Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
15 . Denis batal kan honeymoon untuk mengejar flora


__ADS_3

Denis dan Sakinah Berbulan Madu alias Honeymoon di Bali


Denis dan Sakinah akan pergi berbulan madu setelah mendapatkan tiket honeymoon dari Pak Mario dan kini keduanya, berpamitan kepada Pak Mario dan juga Ibu Lauza.


Ibu Lauza pun terlihat begitu berharap apa yang dilakukannya untuk Denis dan Sakinah itu bisa membuat mereka saling membuka hati dan mulai jatuh cinta.


Ibu Lauza pun memberikan ucapan selamat kepada Sakinah dan Denis yang akan pergi berbulan madu alias honeymoon ke Bali.


Sakinah dan Denis sudah berada di bandara namun sangat disayangkan, Denis tidak sengaja melihat Flora.


Denis pun kini tidak menghiraukan Sakinah dan lebih memilih untuk mengejar Flora disatu sisi, Sakinah juga turut mengejar Denis yang berlari memanggil Flora.


Setelah Denis bertemu Flora tanpa diduga Denis dengan refleks ingin memeluk Flora dihadapan Sakinah sontak saja, Sakinah merasa sakit hati karena tidak dianggap oleh Denis.


" Lu tunggu sini ya . Jangan kemana - mana ya " ucap Denis ke pada ku . Denis tidak di sengaja melihat flora dan langsung mengejar nya


" Kak Denis kak Denis " ucap ku


" Flora " ucap Denis yang memanggil flora dan mendekati flora


" Denis , Denis kita udah putus " ucap flora yang kaget pas Denis di sebelahnya . Denis bertemu flora tanpa di duga Denis dengan reflek ingin memeluk flora namun flora menolaknya.


" Bukan kita yang putus. Tapi kamu yang putusin aku . Tanpa ngasih aku kesempatan untuk ngejelasin semuanya " ucap Denis


" Ya kamu kan tau sifat aku . Aku nggak pernah mikirin yang udah berlalu . Lu ngapain sih disini " ucap flora


" Kalo flora tau gua mau pergi honeymoon . Nggak nggak " gumam Denis untuk tidak memberitahu flora bahwa Denis akan pergi honeymoon . Kalau dia tau pasti dia akan marah dan pergi meninggalkannya. Denis sangat mencintai flora .


" Ya aku di sini karena aku mau nyusulin kamu ke Amerika . Eh malah ketemu kamu disini . Takdir emang nggak ada yang bisa nebak ya . Cincin tunangan kamu mana " ucap Denis berbohong ke pada flora . Lalu Denis melihat tangan flora dan menanyakan tentang cincin tunangan nya bersama bule yang di Amerika .


" Cincin,emang kapan aku tunangan" ucap flora


" Yang waktu itu kamu post ini apa ? " Pertanyaan Denis kepada flora sambil memperlihat kan post foto tangan yang memakai cincin yang di medsos .


" ya ampun itu endorse doang " Ucap flora menghela pertanyaan Denis dan memperjelas kan


" Endorse ! Berarti kamu nggak tunangan sama cowok bule itu " ucap Denis kepada flora


" Emang kamu pikir aku bisa secepat itu. Percaya lagi sama orang lain salah . Orang yang paling aku percaya nusuk aku dari belakang . Berduaan sama cewek lain di mobil dan mesum. Emang , emang kalo aku lagi deket sama Mike. Cuma aku belum mutusin aku bakal nikah sama dia apa nggak


" ucap flora


" Astaga. Flow video itu nggak bener . " ucap Denis


" Aku harus pergi" ucap flora yang ingin pergi dari Denis tapi Denis menarik tangan flora untuk tidak pergi .

__ADS_1


" Flow tunggu . Please tunggu , kamu nggak boleh pergi sebelum aku jelasin semuanya oke " ucap Denis menarik tangan flora


" Lepasin tangan aku Denis aku mau pergi " ucap flora yang ingin melepaskan genggamannya namun tidak bisa .


" Aku aku akan jelasin semuanya . Aku nggak akan lepasin kamu" ucap Denis lalu Mike datang dan memegang tangan Denis untuk melepaskan tangan flora dari genggamannya . Lalu flora di bawa pergi oleh Mike dan masuk di mobil yang berwarna hitam.


Setelah flora pergi . Denis langsung berlari menuju ku . Aku menunggu Denis yang sangat lama dan akhirnya datang juga.


" Kenapa kak. Kakak nggak papa " ucap ku setelah Denis datang mendekati ku


" Eh Sakinah kayaknya kita nggak jadi ke Bali " ucap Denis ke pada ku


" Eh iya nggak apa apa . Tapi yang penting kakak nggak kenapa- kenapa kan " ucap ku


" Nggak , aku baik- baik aja kok " ucap Denis


" Eh ya udah kalo gitu kita telfon pak Ujang aja kali ya . Siapa tau pak Ujang belum jauh.


