Gadis Yang Malang

Gadis Yang Malang
17. Sakinah dan ibu lauza bicara terbuka


__ADS_3

Tentang betapa sakit hatinya Sakina melihat Denis dan Flora berduaan di kamar.


Sebenarnya Denis dan Sakina pamit ke keluarganya mau honeymoon ke bali ,namun rencananya dibatalkan Denis dalam


Denis mendadak membatalkan honeymoon karena dia bertemu dengan Flora di bandara.


Akhirnya Denis menginap dengan Sakina di hotel tempat Flora menginap, dan hal itu langsung Denis katakan pada Sakina.


"Kenapa kita harus nginep di hotel itu?" tanya Sakina.


"Karena ada Flora di hotel itu," ucap Denis tanpa rasa bersalah.


Akhirnya mereka pesan satu kamar untuk berdua. Sementara itu pikiran Denis masih terus mengingat Flora.


Saat Denis bertemu dengan teman bule Flora yang sinis terhadapnya, mereka beradu jotos hingga diketahui pegawai hotel.


Pegawai hotel itu pun meminta bantuan Flora dan tiba - tiba dia melihat Denis dan temannya berkelahi. Satpam datang melerai mereka.


Denis kemudian mengajak Flora makan di luar dan kembali ke kamar hotel Denis yang sebenarnya ada Sakina sedang sembunyi di dalam lemari.


Denis dan Flora berduaan di kamar hotel untuk mengobati lebam di wajah Denis, Sakina mengintip dari dalam lemari, dia menangis.


"Ya Allah, kenapa sakit sekali hatiku melihat Kak Denis dengan Flora," batin Sakina sambil menitikkan air mata.***


Keesokan harinya, Sakinah dan Denis ingin mencari tahu keberadaan ibu kandung Sakina. Denis menerima telepon dari flora yang mengajaknya makan siang . Denis memilih flora.


Sakinah dan Ibu Lauza Bicara Terbuka


Sakinah dan Denis sarapan di sebuah kafe ketika Denis menerima telepon dari Yogi yang mengatakan bahwa ibu kandung Sakinah terlihat masuk ke sebuah mal di Jakarta Pusat. Sakinah sangat haru dan bersyukur mendengarnya.


Keduanya segera meninggalkan kafe dan naik taksi menuju mal. Namun, di tengah perjalanan, Denis menerima telepon dari Flora yang mengajaknya makan siang di sebuah hotel karena syuting ditunda.


" Ya allah semoga aku ketemu ibu kandungku ya kak" ucap ku


" Amiin" ucap Denis


Denis menerima telepon dari flora yang mengajaknya makan siang di sebuah hotel karena syuting di tunda.


" Lu jangan ngomong dulu ya " ucap Denis kepada ku


" Iya flow " ucap Denis


" Den , aku jalan balik ke hotel ya. Kita lanch bareng yuk " ucap flora


" Loh bukannya kamu masih syuting " ucap Denis


" Udah bungkus " ucap flora


" kenapa? " Tanya Denis kepada flora

__ADS_1


" Aku agak nggak fokus sih mikirin kamu . Masih kangen kayaknya tadi aku minta ditemenin sama kamu " ucap flora


" Oh oke" ucap Denis


" Kamu lagi di mana. Lagi di rumah Den? " Ucap flora


" Aku lagi di jalan nih tadi aku bosen di hotel . Mangkanya aku keluar dan jalan-jalan " ucap Denis yang berbohong


" Oh iya udah aku tunggu di hotel ya . Kita langsung di restoran makan aja. Okeh see you " ucap flora


" Kenapa kak" ucap ku


" Kata flora. Aduh gua harus balik" ucap Denis


" Terus aku " ucap ku


" Lo tenang aja nanti biar gua telfon Yogi. Biar Yogi yang temenin nya ya tenang aja " ucap Denis yang mau meninggalkan ku di taksi


" Ya udah kalo gitu aku berhenti di sini aja. Jadi kakak bisa lanjutin naik taksi ini ya " ucap ku


" Eh nggak usah. Lo aja yang lanjut naik taksi. Nanti biar gue naik ojek aja. Biar gue bisa motong jalan lebih cepat " ucap Denis kepada ku


" Pak berhenti depan situ tuh yang ada pangkalan gojek " ucap Denis ke pada sopir taksi


" Siap mas " ucap pak sopir


" Kak Denis sangat mencintai flora " gumam ku


" Kita lagi di jalan tol " ucap pak sopir taksi


" Ih iya pak kita jalan pak " ucap ku ke pada pak sopir . Aku hanya bersender di kursi belakang dan melanjutkan perjalanan .


Setelah sampai di mall aku bertemu indah sama Yogi temannya Denis yang sedang menunggu ku sangat lama di perjalanan tadi .


