GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 54


__ADS_3

Jelas Liu memberikan pakaian pada suaminya. Amos mengerjit merasa penasaran dengan Liu, tumben sekali istri mudanya terlihat serius dan bertingkah aneh seperti ini.


"Apa ada yang terjadi?"


Tanya Amos yang begitu dilanda rasa penasaran, tapi entah mengapa perasaanya menjadi tidak enak, gelisah dihati dan juga perasaan tak tentu. Hatinya menjadi was-was dengan apa yang akan dibicarakan Liu.


Apa Liu meminta berpisah?.


Tidak, itu tidak boleh terjadi, Amos benci kata perpisahan, walaupun dia yakin bahwa tidak mencintai Liu dan hanya mencintai Lexa tapi pantang bagi seorang Amos ada kata perpisahan dalam sebuah pernikahan.


Egois.


Amos sangat egois, dia hanya ingin Liu terjebak dalam pernikahan tanpa Cinta, hanya Liu yang terus berjuang dan mencintai. Sedangkan Amos, mata dan hatinya ditutupi oleh Cinta palsu dari si Istri Tua. Mengingat Lexa adalah cinta pertamanya, membuat dia yakin bahwa Lexa pula akan menjadi Cinta terakhirnya


Liu menggeleng dengan senyuman manis yang masih rekah, Amos mengangguk ragu kemudian berjalan menuju kamar mandi. Sambil menunggu Amos, Liu sudah memantapkan hati untuk berkata jujur dan akan membuka kedok Lexa. dia akan menerima apapun hasil akhirnya. Liu cukup sadar jika Amos menolak percaya, Cinta tidak bisa di paksakan. Maka Liu akan pergi dan tak akan pernah kembali, melupakan hubungan suami istri yang pernah terjalin dengan Amos. Mengingat waktunya yang tersisa hanya besok.


Setelah itu Liu akan kembali, jika Amos memilih percaya dan akan memutuskan hubungan dengan Lexa ,maka Liu akan kembali berjuang dalam merebut hati suaminya. Bagaimanapun caranya dia akan membujuk Amos agar ikut bersama ke kota asal L.A. Disana Liu akan memulai semua kembali dari awal,menatah rumah tangganya dengan Amos.


Akan membuka semua identitas aslinya yang seorang Nona Muda dua keluarga perusahaan terbesar dunia, dan juga seorang Princess dunia bawah Mafia terbesar dunia yang dipimpin kedua orang tua dan kakak angkatnya. Lowhen Sean Robsont.....


Dengan dada yang bergelora akan rasa gelisah, Liu menyempatkan diri untuk sedikit memoles wajahnya dengan make up tipis, tujuannya hanya untuk membuat Amos tertarik dan terpikat.


Lima belas menit menunggu, akhirnya Amos selesai dengan ritual bersih-bersih dan siap-siap.


Krieeeet....


Pintu kamar mandi terbuka, keluarlah sosok pria tampan dengan badan tegap sudah siap mengenakan pakaian lengkap berwarna serba hitam yang sangat cocok dikulit putih dan mulusnya.


Liu menyambut dengan senyuman, mengambil alih handuk yang berada di pundak suaminya.


"Sini biar aku keringkan!"

__ADS_1


Liu memberi kode agar Amos sedikit condong agar Liu dapat meraih kepala Amos yang tingginya menjulang. Pria itu mengangguk patuh sedikit menekuk lututnya agar Liu dapat mengeringkan rambut yang masih basah itu. Harmonis sangat harmonis.


Amos terpana akan cara dan perilaku Liu melayaninya, Pria itu seakan terhipnotis dia seperti robot yang selalu mengikuti kata tuannya. Pandangannya tak lepas dari wajah Liu, terutama bibir indah merah merona itu. Sepertinya sangat kenyal dan manis.


"Ada apa?"


Tanya Liu merasa aneh, suaminya itu terus melotot kearah bibir dan dadanya yang memang wajah Amos berpapasan dengan bongkahan daging besar nan kenyal itu....


"A-aku, aku ingin ini"


Amos tergagap, dia bersua dan menyentuh bibir Liu ternyata masih belum terlalu berani untuk menyentuh benda keramat didada istrinya🤭.


Liu menjadi ikut salah tingkah, tangannya berhenti mengeringkan rambut sang suami, pipi gadis itu memerah menahan malu dia menggaruk tengkuk tidak gatal.


"Tapi ak...."


"Hempppp"


Mata Liu membelalak kaget, tapi dia hanya mampu terdiam, sedikitnya menikmati ciuman sensual mereka. Kedua benda kenyal itu sudah menyatu, Perlahan Amos menggerakkan bibirnya naik turun, menghisap dan melu*mat dengan sangat lembut, memberi hisapan-hisapan kecil pada bibir atas dan bawah.


"Emmmh"


Liu mendesah kecil, merasakan bibir Amos yang sedikit kuat menghisap lidahnya. Gadis itu meletakkan tangan lentiknya tepat didada sang suami, sedikit menolak saat Pria pemarah itu agak memaksa.


"Balas sayang emmmh"


Leguh Amos yang begitu tampak sangat menikmati, tangannya tak lepas bergeliya di tubuh sexsi Liu. meraba dengan sensual. Dada Liu bergemuruh, antara senang dan takut. Senang karna Amos yang mau menyentuhnya, dan takut saat menyerahkan tubuhnya malah Amos akan meninggalkannya.


Dilema?


Tentu saja, wanita mana yang tidak dilema saat berada di sisi Liu, mencintai sosok suami yang kita agungkan, namun Cinta itu hanya bertepuk sebelah tangan.

__ADS_1


Tok....tok...tok....


"Tuan, Nona, saatnya makan malam"


Keduanya terhenyak kaget saat seseorang berteriak dari balik pintu, mengingatkan waktu makan malam telah tiba. Reflek Liu mendorong dada bidang suaminya, Amos terdorong menciptakan jarak besar antara mereka.


Amos terdiam kikuk, suasana menjadi canggung, sejenak dia menatap istri mudanya yang menunduk malu-malu, bibir merah muda itu terlihat membengkak karna ulahnya. Gemas, Amos menjadi gemas, dia merasakan dadanya yang berdetak hebat....Canggung sekali.


"Ayo, kita makan malam dulu"


Ajak Amos dengan canggung, Liu juga sama dia hanya mampu mengangguk kecil kemudian mengikuti langkah sang suami keluar kamar menuju meja makan.


*********


Hy Guys, 1 part dulu ya malam ini hehehe, besok otw part dimana pertengkaran hebat terjadi....Jangan lupa stay, ga sabar kan gimana reaksi Amos pas tau istri pertamanya uda main belakang🤭🤭🤭....


Pokoknya part besok seru deh, bikin kalian senam jantung dan geram sama si nenek sihir Lexa....uwwu😗


Jangan lupa dukung Author biar tembah semangat, up sering2 kaya permintaan para Readers...🖤🖤


Vote


Like


Koment


Hadiah


Favorit


Follow IG Author dong🥺🥺

__ADS_1


@tsa_fld


__ADS_2