Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
eps 98


__ADS_3

Eva berkata '' Septi saya punya masalah dengan suami saya !''


'' va, setiap orang berumah tangga pasti ada masalah tidak mungkin mulus terus '' ucap Septi.


Memang hidup kita sebagai manusia penuh dengan cobaan.


Segala suka dan duka pasti kita lewati tiada satu manusia yang luput dari cobaan hidup.


Tinggal kita manusia menyingkapi semua permasalahan itu dengan baik dan kepala dingin.


Seperti dilautan terkadang terlihat tenang dan sewaktu-waktu pasti ada gelombang yang datang. Ini juga seperti hidup manusia terkadang tenang dan terkadang ada masalah. Masalah itu sendiri untuk menguji kita dan mengingatkan diri kita untuk selalu mendekatkan dengan sang pencipta di dalam kondisi apapun baik suka maupun duka.


'' begini Sep, aku ini tidak bisa melaksanakan kewajiban saya kepada suami !'' ucap Eva.


'' memang kenapa ?'' berkata Septi.


'' saya bila berhubungan intim dengan suami daerah ******** saya sakit, tadinya tidak terlalu sakit namun beriring ya waktu sakitnya tambah parah sampai suami saya mendengar erangan rasa sakit sehingga sering dia tidak jadi meneruskan aktivitas nya '' ucap Eva.


'' berarti suami kamu tau bila kamu sakit ! dan apa kamu sudah memeriksakan diri ke dokter Eva ?'' berkata Septi.


Eva lalu menerangkan semua apa yang telah di lakukan untuk mengetahui apa penyebabnya dia tidak bisa berhubungan dengan suami. Dan hasil pemeriksaan dari dokter dia mengindap sakit kanker serviks.

__ADS_1


Septi yang mendengar semua perkataan Eva terkejut dan menarik nafas dalam-dalam.


'' Eva, saya turut berduka ya atas apa yang sedang kamu alami saat ini '' ucap Septi.


'' terima kasih atas simpati nya Septi ! saya tidak bisa bicarakan tentang sakit saya dengan suami !'' ucap Eva.


'' Va, mengapa kamu harus takut dan suami berhak untuk tau penyakit yang kamu derita Va !'' berkata Septi.


'' saya bingung Sep ! biaya untuk operasi kata dokter puluhan juta dan saya tau benar keuangan keluarga saya saat ini '' ucap Eva.


'' maaf Va, apa kamu tidak punya tabungan selama berumahtangga !'' berkata Septi.


'' ada tabungan Sep, tetapi tidak banyak karena suami saya baru membeli sebuah mobil '' ucap Eva.


'' ya, memang dokternya bilang masih setadium dini namun tidak bisa di biarkan terus harus dilakukan operasi '' ucap Eva.


'' gini aja bila diaknosa dokter seperti itu berarti kamu masih ada waktu untuk membicarakan dengan suami mu dan saran saya harus secepatnya Va jangan di biarkan berlarut-larut '' berkata Septi.


Eva menarik nafas dalam-dalam mendengar saran Septi.


'' Eva, maaf ya kita sambung lain waktu ya, sebab ini waktunya Tian sudah pulang sekolah '' ucap Septi.

__ADS_1


'' iya ya, maaf Septi sampai kelupaan asik bercerita, mari kita ke sekolah anak-anak '' berkata Eva.


Kedua sahabat ini lalu meninggalkan taman menuju tempat anak-anak mereka sekolah.


Akhirnya Septi dan Eva tiba di sekolah tepat Tian waktunya pulang dan terlihat Tian keluar dari kelas.


'' Tian, ibu di sini '' Septi memanggil.


Tian berjalan mendekati Septi dan Eva.


'' selamat siang tante ! apa kabar lama tidak bertemu !'' ucap Tian.


'' siang anak pintar, kabar Tante baik-baik aja. Bagaiman disekolah hari ini Tian !'' berkata Eva.


'' menyenangkan tante, belajarnya seru !'' ucap Tian.


Eva dan Septi tersenyum mendengar perkataan Tian.


Berkata Septi '' maaf ya Va, kami harus pulang lain waktu kita bertemu kembali !''


'' baik Septi, selamat jalan hati-hati ya !'' ucap Eva.

__ADS_1


'' daaaaaaaaa'' ucap Septi dan Tian.


Ibu dan anak ini meninggalkan sekolah sedangkan Eva masih menunggu sang putranya pulang beberapa saat kemudian.


__ADS_2