" Kak eh maaf ya kak Denis kayak nya jadi nggak bisa " ucap ku


" Iya nggak papa " ucap kak Yogi


" Kak Yogi yakin liat ibu kandung aku " ucap ku


" Iya beneran Sakinah gua ngeliat mobilnya masuk ke mall ini " ucap kak Yogi


" Ya allah , semoga aku di pertemukan sama ibu kandungku ya kak " ucap ku


" Tapi kita nggak tau Sakinah ibu lo kemana nya dan kita juga nggak mungkin mencar. Jadi gua rasa jalan satu-satunya adalah elo sama indah masuk ke dalem nyari nyokap lo. Sedangkan gue tunggu di sini . Biar nanti kalo nyokap lo keluar . Gue bisa hubungi lo." Ucap kak Yogi


" Okeh kak" ucap ku


" Ayo mbak " ucap indah menarik tangan ku untuk masuk ke dalam mol untuk mencari keberadaan ibu kandung ku

__ADS_1


Setelah sampai di mal, Sakinah bertemu dengan Yogi dan pacarnya, Indah, dan mereka mencari ibu kandung Sakinah bersama-sama. Tak disangka, Ibu Lauza melihat Sakinah bersama dengan seorang perempuan.


Ibu Lauza memutuskan untuk membeli sebuah baju dan menitipkannya ke pegawai toko beserta pesan di dalamnya. Setelah Sakinah menerima baju tersebut, ia dan Indah pergi dari toko.


Ibu kandungnya mengirimi kotak dan surat.


Tapi ketika dicari, Sakinah hanya mendapatkan sepucuk surat.


Surat itu berisi suruhan agar Sakinah tidak perlu mencari ibunya.


"Suatu saat nanti, jika waktunya tiba, ibu yang akan menemui kamu sayang," ucap ibu dalam surat.


Sebelumnya, Denis buat Sakinah bahagia untuk pertama kali.


Ketika Yogi dan Indah pergi, Sakinah duduk sendirian di depan mal. Tiba-tiba, Ibu Lauza menghampiri Sakinah dan meminta dia untuk bercerita semuanya. Sakinah pun akhirnya menceritakan semuanya kepada Ibu Lauza.


Sakinah sedang mencari ibu kandungnya di sebuah Mall. Sakinah mencari dengan teman Denis tetapi tidak ketemu.


Sakinah hanya menemukan hadiah dan surat dari ibu kandungnya. Namun surat tersebut ditulis oleh ibu Denis.


Kemudian Sakinah dihampiri oleh ibu Denis. Sang ibu segera meminta penjelasan kepada Sakinah kenapa dia masih berada di Jakarta, karena seharusnya mereka sedang bulan madu ke Bali.


Pada saat bu lauza pergi ke mall melihat ku dan teman nya sedang berlari. dia mengikuti ku dari belakang . namun pas saat aku sendirian bu lauza berteriak - teriak memanggil ku tapi aku tak mendengarnya karena aku sedang fokus mencari ibu kandungku yang berada di mall kata temannya Denis.


setelah itu bu lauza langsung mendekatiku sontak aku pun kaget kenapa ibu nya Denis berada di sini aku pun bingung untuk berbicara sebenarnya kenapa aku berada di jakarta nggak ke Bali buat honeymoon . ibu nya Denis sangat marah saat aku berada di mall jakarta . lalu aku di suruh pergi ke kafe dekat mall bersama ibu nya Denis untuk membicarakan apa yang terjadi kepadaku . dan aku pun langsung menjelaskannya . setelah itu aku pun di disuruh pulang ke rumah .


" Bu Sakinah akan tunggu waktu itu " gumamku


" Sakinah nak " triak bu lauza untuk memanggil ku dan menghampiriku


"Mama" ucap ku kepada bu lauza


" Sakinah ya kok ada di sini . Tadi mamanlihat kamu lari-lari sama perempuan itu. Siapa perempuan itu. Siapa " ucap bu lauza


" Itu mereka temen nya mas Denis mah . Sakinah sama temennya kak Denis di sini. Pengin nyari ibu kandung Sakinah " ucap ku untuk menjelaskan kedatangan ku di mall


" Temennya Denis tau ibu kandung kamu seperti apa dia " ucap bu lauza


" Iya jadi kayak ngebantuin recovery videonya . Itu ada ibu kandung aku yang ada di hp bu sara dan kak Yogi bilang. Kalo dia ngeliat ibu kandung aku masuk kedalam mall ini mah " ucap ku untuk memperjelas kan ke pada bu lauza


" Sekarang ibu kandung kamu di mana " ucap bu lauza


" Kita nggak ketemuan " ucap ku


" Sakinah kamu yang sabar ya. Coba jelasin sama mama kamu kok masih di jakarta sih. Bukannya kamu lagi honeymoon sama Denis ke bali. Tolong jelaskan sama mama ya. Kamu harus jujur. Ayo Sakinah. Ada apa sebenarnya " ucap bu lauza


Ibu Lauza melihat Denis dan Sakinah di mall tersebut. Ibu Lauza mengatakan kepada Sakinah bahwa dia tidak ingin melihat Denis menghancurkan pernikahannya sendiri.


Lauza pun syok dirinya hampir saja ketahuan dengan Sakinah dan Denis.

__ADS_1


__ADS_2