma mereka mau liat aja siapa nilai yang paling tinggi nanti."
"beneran cuma itu aja?" tanya Miko semakin penasaran.
"iya beneran mikooooo."
"oiya nanti aku ke rumah kamu boleh gak? aku mau belajar bareng kamu."
"belajar ulangan itu ya? tapi kan kamu lebih pinter dari aku." Cika memasang wajah curiga.
"kan biar gak bosen aja Cika ku sayang." mencubit pipi Cika dan langsung lari.
"Mikooooooooooo, sakit tauuu." memegang pipinya yang kesakitan.
"sorry-sorry sayang, yuk pulang, ayah kamu udah di jemput tuh, pokoknya aku nanti dateng ke rumah kamu ♡(ω)♡" mendorong Cika menuju ke mobilnya.
"ta-tapi Miko?"
"udahhh, jangan sampe ayah kamu nungguin."
Dimobil~
"pacar kamu ya?" tanya ayah goda.
Bersambung \( ̄▽ ̄;)/
__ADS_1