
"Saya permisi Nona,selamat beristirahat"Gadis pelayan itu membungkuk hormat....
"Eh tunggu...tunggu"Tahan Liu dengan cepat meraih pergelangan tangannya......
"Siapa namamu?"Tanya Liu yang tengah terduduk dipembaringan,menatap gadis pelayan yang berdiri tepat didepannya....
"Lily Nona?" Jawabnya....Liu mengangguk.....
"Panggil aku Liu,sepertinya usia kita sama,dan kalau boleh tahu,mereka itu sudah lama menikah?"Tanya Liu dengan rasa penasaran yang sudah diubun-ubun....Gadis itu menggaruk tengkuknya gatal,dia merasa canggung karna terlalu dekat dengan tamu tuannya.....
"Tuan muda dan nyonya,sudah menikah selama tiga tahun Nona" Jawabnya kikuk....Liu kembali mengangguk....
"Anak mereka dimana?"Desak Liu lagi....Mata gadis itu tampak nanar,dia merasa tidak nyaman. Tatapan Qynliu seolah mengintimidasinya....
"Tuan muda dan nyonya,masih belum punya anak Nona"
Liu manggut-manggut mengerti,pikirannya melalang buana....
"Baiklah kau boleh pergi"
"Saya permisi Nona"
Liu mengangguk,dia berjalan mengunci pintu lalu merebahkan tubuh diranjang....Pikiran Liu kembali terbang kesana-kemari,memikirkan perkataan gadis pelayan tadi....jika mereka sudah menikah selama tiga tahun,tapi masih belum memiliki anak,apa keduanya mandul,atau salah satunya,atau lagi suaminya.....Qynliu benar-benar frustasi memikirkan itu....Entahlah,namun semuanya serasa penting,biasanya dia akan bersikap bodoh amat tentang orang lain.
Drrrrtttt.....Drtttttt
__ADS_1
Suara ponsel yang tadi dia sembunyikan didalam sakunya berbunyi. Qynliu mengecek ponselnya yang bahkan mungkin seharga,rumah yang tengah dia tempati ini....Jantung Liu berdetak kencang saat melihat siapa si penelepon tak lain tak bukan adalah Mommynya.....
Liu menjadi khawatir,dia takut Anatasya sudah mengetahui semuanya,dan nanti mommy muda itu akan murka.....Liu menghela nafas,lalu memberanikan diri mengangkat telepon.....
"Halo Mom" Liu menyapa terlebih dahulu,mencoba menghilangkan rasa gugupnya....
"Halo sayang,apa terjadi sesuatu kenapa suaramu bergetar?" Tanya Anatasya dari seberang sana....Liu menahan nafas. Mommynya itu memang sangat detail,hingga membuat Liu ataupun Sean tidak bisa menyembunyikan sesuatu ....
"Tidak mom....Aku baru selesai mandi,jadi agak sedikit dingin" Dalihnya mencoba menutupi,hening sesaat Liu menjadi was-was menunggu kalimat selanjutnya yang akan dikeluarkan oleh Anatasya....
"Gunakan selimut sayang,jangan sampai kau sakit,satu lagi jangan lupa makan agar perutmu tidak kosong" Anatasya dari sana memberi petuah,dia sepertinya tidak menaruh curiga. Dengan pelan Liu menghela nafas lega......
"Iya mommyku yang cerewet".......
"Dasar anak nakal"
"Dia makan tidak seperti seorang biasa...terlihat sangat anggun dan berkelas" Batin Amos memerhatikan gadis kecil tak lain istri kontrak yang duduk tepat didepannya,tengah menikmati makan malam....
"Apa ada yang aneh diwajahku?" Tanya Liu datar tanpa memandang pria itu. Amos tampak salah tingkah karna terciduk terus memerhatikan Liu....Dia mencoba mengontrol ekpresi....
"Jangan banyak bicara,cepat habiskan makananmu,makan berdua denganmu membuat dadaku serasa sesak karna susah bernafas"Hina Amos memberi tatapan mengejek pada Liu...Gadis itu hanya menunduk,namun diam-diam dia tengah mengulas senyum miring... Dia semakin merasa tertantang dengan Amos...seberapa besar cinta pria itu pada Istrinya,hingga membuatnya mengambil jarak besar dengan wanita lain....