" Sakinah maksud gua . Gua nggak bolehin lu keluar kamar. Gua cuma nggak mau nanti lo ketemu sama flora . Oke lagi kalo flora sampai ngeliat lo keluar dari kamar ini. Lu tau kan flora benci sama gua karena apa karena video kita gua cuma nggak mau flora punya pikiran gua ada hubungan sama lo " ucap Denis


" Iya ngerti kok . Aku janji aku nggak akan keluar dari kamar ini" ucap ku dengan wajah tersenyum seolah-olah tidak merasakan sakit . Pada hal dalam hati merasa sakit hati yg semakin mendalam .


" Sakinah makasih ya buat pengertian mu . Oke gua keluar dulu. Selamat istirahat " ucap Denis


Setelah Denis keluar aku hanya menangis di kamar . Berjalan menuju kasur setelah sampai aku langsung duduk di kasur, menaruh tas yang aku pegang dan mengusap- ngusap air mata yang jatuh menahan rasa sakit hati . Setelah beberapa menit Namira menelfon ku .


Aku mendengar suara hp ku di dalam tas . Lalu aku mengambil nya dan aku angkat telfon Namira


"Assalammualaikum" ucap ku


" Walaikumsalam. Kamu lagi di mana ? ." Ucap Namira


" Aku lagi di hotel " ucap ku


" Udah di hotel. Gila cepet banget eh . Gue kasih tau ya sama lo jangan macam - macam sama Denis di hotel " ucap Namira


" Kayak nya tuh sekarang bukan urusan kamu lagi ya ra " ucap ku


" Maksud lo apaan bukan urusan gue. Lo denger yah. Semua yang berhubungan sama Denis itu adalah urusan gue. Sekarang Denis mana" ucap Namira


" Kakak lagi keluar sebentar" ucap ku


" Lo ada di hotel mana " ucap Namira


" Emang kenapa ya ra " ucap ku

__ADS_1


" Aduh gimana ya caranya biar gue bisa dapat alamat kontak hotel Denis sama Sakinah " gumam Namira


" Ya gue nggak percaya aja kalo Denis itu sayang banget sama lo . Terus bawa lo honeymoon segala ke Bali lagi. Gue tau kok itu semua cuman pura- pura kan. Biar orang tuanya Denis itu percaya. Kalo Denis beneran sayang sama lo " ucap Namira


" Enggak , enggak pura-pura kok. Dia sekarang udah mulai nerima aku dan udah perhatian sama aku " ucap ku yang berbohong ke pada Namira


" Sakinah, udah deh lo tuh nggak usah bangga-bangain Denis yang sayang sama lo. Lo tuh sengaja kan mau bikin gue panas ya kan " ucap Namira


" Tapi semua itu benar kok ra ." Ucap ku


" Oke , kalo semua itu benar. Sekarang buktiin ke gue. Kalo lo emang beneran di Bali . Kasih tau gue nama hotelnya apaan di tempat lo nginep " ucap Namira


" tapi eh aku. Aku lupa ra namanya apa. Gue nggak tau" Ucap ku beralasan tidak tau tempatnya


" Lo apaan sih . Lo kan nginep di hotel yang elit "


ke esok hari nya


Namun terjadi sebuah insiden yang membuat Sakinah dan Denis dipaksa menikah. Di mana mereka menikah tanpa ada rasa suka.


Walaupun sudah menikah, Denis masih terus mengejar mantan kekasihnya yaitu Flora. Dia masih berharap mereka berdua dapat menjalin hubungan seperti dulu.


Semua keluarga Sakinah dan Denis percaya jika Denis benar - benar di Bali karena dia video call dengan background pantai.


Hal itu dilakukan Denis untuk mengelabuhi semua orang agar tidak dimarahi karena sebenarnya dia bermaksud mendekati Flora lagi.



Flora dan Denis masih saling mencintai, selama menginap di hotel, mereka berdua kerap bertemu dan berkencan.


" Wah gawat kalo flora ketemu sama sakinah" gumam Denis dan langsung menelfon tapi tak ku angkat karna posisi ku sedang berada di dalam lemari . Buat keluar takut di marahin kak Denis tapi aku tak sanggup kalo Denis berduaan di kamar hotel


Sakinah yang mengetahui hal itu sebenarnya tidak rela melihat suaminya masih berhubungan dengan sang mantan pacar.



Tapi apa boleh buat, Denis secara terang - terangan bilang: "Kamu tau kan kalau kita harus pisah ketika nanti aku balikan lagi sama Flo?"



"Iya, aku tau kak!" kata Sakina.



Flora kemudian telpon Denis dan mengajaknya berkencan. Denis menyanggupi ajakan itu dan meninggalkan Sakina di kamar sendirian.

__ADS_1



Ketika pulang dari kencan, Denis melihat Sakina tidur di sofa tanpa selimut. Dia pun menyelimuti istrinya itu sedangkan dia sendiri tidak pakai selimut.


__ADS_2