
Denis kembali menemui Flora kekasihnya disaat sedang bersama Sakinah.
Denis mendatangi Flora di kamar hotelnya untuk mengajak orang yang dicintainya itu pergi bersama.
Denis mengatakan tidak ada wanita lain selain Flora dihatinya dan kini keduanya akan memperbaiki hubungannya kembali.
Sementara Sakinah yang mengetahui hal ini sangat sedih Denis masih mencintai Flora, dia menangis meratapi kisah cintanya.
" maaf ya kalo gua gk bisa janji jadi surga lu."ucap Denis
" Aku yakin sebenarnya kak Denis itu laki- laki yang baik " gumam ku
" Aku itu cuman perempuan perempuan biasa lo kak. Di tambah lagi aku ini anak yang di buang oleh ibunya sendiri jadi aneh.
apa kakak bilang aku kayak bidadari . Kedatangan kakak juga udah kayak malaikat buat aku. Dan rumah kak Denis udah seperti surga buat aku." Ucap ku
" Gue pengen ngajak lo jalan ke restoran. Di sini ada. Restoran yang enak banget. Maaf ya udah lo " ucap Denis
" Di minum dulu oke biar nggak sia-sia aja" ucap ku
" Ya ya" ucap Denis
Setelah beberapa menit flora telfon Denis untuk ikut acara syuting .
" Halo Den, eh kamu udah bangun mau refres bareng nggak sekalian nemenin aku ngopi." Ucap flora
" Tapi, aku lagi ngopi nih sekarang" ucap Denis
" Alhamdulilah, kak Denis mau minum kopi buatan aku . Aku kira dia bakal pergi ninggalin kopi itu buat ngopi sama flora " gumam ku
" Ya udah deh kalau gitu hari ini kamu ada rencana apa enggak sih " ucap flora
" Kenapa emangnya ?" Tanya Denis kepada flora
" Aku mau minta tolong kamu temenin aku syuting " ucap flora
" Oh kamu mau di temenin syuting. Sampai kapan emang syuting nya." Ucap Denis
" Eh sampai malam sih" ucap flora
"Ok terus di maksudnya . Rame ya" ucap Denis
" Iya lah namanya juga tempat syuting " ucap flora
" Eh kalo kamu kan tau. Aku kurang nyaman kalo di tempat rame . Orang-orang yang nggak kenal gimana. Nanti aja pas selesai syuting kamu aku jemput. Abis itu baru deh kita jalan" ucap Denis
" Oke segera Denis. Ya udah aku siap-siap dulu ya " ucap flora
" Oke ya udah . Aku warking ya. sampai ketemuan entar malam" ucap Denis
__ADS_1
" Okey bye " ucap flora untuk mengakhiri telfonya
Setelah selesai Denis akan bersiap-siap untuk keluar .
" Ya udah gua mandi dulu ya lo siap-siap aja oke
Dibalik sikapnya yang dingin ternyata Denis bisa berperilaku manis terhadap Sakinah.
Saat menuju perjalanan ke hotel, taksi yang ditumpangi Sakinah dan Denis mendadak mogok.
Sehingga mengharuskan mereka berdua untuk mencari taksi lain, namun Sakinah berinisiatif untuk naik angkot dari pada taksi, sehingga tanpa berpikir panjang Denis mengiyakan ajakan istrinya.
Denis dan Sakinah pergi jalan-jalan berdua. Mereka berdua jalan-jalan di pinggir kota.
Dalam perjalanan mencari angkot, Denis dan Sakinah mampir untuk membeli bakso dan makan bersama.
Sembari menikmati makanan . Di tempat ini lah nantinya Denis akan melakukan hal mesra pada Sakinah.
Pada saat tengah makan, ada makanan yang menempel di mulut Sakinah. Denis pun mengelap makanan itu hingga membuat Sakinah salah tingkah.
Saat sedang makan, Denis berinisiatif untuk membersihkan sisa makanan yang ada di wajah Sakinah.
Keduanya tampak tersipu malu dan kembali melanjutkan perjalanan untuk mencari angkot.
Tanpa sadar Denis mengagumi sosok Sakinah yang sederhana, ia merasa bahwa istrinya cukup dibahagiakan oleh hal-hal sederhana tanpa bermewah-mewahan.
Selain itu, Denis merasa senang karena bisa membuat Sakinah gembira pada saat itu.Selesai makan keduanya pun pergi menaiki angkot.
