GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 109


__ADS_3

____________


One Year later


Dua belas bulan genap telah berlalu setelah kejadian mengerikan di mana Liu dan Amos kehilangan calon bayi mereka, calon bayi yang diidamkan oleh seluruh keluarga.


Kini hubungan Liu dan Amos sudah banyak berubah, keduannya menjadi lebih dekat dan saling mencintai, keduannya tak bisa terlepas, saling menguatkan dan berjuang bersama demi rumah tangga mereka.


Liu berubah drastis, dia menjadi lebih manja dan selalu bergantungan pada suaminya, sedangkan Amos pria itu semakin berfikir dewasa, dia telah berhasil mengontrol emosi dan selalu sabar menghadapi tingkah aneh Istrinya.


Qynliu dan Amos kini tinggal di rumah mereka sendiri, rumah yang telah Amos siapkan sejak lama, rumah sederhana namun terkesan mewah dan indah serta menyatu dengan alam, seperti rumah impian Liu.


Jika Amos disibukkan dengan pekerjaan setiap harinya, maka Liu masih terus menjalankan aktifitas kuliahnya seperti dulu, wanita cantik itu kini jauh lebih bersahabat, tidak seperti dulu yang teramat cuek, bahkan Liu bisa tersenyum untuk membalas sapaan seseorang. Walaupun sudah menjadi istri, Amos tidak terlalu mengekang Liu, dia akan mengizinkan istrinya berpergian, baik bersama keluarga, sahabat serta acara kampus sekaligus, namun itu semua tidak terlepas dari pantauan Amos.


Beberapa bulan setelah Liu mengalami keguguran, Amos sempat putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya karena keadaan Liu yang semakin hari semakin memburuk, Liu hanya terus menangis kemudian berteriak histeris dan menyalahkan dirinya atas kepergian sang buah hati, namun berkat kesabaran dan Cinta Amos, kini keadaan mereka jauh lebih baik dan dilimpahkan kebahagiaan.


Amos dan Liu masih terus berusaha agar Liu bisa hamil, Amos selalu membahagiakan serta membuat Liu tersenyum agar sang istri tidak merasa tertekan yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan Liu.


Seperti saat ini, pagi-pagi buta Liu sudah merengek minta digendong ke kamar mandi, Liu terus mengeluh karna dia susah berjalan akibat ulah suaminya yang mesum, semalam Amos tidak membiarkannya tidur dan terus menggempurnya sampai Liu terkapar tak sadarkan diri. Amos yang masih tertidur terusik oleh suara cempreng istrinya.


Amos terbangun, dia menatap istri cantiknya yang tengah cemberut sambil melipat tangan didada, melihat itu Amos bangkit dari pembaringan kemudian langsung mendekati Liu.

__ADS_1


Cup.....


"Morning Sayang"


Ucap Amos dengan suara seraknya, Liu tak bergeming, dengan tubuh berbalutkan selimut putih, rambut acak-acakan dan muka bantal Liu merentangkan tangan memberi kode.


Amos tertawa, kemudian memasang Boxer untuk menutupi basokanya lalu tanpa basa-basi langsung menggendong Liu menuju kamar mandi.


Walaupun terasa perih, sekuat tenaga Liu langsung berjalan menuju dapur untuk menyiapkan sarapan, karna suaminya itu hanya akan memakan masakannya saja, walaupun ada banyak pelayan di rumah mereka, Amos hanya mengizinkan sang istri untuk memenuhi semua kebutuhannya.


Siang ini Liu sudah bersiap dengan Outfit kece andalannya, Mini Skirt putih dan Sweter abu-abu serta sepatu putih dipadukan tas bahu berwarna abu-abu tak lupa rambutnya yang dicepol satu memamerkan leher jenjang nan mulus, Liu bersiap masuk ke dalam mobil dan melesatkan kuda besi itu menuju Universitas tempatnya menuntut ilmu.


Karna siang ini Liu ada kelas, jadi wanita cantik itu sengaja bangun pagi-pagi sekali untuk mempersiapkan semua kebutuhan suaminya, tak lupa membantu Amos bersiap dengan jas dan juga menyiapkan bekal untuk makan siang.


Amos terus meyakinkan Liu, dia juga menyemangati istrinya agar tidak menyerah dan terus berusaha agar Liu bisa kembali hamil.


********


"Hai Liu"


"Hai"

__ADS_1


Sapa balik Liu yang membuat Karim tersenyum lebar, saat melihat Liu turun dari mobil dengan tidak sabar Karim menghampiri wanita pujaannya dan menjemputnya dari parkiran menuju ke dalam gedung kampus.


Karim terus mengeluarkan pertanyaan dan juga lelucun untuk menghiasi perjalanan mereka menuju kelas, tak jarang Liu terkekeh kala mendengar ucapan-ucapan aneh yang keluar dari mulut Karim.


"Liu"


Panggil Jessi dengan lantang memenuhi lorong, keduannya berhenti dan berbalik ke asal suara, Liu melambai dengan Jessi merentangkan tangan, saat keduanya hampir dekat dan akan berpelukan, seorang gadis cantik namun menyebalkan merusak momen keduanya.


"Aku rasa kalian baru bertemu tadi malam"


Ucap nya yang tak lain adalah Caca, Bela tertawa keras dengan Jessi dan Liu yang ikut terkikik geli. Kemudian mereka kembali berbincang heboh dan melanjutkan perjalanan menuju kelas. Karim mematung ditempat karna dia yang dilupakan oleh Liu, dengan pasrah akhirnya pria itu berbalik dan menuju kelasnya sendiri.


"Kunci pemasaran itu adalah otak, taktik dan rencana itu sangat diperlukan. Publick speaking, mental dan juga yakin serta gigih. Di dalam perhitungan Ekonomi bla.....bla....bla...."


Saat Dosen tengah sibuk menjelaskan di dalam kelas, Liu justru tidak fokus dan terus tersenyum ke arah ponselnya, entah apa yang tengah Liu lihat namun dia sepertinya sangat bahagia.........


Tidak lain tidak bukan, suaminya itu terus mengirim pesan berupa gambar Amos yang terlihat berfoto dengan wajah konyol, kemudian menuliskan gombalan kaku di setiap fotonya.


Liu mengirimkan pesan suara berupa ucapan cinta dan ciuman panjang yang menggoda, Liu semakin melebarkan tawanya saat melihat balasan Amos. Memang benar-benar mesum pria tampan itu, hanya karna mendengar suara ciuman dan ucapan cinta istrinya dia terus meminta Liu untuk pulang ke rumah dan melayaninya di ranjang, Liu terkekeh kemudian mematikan ponselnya tanpa membalas terlebih dahulu.


*********

__ADS_1


Nexs season selanjutnya.....Sabar ya Readers tinggal post kok love you all


__ADS_2