GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE.08


__ADS_3

Liu tidak menjawab,melainkan hanya menaikkan sebelas alisnya....Mata Liu mengabaikan pria yang terus menatapnya,malah matanya melirik seorang pria lagi yang membalakangi mereka,terlihat bahu yang lebar dan tubuh atletis dibalut dengan Jas hitam bermerek...Punggungnya saja sudah membuat Liu berasumsi bahwa mereka bukan orang biasa.. .


Pria itu membalikkan badan dan menatap Liu dengan datar,tapi sorot matanya begitu memancarkan kekaguman... Liu tak berekspresi melainkan hanya menatap datar,ternyata pria itu adalah yang kemarin dia selamatkan. Yang bahkan mereka belum sempat bertegur sapa.....


Qynliu sempat menatap heran,kenapa pria ini cepat sekali sembuhnya,dan sudah berdiri dengan tegap saja didepannya....Apa dia hantu.....


"Berikan padanya Gal, lingkungan seperti ini membuatku susah bernafas" Ucap pria itu penuh dengan gaya arogant...dia memandang remeh seorang Liu....Gadis itu hanya terus menampilkan wajah tanpa ekpresi....


"No...nona,langsung keintinya saja,karna kemarin kau telah menyelamatkan Tuan muda,kami ingin berterimakasih,karna Tuan muda tidak suka berhutang budi pada orang lain.....Dan kami memiliki sedikit uang untuk anda" Jelas pria yang dipanggil Gal,matanya terus dengan nakal memerhatikan setiap inci wajah cantik mulus terawat Liu........


Liu menatap sejenak tas yang dibawa oleh pria yang bernama Gal itu.....Liu mencibir dalam hati,uang secuil seperti itu disombongkan sekali....Tapi tidak apa,dia harus membawa uang itu,entah nanti untuk dia apakan......


"Cihhhh dasar orang miskin" Liu mendongak,melihat pria yang kemarin dia selamatkan,pria itu sombong sekali sedari tadi.....Tapi sepertinya dia berbicara bukan untuk menghina Liu tapi menarik perhatiannya....


Brakkk


"What" Pekik pria yang kemarin Liu selamatkan tidak percaya....Gadis cantik yang tengah mereka kunjungi dengan cepat menarik satu tas uang itu,lalu masuk kerumah dan membanting pintu tepat didepan mereka.....Bahkan tanpa mengeluarkan sepatah katapun.....


Apa wanita itu begitu membutuhkan uang...pikirnya dan memilih berlalu bersama si Asst yang diketahui bernama Gal....


Pria itu berlalu. Hingga mobil mereka terparkir tepat didepan bangunan yang menjulang tinggi....A'B Team tulisan besar tepat diatas pintu masuk gedung itu.....

__ADS_1


"Selamat pagi Tuan muda" Sapa semua pekerja menunduk hormat....Pria yang bernama Amos Bhalendra itu hanya berlalu tanpa menjawab,dia memasang wajah tanpa ekpresi.....Dan berjalan dengan angkuh menuju ruangannya,ruangan besar dipenuhi furniture lengkap canggih dan mahal......Dia duduk menyilang diatas kursi kebesaran menatap datar foto pernikahannya dengan sang istri yang dibingkai kecil diatas meja.....


"Masih belum?" Tanya si Asst Gal yang duduk santai diatas sofa dengan mulut sibuk menghisap sebatang rokok....Amos melirik sejenak kearah Asstnya itu lalu menggeleng lemah....


Hahahahah


Gal tertawa keras penuh dengan ejekan. Amos menatap nyalang Asst sekaligus sahabat kecilnya itu.....


"Dasar impoten"Maki Gal mengejek. Amos sama sekali tidak tersinggung,dia malah mengangguk lemah dan menghembuskan nafas panjang lalu menyenderkan punggung dibelakang kursi...Matanya menatap langit-langit..entah mengapa wajah Liu yang datar terus terbayang dibenaknya....dia mencoba menyingkirkan namun tidak bisa wajah gadis aneh itu begitu tidak sopan terus menari-nari dipikirannya.....


Satu yang Amos tahu,membayangkan dan memikirkannya begitu terasa sangat menyenangkan,seolah ada ribuan bunga yang bermekaran didadanya.....jantungnya juga ikut bereaksi,terus berdetak cepat seakan dia mengatakan bahwa dia juga tertarik pada wanita itu.....Amos menyentuh dadanya lagi dan lagi,semua tentang wanita itu terasa menyenangkan...apalagi berjumpa dengannya langsung...Pasti Amos akan bisa leluasa menatap wajah cantiknya.....Amos jadi ingin berjumpa... apa ini rindu?.....


Tidak....tidak Amos menggeleng,apa dia gila memikirkan seorang gadis yang bahkan dia belum kenal,dan mereka baru bertemu dua kali....dan poin terpenting Amos sudah memiliki seorang istri yang teramat dia cintai..tidak boleh,lagi pula gadis itu tidak selevel dengannya.....