Saat akan memasuki angkot, Saat hendak menunggu angkot ternyata temanya adik Denis dan adik nya Denis melihat juga melihat sang kakak.
Ia merasa sebal karena kakaknya naik angkot bersama dengan Sakinah.
Adik Denis lantas mengadukan hal yang ia lihat kepada Mama Lauza.
Mama Lauza heran kenapa Denis ada di Jakarta padahal dia izin hendak pergi ke Bali.
Namun ternyata Denis ada di Jakarta. Denis rela membohongi sang mama agar bisa menemui Flora.
Sementara kabar yang diketahui oleh keluarga dan sahabat, Denis dan Sakinah pergi berbulan madu ke Bali.
Tampaknya Denis dan Sakinah menutup rapat kejadian yang tengah menimpa mereka di bandara.
Pasalnya Denis membatalkan rencana bulan madu mereka ke Bali saat melihat Flora di bandara.
" Kenapa ? " Tanya Denis ke pada sopir taksi
" Kayaknya ban nya kempes mas " ucap pak sopir taksi
" Harus ganti ban ya pak " ucap ku kepada pak sopir taksi
__ADS_1
" Iya , saya mesti ganti bannya dulu nih . Saya gantiin cari taksi yang lain ya mbak " ucap pak sopir taksi
" Iya udah boleh mas" ucap Denis
" Kakak , tapi ke mini udah dekat. Gimana kalo kita naik angkot aja " ucap ku
" Oh iya udah boleh . Yang penting kamu seneng " ucap Denis
" Ini pak uangnya kembali pegang aja ya pak" ucap Denis kepada pak sopir taksi
" Makasih ya mas " ucap pak sopir taksi
Lalu aku dan Denis turun dari taksi dan berjalan-jalan di kota jakarta . Aku melihat pakaian di jalan dan aku memilih pakaian yang bagus . Habis itu aku mampir ke pedagang bakso buat makan di situ .
" Gimana tadi bakso nya enak kan . Nggak kalah sama restoran makan juga " ucap ku
" Sekarang kita mau apa lagi ? " Tanya Denis kepada ku
" Kelihatannya si Sakinah seneng banget hari ini . Syukur deh gua bisa bikin dia sedikit seneng . Ternyata simpel ini ya bikin dia bahagia. Nggak perlu sesuatu yang mahal atau jalan-jalan jauh. Pribadinya iya " gumam Denis dan dia melamun saat aku berjalan
" kan kita mau naik angkot dari sana " ucap ku sambil menunjuk angkot di depan jalan. Aku dan Denis langsung menuju angkot yang depan jalan . Aku dan Denis masuk angkot
Saat hendak menunggu angkot ternyata adik Denis melihat sang kakak.
Ia merasa sebal karena kakaknya naik angkot bersama dengan Sakinah.
Adik Denis lantas mengadukan hal yang ia lihat kepada Mama Lauza.
Mama Lauza heran kenapa Denis ada di Jakarta padahal dia izin hendak pergi ke Bali.
" Eh itu tuh kak Denis ya kakak lo." Ucap teman Tania adik nya Denis
" Kok dia naik angkot sih kakak gue . Ngaco lu. Dia kan lagi honeymoon sama cewek kampungan itu " ucap Tania yang nggak percaya sama ucapan teman nya
" Itu tuh liat angkot yang di depan " ucap temannya Tania
" Ya mana sih " ucap Tania sambil melihat- lihat angkot yang sedang jalan di depan kaca mobil . Namun tidak kelihatan bahwa kakaknya naik angkot.
" Ya ampun itu yang baru masuk angkot " ucap temannya Tania
" Nggak nggak nggak nggak. Lo pasti salah liat sumpah " ucap Tania yang semakin tidak percaya sama temannya
" Yang tadi gua liat itu kakak lo kak Denis. Kan gua hafal banget sama mukanya " ucap temannya Tania
" iyah benar itu kakak aku" ucap Tania saat melihat kak nya berada di angkot
lalu Tania mengadu kepada papanya lewat telfon kalau kakak masih di jakarta . Tania pun bergegas pulang untuk menemui kedua orang tuanya dan mengatakan sebenar nya bahwa. Tania melihat nya dengan mata kepalanya sendiri bahwa kakak nya masih di jakarta
sontak orang tua Denis kaget atas berita dari Tania klau Denis masih di jakarta tidak honeymoon ke Bali. Merekapun mencari tahu apa kah Tania benar .
__ADS_1