
Bu Lauza menangis melihat anak kandungnya disia-siakan. Berulangkali Denis sengaja menyakiti Sakinah.
Pak Mario akhirnya sampai di titik darah penghabisannya, dia kemudian mengajukan syarat pada Denis.
"Jika kamu tidak bisa menghargai Sakinah sebagai istri kamu, maka seharusnya kamu yang pergi dari rumah Papa, bukan Sakinah!" kata Pak Mario.
Ketika itu Denis tak keberatan untuk meninggalkan rumahnya.
"Tapi tunggu dulu, serahkan semua kartu kredit, kunci mobil dan handphone kamu, karena itu adalah pemberian Papa," kata Pak Mario.
Denis justru memilih Flora ketimbang keluarganya sendiri, dia serahkan semua harta pemberian Papanya itu dan lalu pergi dari rumahnya.
Sakinah memohon agar Denis tidak pergi sampai bersimpuh di kakinya. Namun Denis tak menghiraukannya.
Denis tetap pergi dari kediamannya tanpa membawa apapun, Sakinah berlari mengejar Denis.
Denis pinjam HP tukang ojek untuk menelpon Flora namun tidak diangkat. Saat itulah, Denis melihat Sakinah terjatuh mengejarnya.
Denis kemudian memberikan waktu satu bulan bagi Sakinah untuk membicarakan masalahnya kepada keluarganya.
Sakinah pun mengiyakan tawaran Denis dengan syarat ia harus kembali ke rumah.
Saat sampai di rumah, semua anggota keluarga menunggu kehadiran mereka.
Denis pun meminta maaf kepada sang ayah atas perilaku lancangnya karena sudah melawan orang tuanya sendiri.
Ayah Denis pun mengatakan untuk meminta maaf terlebih dahulu kepada Sakinah.
Pasalnya saat Sakinah mencoba mengejar Denis, kaki istrinya terluka tertusuk oleh benda tajam.
Denis kemudian melihat Sakinah yang tidak mengenakan alas kaki.
Ia lalu memutuskan untuk menggendong Sakinah sampai ke rumah.
Karena kasihan, akhirnya Denis menggendong Sakinah pulang sebab kakinya sakit dan tak bisa berjalan.
" Gue kasih lu waktu sebulan . Kasih tau semuanya " ucap Denis
" Oke satu bulan . Satu bulan aku akan bicara ke keluarga aku. Tapi sekarang kakak pulang ya. Keluarga kakak juga khawatir banget ketika kakak pergi gitu aja " ucap ku lalu aku beranjak ke pintu untuk membukanya . Tetapi kaki serasa Sakit . Dengan berjalan melangkah sangat lambat . Denis pun merasa kasihan terhadap ku lalu Denis menggendongku .
__ADS_1
" Ayo naik cepetan " ucap Denis dengan badan membungkuk biar aku bisa naik ke punggung nya setelah sampai di ruangan tamu ibu ,bapak ,kakak sangat khawatir dengan ke adaan ku yang kakinya terluka . Namun adiknya Denis melirik dengan sinis karena dia tidak suka kepada ku.
" Sakinah ya allah. Ya allah hah kaki kamu kenapa . Sakinah kenapa kamu nak " ucap bu lauza yang khawatir dan mendekatiku
" Bu demi allah nggak papa bu" ucap ku
" Bener nggak papa . Coba ibu mau liat kenapa " ucap bu lauza
" Nggak papa ini . Ini cuma luka karena tadi ke injak batu. Tapi nggak papa kok ma " ucap ku
" Tapi harus di obati nak nanti takut infeksi " ucap bu lauza memberi obat luka dan mengobatinya
" Kak aku seneng banget akhirnya kakak bisa balik lagi ke rumah ini " ucap Tania ke pada Denis
" Papah , maafin Denis " ucap Denis yang berlutut di kaki pak Mario
" siapa udah bersikap lancang kayak tadi sama papa " ucap pak Mario
" Maaf kan aku " ucap Denis yang berlutut di kaki pak Mario dan mencium tangannya
" Papa rindu sama kamu . Walau pun kamu tidak minta maaf sama bapak. Papa akan selalu memaafkan kamu . Tapi kalau kamu sibuk-sibuk mau menyikap maaf . Mau mengatakan maaf. Minta maaf lah kepada Sakinah istri kamu senyuman mu. Lihat kakinya demi mencari kamu sampai dia rela melukai kaki nya . Mencari dan akan mengambil semua yang ada pada takwa. Tapi dia mencari suami seperti kamu. Yang di anggap kamu seperti orang yang paling baik dan kamu Denis kamu harus bersyukur. Kamu telah mendapatkan sosok Sakinah. Jangan sia-siakan Sakinah. Atau kamu akan menyesal seumur hidup. Permisi dulu papa mau istirahat ya " kata pak Mario untuk menasehati Denis
Denis meminta maaf kepada ayahnya, lalu pak Mario mengatakan jangan menyakiti Sakinah atau kamu akan menyesal nantinya.
