Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
eps 123


__ADS_3

Telah dua hari orang tua Septi tinggal bersama Septi dan Tian.


Kedua ibu dan anak ini merasa bahagia bisa berkumpul dan suasana rumah tidak sunyi.


Semenjak ada orang tua Septi, Tian sang anak tidak lagi ikut Septi di warung. Sepulang sekolah Tian akan langsung pulang kerumah, menemani kakek dan nenek di rumah.


Satu bulan berlalu Septi tidak mendengar berita tentang sahabatnya Eva.


Hari ini Septi sengaja mengantar Tian ke sekolah dan menunggu Fany datang.


Tidak begitu lama datang lah Fany, Septi berkata '' nak Fany apa kabar ibu mu ! ''


'' oh... Tante , mama sekarang sakit keras kemarin ayah Fany mengantar ke rumah sakit, Fany tidak boleh ikut oleh ayah '' ucap Fany.


'' Fany nanti ke rumah Tian saja pulang sekolah biar Tante nanti minta ijin sama ayah Fany ''


berkata Septi.


'' baik tante, terima kasih !'' ucap Fany.


Kemudian Fany masuk ke dalam kelas dan Septi keluar dari sekolah untuk pergi berkerja.


Septi merasa turut prihatin dengan keadaan Fany maka dia akan mengasuh Fany kembali sampai Eva pulang kerumahnya.

__ADS_1


Hati kecil Septi berkata " nanti saya jemput Tian dan Fany pulang sekolah, pasti kedua anak tersebut senang bisa bersama lagi ''.


Waktu berlalu dengan cepat, saat menjemput Tian dan Fany pun tiba. Septi bersiap-siap untuk pergi kesekolah setelah terlebih dahulu meminta ijin sama Bu Wahyuni.


Septi telah sampai di sekolah melihat Tian menunggu di halaman.


Septi berkata " Tian anak ibu yang pintar kita tunggu kak Fany dulu ya !"


" apa kak Fany akan pulang sama kita ya ibu " ucap Tian.


" iya nak, ibu nya Fany masuk rumah sakit, jadi sementara Fany tinggal bersama kita lagi, apa Tian senang !!" ucap Septi.


Tian menjawab " tentu Tian sangat senang ibu sebab ada teman bermain di rumah nanti !


Tian melihat Fany berjalan keluar dari kelasnya berkata " kak Fany ke sini kita pulang bersama"


Mereka bertiga menuju pulang ke rumah dengan wajah riang Tian berjalan sambil berpegangan tangan dengan Fany.


Setiba di rumah mereka bertiga disambut oleh ke dua orang tua Septi.


" anak siapa ini Septi !" ucap ibu


Septi menjawab " ini Fany, Bu anak teman saya, karena ibu Fany lagi di rumah sakit maka biar Fany tinggal di sini karena kasihan bila di rumah Fany sendiri sedangkan ayahnya harus menunggu istrinya dirumah sakit "

__ADS_1


" oh gitu, ya tidak apa ibu senang jadi rumah ramai juga Septi !" ucap ibu.


Kemudian mereka masuk kedalam rumah sedangkan Septi langsung meminta ijin sama ibunya untuk pergi ke tempat kerja.


Setelah kepergian Septi maka Fany dan Tian masuk ke dalam kamar untuk berganti pakaian.


Selesai berganti pakaian Tian dan Fany menuju ruang makan.


" oh cucu nenek sudah datang mari duduk ! biar nenek hidangkan untuk makan siang, pasti kalian berdua sudah lapar ya !" ucap nenek.


Tian dan Fany menjawab serentak " ya nek ".


Lalu dengan lahapnya Tian dan Fany makan bersama.


ibu Septi merasa bahagia melihat Tian makan dengan lahapnya.


Setelah makan Tian dan Fany menuju ruang keluarga untuk melihat televisi sambil bermain.


Mereka berdua di temani sang nenek.


" sayang kalian berdua sebentar lagi tidur siang ya " berkata ibu Septi.


" baik nek, Tian nanti akan tidur siang " ucap Tian.

__ADS_1


setengah jam kemudian selesai bermain Tian dan Fany pergi ke kamar untuk tidur siang.


__ADS_2