Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
eps 95


__ADS_3

Rupanya temen Septi si Eva juga mengantar putranya di sekolah yang sama dengan Tian.


Namun anak Eva sudah kelas dua SD lebih tua satu tahun dengan Tian.


Sewaktu Eva mau pulang setelah mengantarkan anaknya melihat ada seseorang yang mirip dengan orang yang di kenal Eva, maka Eva coba mendekati dan memang benar itu teman Eva semasa SMA dulu.


Pertemuan yang tidak di sengaja ini membuat Septi gembira karena tidak menyangka akan bertemu dengan teman lama dan di daerah yang jauh dari tempat mereka sekolah dulu waktu SMA.


Tidak terasa bel istirahat berbunyi, Tian dan anak-anak yang lain mulai keluar dari kelasnya masing-masing.


Septi dan Eva beranjak meninggalkan taman menuju ke ruang kelas anaknya. Kebetulan anak Eva kelas dua jadi tidak begitu jauh dengan kelas Tian anak Septi.


Septi memamggil sang anak


'' Tian di sini ibu ''


Tian mencari sumber suara dan berlari mendekati keberadaan Septi.


'' Tian berjalan saja jangan berlari, takut tersandung nantinya '' berkata Septi.


'' iya ibu ''ucap Tian


Dasar anak-anak di beri tahu oleh orang tua sering tidak menuruti.


Tian masih juga berlari, tetapi tidak begitu kencang larinya.

__ADS_1


Eva juga telah menemui anaknya yang bernama Fany. Lalu dia mengajak anaknya untuk menemui Septi.


Eva berkata '' Septi kita ke kantin yuk bawa anak-anak untuk makan sekaligus biar mereka berkenalan ''


'' Oky Eva , saya juga ingin mengenal anak kamu lebih dekat '' ucap Septi.


Maka mereka ber-empat pergi ke kantin sekolah dan di sana juga sudah ada siswa lain yang terlebih dahulu datang ke kantin.


Mereka duduk di kursi dan mengenalkan anak mereka masing-masing.


Septi berkata '' siapa nama kamu anak cakep ''


'' saya Fany , Tante '' ucap anak Eva


Lalu Tian dan Fany saling berjabat tangan.


Eva berkata '' mari kita makan, mau pesan apa anak-anak''


'' saya ingin makan bakso Bu '' ucap Tian kepada Septi ibunya.


'' oke, anak ibu yang pintar '' ucap Septi.


'' saya juga bakso ya Bu '' ucap Fany kepada Eva.


Karena mereka anak-anak ingin bakso maka Eva memesan empat porsi bakso kepada bapak yang berjualan di kantin.

__ADS_1


Tidak begitu lama telah terhidang empat porsi bakso dan terlihat enak. Dengan antusias kedua anak ini memakan baksonya.


''memang bakso di kantin ini terkenal enak '' berkata Eva.


Maka tidak salah Fany juga ingin makan bakso sebab dia lebih tau makanan di kantin karena telah bersekolah satu tahun lamanya.


Berempat menikmati makan bakso dengan hikmat, tidak ada yang berbicara. Sampai selesai baru mereka melanjutkan bicara.


'' Septi berapa orang anak kamu '' ucap Eva


'' hanya satu, Tian ini anak saya semata wayang '' berkata Septi.


'' berarti kita sama ya saya juga masih satu Fany '' ucap Eva


bel berbunyi


teeeeeee


tanda seluruh siswa harus mengakhiri waktu istirahat nya dan kembali ke kelas masing-masing.


Septi berkata '' anak-anak kalian masuk kelas ya bersama ''


Begitu pula Tian dan Fany pergi bersama ke kelas. Mereka meninggalkan ke dua orang tua mereka yang masih berbincang di kantin.


Eva merupakan seorang ibu rumah tangga jadi hari ini tidak ada kesibukan. Waktu nya banyak untuk Fany sang anak beda dengan Septi, dia harus mencari uang dan sekaligus mengurus Tian.

__ADS_1


__ADS_2