Sementara itu Sakinah berkunjung ke rumah orang tua angkatnya, shopia begitu heboh ketika Sakinah kesana dengan diantar supir dan mobil barunya.
Sakinah begitu beruntung, baru saja menikah sudah diberikan mobil oleh mertuanya.
Hati Namira panas melihat Sakinah memakai mobil baru. Sakinah lalu mengatakan jika dia sangat menghargai hadiah pemberian pak Mario dan mama Lauza.
Sakinah juga diberi hadiah mobil oleh keluarga Denis. Hal ini membuat Namira marah dan kesal.
Ia menyudutkan Sakinah karena memanfaatkan kekayaan Denis.
Sakinah menjawab ia menggunakan mobil itu untuk menghargai ayah dan ibunya Denis.
Hal itu membuat Namira semakin kesal.
Ia juga secara diam-diam bertemu dengan Kania. Fadil melihat Sakinah dan menghentikan laju motornya. Sementara itu, mantan tunangan Sakinah. juga kembali.
__ADS_1
Fadil sangat pangling melihat kecantikan Sakinah yang kini telah mengenakan hijab. Lalu Namira memaksa Kania, dia mendorong Kania. Entah apa yang akan dilakukan oleh Namira pada Kania.
Ke esok hari nya flora datang ke rumahnya Denis
pertemuan Flora dan Denis yang sedang asyik berbincang.
" Den , kurasa nggak pengin deh ninggalin kamu balik ke us ""Flora rupanya enggan untuk kembali ke USA dan memilih ingin tetap bersama Denis di Indonesia.
" Kenapa? " Tanya Denis kepada flora
" Aku merasa tidak enak . Aku pengin di sini aja sama kamu" ucap flora
" nggak papa kamu balik aja kan kerjaan kamu di sana semua"Namun, Denis menguatkan Flora untuk tetap kembali ke USA agar dia fokus bekerja di sana. Sambil mengelus-ngelus pipi flora
" Iya sih, tapi nanti lama nggak ketemu" ucap flora dengan manja
" Jangan sedih kan kita bisa video call. Jangan sedih dong " Ucap Denis Saat sedang asyik bermesraan tiba-tiba Sakinah datang dengan membawa minuman dan makanan ringan untuk mereka berdua.
" Makasih ya " ucap flora ke pada ku
Sakinah sangat sedih dan cemburu melihat suaminya harus bermesraan dengan wanita lain.
Terlebih Flora menunjukkan sikap manja di depan Denis, yang membuat hatinya semakin teriris.
" Aku beneran nggak pulang balik. Aku mau di sini aja bareng sama kamu " ucap flora manja ke Denis
Tak lama, datanglah Kania adik Denis dan semakin memanaskan suasana agar Sakinah semakin sakit hati.
" Maaf tau nih kak Denis. Kasihan tau kak flora. Lagian kan di sini cuma ada kalian berdua sama asisten rumah tangga kita kak . Gitu aja malu sih kak asalkan cinta " ucap Tania yang memanaskan suasana dan membuat ku semakin sakit hati .lalu aku pun beranjak pergi biar aku nggak liat mesranya mereka berdua yg bikin aku sakit hati
" Apa kah ini cincin pernikahan? " Tanya flora yang Tiba-tiba Flora melihat sebuah cincin pernikahan di jari Denis dan ia sangat terkejut.
"Oke iya ini, sebenarnya waktu itu aku beli ini . Aku siapin untuk pernikahan gitu. Tapi kamu mutusin aku yang kayak aku. Nggak bisa ngelupain kamu gitu aja. Jadi aku mau ke sini untuk dokter nanti cincinnya" Ucap Denis , Denis pun beralasan bahwa cincin itu merupakan cincin yang akan diberikan kepada Flora, namun karena terjadi sebuah masalah Denis pun membatalkan untuk memberikan cincin tersebut kepada Flora.
" Kak flora keadaanya frustasi banget loh waktu di putusin kak flora .lagian video itu bohong kak. Hari gini aja kan bisa viral. Lagian mana mau kak Denis sama cewek nggak jelas itu " kata Kania pun menambahkan, bahwa tidak mungkin Denis akan berpaling ke wanita lain.
" Oh Denis, aku sungguh minta maaf ini salah ku. Tidak akan pernah meninggalkan mu lagi. Ucap flora yang memeluk Denis
Mendengar alasan Tania , Flora pun berjanji tidak akan pernah meninggalkan Denis sampai kapan pun.
__ADS_1
Mendengar penjelasan Denis dan Kania tampaknya Sakinah menahan rasa sedih yang amat mendalam.