Sedangkan diposisi Liu......


Gadis itu tengah merasa risih,karna dia terus menerus dipandangi dengan mata melotot seolah orang-orang ingin menelanjanginya......Dia tengah terduduk didepan sosok kepala sekolah,wanita bertubuh sintal yang kemarin dia temui.....dengan ekor mata Liu melirik kearah jendela...disana masih banyak anak sekolah barunya yang tengah mengintip terang-terangan....sedari Liu masuk semua terlihat tertarik bahkan mengikutinya sampai masuk kedalam ruang guru...tapi mereka hanya menunggu diluar dan mengintip pada sekat kaca


"Kau bisa langsung masuk kekelas 12A" Ucapnya kepada Liu...Liu mengangguk sejenak dia menatap sosok laki-laki yang memakai seragam sama,anak laki-laki itu terlihat menghampiri meja sikepala sekolah dan meletakkan beberapa lembar kertas putih disana..... Laki-laki itu terus menatap Liu dan memberi senyuman hangat.....Liu tak membalas melainkan langsung berdiri,pria itu merasa canggung dia menggaruk tengkuk merasa gatal.....


"Keyndra,tolong antarkan Qynliu kekelasnya ya" Suruh sikepala sekolah....Pria itu mengangguk dia sedikit mengulas senyum karna sudah mengetahui nama murid baru yang berhasil mencuri perhatiannya....

__ADS_1


"Terimakasih" Ucap Qynliu dengan ramah,namun wajahnya masih tetap sama datar.....


Pria yang bernama Keyndra itu berjalan tepat dibelakang gadis cantik dan sexsi.....


"Damn" Umpat Keyndra dalam hati,saat pandangannya tak bisa beralih dari bokong Liu yang bulat bergerak sana sini mengikuti jejak langkah.....Pikiran Keyndra terlalu kotor padahal Mini Skirt yang dikenakan Liu tidak terlalu ketat yang membuat bokongnnya tercetak.....Entah apa yang terjadi pada pria itu.....


"Cantik" Guman Keyndra,yang sudah berdiri disamping Qynliu memerhatikan wajahnya yang tampak sangat ayu...Lalu matanya terkunci pada bibir sexsi yang sedikit terbelah itu....Keyndra bahkan meraba bibirnya....dia sudah membayangkan betapa nikmatnya jika sesama benda kenyal itu menyatu.....


Keyndra Bhalendra......Pria tampan dengan wajah khas negara ini,hidungnya mancung dengan bibir tebal bagian bawah, rambutnya sedikit ikal diberi gaya ala jaman sekarang.....Matanya sedikit sipit dengan rahang tegas...sungguh pahatan yang sempurna....


Pria itu berusia delapan belas tahun,salah satu murid diSMA Steel High School. Menjabat sebagai seorang pemimpin organisasi siswa...dia cukup populer disekolah,sebagai pria berparas tampan dan juga berprestasi namanya menjadi yang terdepan disini.....


Keyndra dikenal dengan sifat dingin dan datarnya membuat para wanita harus mengurungkan niat untuk mendekati pria itu....Satu lagi alasan yang membuat semua orang mengaguminya...yaitu dia seorang adik dari pengusaha tersukses yang masuk dalam sepuluh besar jajaran dunia.....


Liu mendengar gumaman pria yang tengah berdiri disamping berjalan briringan dengannya...sejenak Liu menghentikan langkah lalu berbalik menatap Keyndra,pria itu juga ikut berhenti dan menghadap Qynliu.....


"Jangan jatuh cinta denganku,aku tidak akan pernah membalasnya" Peringatan Liu,dia menatap dalam bola mata pria itu....Keyndra tampak membelalak,sejenak dia merasa gugup dengan mata intimidasi dari Liu...lalu kemudia dia tertawa keras......


"Gadis lucu,mana mungkin aku jatuh cinta sedangkan kita baru bertemu....Lagipula itu tidak mungkin" Jawab Keyndra tertawa lepas,hal yang belum pernah terjadi sebelumnya....Dengan berani Keyndra mencolek hidung mancung Liu membuat gadis itu mengelap hidungnya dengan cepat lalu kembali melangkah tapi sebelum itu.....


"Good,ingat jangan lupakan peringatan dariku" Liu melangkah menjauh,meninggalkan Keyndra yang sedang terheran-heran....Dan juga mengabaikan perhatian orang-orang yang tengah melihat interaksi keduanya.....

__ADS_1


"Menarik" Guman Keyndra tersenyum aneh,lalu mulai menjauh dan kembali memasang wajah datarnya.....


Liu sudah berada dikelas bahkan sudah selesai memperkenalkan diri didepan seluruh teman sekelasnya...Tidak disangka-sangka dia ternyata satu kelas dengan pria tadi,yang sempat Liu beri peringatan....Dia duduk tepat dikursi samping Liu,hanya berjarak satu meter saja........


__ADS_2