Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
eps 61


__ADS_3

Pertemuan ini membuat Iyan dan Septi harus mengakhiri hubungan mereka.


Dengan berat hati kedua insan ini mencoba untuk menjalaninya.


Kedua orang tua Septi memberikan nasehat agar Iyan dan Septi bisa menerima takdir, kenyataan bahwa mereka saling mencintai tetapi tidak saling memiliki.


Ayah dan ibu Septi juga membesarkan hati mereka untuk dapat menjalankan kehidupan kedepannya demi sang buah hati Tian.


Benar Tian masih bayi atau kecil namun dia butuh seorang orang ayah untuk di akte kelahiran Tian.


akhirnya Iyan pulang dengan hati pilu, di tatapnya Tian anak kandung nya yang akan di asuh oleh bukan dirinya tetapi ayah yang menang di atas kertas.


Septi pun meneteskan air mata saat Iyan permisi untuk pulang.


Apa lagi saat Iyan mencium Tian berulang kali.


Ayah meminta pada Aria untuk membawa Septi dan Tian bulan depan agar Septi bisa menata hatinya untuk hidup bersama Aria kembali.


Permintaan ini disetujui oleh Aria, sebab dia tidak ingin sang ayah Septi curiga.


Aria pun ikut permisi pulang.


Kini tinggal lah kedua orang tua dan anak yang sedang duduk di ruang keluarga.

__ADS_1


ayah berkata


" Septi jalani aja rumah tangga kamu, semoga Aria nantinya berubah "


sang ibu berkata juga


" Bila memang kamu berjodoh dengan Iyan suatu saat pasti bertemu, apa lagi di antara kalian ada Tian "


Septi memeluk ibu nya. ibu yang mengerti akan perasaan sang anak membelainya dan membisikan


" sabar sayang, buah kesabaran nantinya pasti manis dan banyaklah berdoa kepada Allah SWT "


ayah juga memberikan pencerahan hati untuk selalu meminta sesuatu dengan Allah SWT. Dia yang memiliki segalanya dan bisa memobak balikan hati manusia.


Ayah Septi sengaja tidak mengijinkan Aria membawa Septi dan Tian pulang saat ini juga dikarenakan ayah Septi ingin memberikan kekuatan ke pada Septi.


Juga waktu berpikir untuk Septi bisa menerima dan ikhlas menjalani takdir hidupnya.


Orang tua Septi berusaha selama Septi tinggal di rumah nya untuk membangkitkan semangat hidup dan juga kewajiban sebagai seorang istri yang menurut agama wajib dilakukan.


Untung sang ayah tidak memperlihatkan kemarahannya mengetahui perselingkuhan Septi.


Tetapi saat ini ayah ingin memberikan pemahaman ke pada Septi kewajiban sebagai seorang istri yang baik.

__ADS_1


#####


Hari-hari Septi di rumah orang tuanya di berikan pemahaman dan di ajarkan agar lebih ikhlas dengan takdir yang di berikan oleh Allah SWT.


Ayah berpesan kepada Septi untuk tidak mengulangi kesalahan yang telah diperbuatnya.


ayah ingin anaknya tidak menambah dosa yang telah ada.


Dan di mata agama memang Septi masih hak suaminya.


Bagaimana pun bila seorang suami tidak mau menceraikan istrinya maka tidak akan terjadi perpisahan, walaupun seorang istri berucap cerai atau berpisah berkali-kali.


Itulah hak istimewa seorang suami kepada istrinya.


Di mana seorang istri surganya di suami.


ayah dan ibu Septi selalu mengajak Septi untuk beribadah bersama dan di akhiri dengan membuka kitab suci.


Membaca arti dan makna yang terkandung didalam kitab suci.


Setiap hari kegiatan ini di lakukan bersama-sama, untuk menambah kekuatan bagi Septi bahwa Allah SWT selalu ada di dalam suka dan duka kita.


Kita umatnya agar menyerah kan sepuh hidup kita kepada Allah SWT yang memiliki alam semesta ini.

__ADS_1


Dan yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan yang berat melebihi kemampuan umatnya.


__ADS_2