
Septi memang sudah merencanakan untuk berterus-terang dengan ke dua orang tua nya tentang hubungannya dengan Iyan.
Maka Septi meminta Iyan datang terlebih dahulu sebelum Aria menjemputnya.
Septi ingin mendengar pendapat orang tua Septi apa solusi atau jalan keluar yang terbaik untuk menghadapi masalah ini.
Di sini Septi mengharapkan Iyan yang bicara langsung ke pada orang tua Septi apa yang terjadi di antara mereka berdua.
Iyan dengan rasa dak dik duk dan merasa khawatir apakah orang tua Septi mau mendengar alasannya atau akan mengusir Iyan karena telah merusak hubungan suami istri anaknya.
Dengan sedikit gemetar Iyan mengutarakan maksudnya ke pada orang tua Septi.
Iyan berkata " ayah dan ibu ijin kan saya untuk menjaga Septi dan Tian ?"
ayah terkejut mendengar ucapan Iyan berkata " nak Iyan apa maksudnya ini anak saya Septi memiliki suami !"
Untuk menghindari ke salah paham atas ucapannya Iyan mulai menceritakan awal mula terjadinya hubungan antara Septi dan Iyan.
Iyan berkata " maaf pak bukan bermaksud saya lancang ingin merusak rumah tangga Septi, namun kami saling menyayangi "
ayah Septi mendengar seluruh cerita apa yang terjadi di antara Septi dan Iyan juga dengan suaminya Aria, masih berpikir untuk menganalisa masalahnya agar mendapatkan jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak.
__ADS_1
" ayah belum bisa memberikan keputusan apa-apa karena semua telah terjadi untuk apa di sesali " kata ayah
ibu lalu memberi saran untuk saat ini menunggu Aria datang dan membicarakan bersama-sama sehingga saling mendengar pendapat dari semua pihak.
Terutama dari Aria yang pada masalah ini pihak yang dirugikan.
ayah juga menyambut baik ide sang ibu.
yang menurut ayah keputusan Aria sebagai suami resmi Septi itu sangat penting untuk mengambil langkah dan jalan apa yang bisa menyelesaikan masalah keluarga Septi.
Perbincangan ini tidak menemukan hasil sebab menanti kedatangan Aria ke rumah orang tua Septi.
Ibu dan ayah hanya berharap ke pada Septi untuk bahagia dengan pilihannya sendiri.
Sebab ke dua orang tua Septi merasa bersalah telah menjodohkan Septi dengan Aria.
Namun orang tua Septi tidak mengetahui kelakuan Aria di dalam keluarga yang dibinanya.
Untuk menanti kedatangan Aria,
Iyan mencari sebuah penginapan
__ADS_1
sebab ayah Septi menyarankan agar Iyan tidur tidak satu rumah dengan Septi.
ayah takut terjadi apa-apa karena kedua insan ini memang terlihat sangat menyayangi satu sama yang lain.
Saat ini aja setelah semua terungkap, Septi dan Iyan serta Tian saling memberikan perhatian kasih sayang layaknya sebagai suami istri.
Malam tiba setelah makan malam Iyan berpamitan untuk ke penginapan.
"ayah, ibu,, saya mohon diri
terima kasih atas semua pengertiannya, esok hari saya akan kembali ke sini " ucap Iyan
Selesai bicara Iyan mencium tangan ke dua orang tua Septi,
ini Iyan lakukan karena statusnya sudah berubah sebagai seorang yang menginginkan anaknya.
Septi mengantar Iyan sampai di depan pintu.
" yang besok kita jalan ke luar sama Tian, saya sudah rindu ingin berjalan bertiga,, itu seperti keluarga orang-orang ! pasti enak yang ?'' berkata Iyan
" say, memang saya tidak pernah jalan-jalan karena belum empat puluh hari dan besok sudah lebih, semoga ibu dan ayah mengijinkan kita jalan say !" ucap Septi.
__ADS_1