"Cihhh duduk denganmu jauh lebih menjijikan,pria pengecut yang memperlakukan wanita dengan tidak hormat"
Brakkkkk......
__ADS_1
"Kau....." Geram Amos tertahan mendengar kata kasar yang terlontar dari mulut istri barunya,ditambah gebrakan meja yang begitu kuat... Qynliu berlalu sebelum pria itu menyelesaikan kalimatnya...
Wajah Amos memerah menahan emosi,dia tidak menyangka gadis itu jauh lebih arogant dari yang dia kira,tidak ada sisi kelembutan sama sekali, seperti istrinya Lexa...Amos menjadi panas dingin,dengan emosi yang menggebu-gebu dia ikut meninggalkan makan malam dan berlalu kekamar....Para pelayan semua terdiam saat melihat pertengkaran suami istri baru itu....sangat mengerikan.... Nyonya kecil mereka bermulut pedas dan berprilaku kasar....
"Gadis itu....akhhhh sialan" Kesal Amos lagi, dia melampiaskan kemarahan dengan mengguyur tubuh dibawah shower,setelah lelah bekerja pulang kerumah dan makam malam berdua dengan istri barunya malah semakin membuat Amos merasa pusing.....
Drtttttt Drtttttt
Ponsel Amos yang berada disamping wastafel berbunyi,sejenak dia menjauh dan meraih benda pipih itu guna melihat siapa yang menghubunginya......
"Lexa" Guman Amos,sejenak dia ingat,bahwa istrinya tengah berada diluar reuni bersama teman izin si istri....
"Hallo Darl" Panggil manja dari seberang sana,setelah Amos menganggakat panggilan....
"Kau dimana Lexa,kenapa masih belum pulang?"Tanya Amos dengan nada sedikit ketus,dia sedikit kesal,karna istrinya itu terlalu sering izin keluar rumah pada malam hari,dengan alasan Hongout bersama teman.......
"Maaf Darl,malam ini aku tidak bisa pulang....mhhhhh ak...aku akan menemani temanku tidur dirumahnya....dia...uhhhhh sendiri dirumah orang tuanya keluar kota beberapa hari"Amos menatap ponsel digenggaman seolah memastikan apa itu benar panggilan dari istrinya....Kenapa nada suara wanita itu terdengar tersengal-sengal,membuat Amos sedikit tidak mengerti yang dia ucapkan karna semua terdengar seperti gumaman.....
"Heeem terserah kau saja" Balas Amos cuek kemudian mematikan sambungan telepon dan melanjutkan mandinya,menurutnya itu hal biasa....Lexa sering keluar malam dan sering pula pulang pagi hari.....
Pagi-pagi sekali dua orang wanita paruhbaya sudah membuat keributan dirumah Amos,kedua wanita itu berdandan begitu glamor,dengan perhiasan menghiasi dibeberapa titik tubuh mereka,keduanya masuk kedalam dan meneriaki nama Amos dan juga Lexa sipemilik rumah.....
"Tolong buatkan kami minum,yang enak karna lidahku tidak biasa mencicipi minuman murahan"Perintah salah seorang dari mereka pada gadis pelayan Lily...Lily hanya mengangguk kemudia berlalu meninggalkan kedua parubayah itu diruang tamu....
"Aduuuhhh kak kau tahu,kemarin suamiku itu repot-repot memberi kejutan dia harus bolak balik Cina hanya untuk membelikan berlian yang ini" Pamer seorang paruhbaya yang berambut sebahu dengan badan sintal khas ibu-ibu,dia mengangkat tangannya menggoyangkan sedikit pergelangan,hingga menimbulkan bunyi kecil dari perhiasan yang dia bilang berlian itu.......
__ADS_1
"Wah bagus sekali...Tapi kau tahu tidak,suamiku juga baru beli sesuatu,berlian terbaru yang baru launching,edisi terbatas...hohohoho katanya hanya hadiah kecil" Balas pula seorang lagi,dengan ukuran badan yang sama namun rambutnya yang sedikit panjang disanggul dengan rapih,dia meraba lehernya dan sedikit mengangkat kalung berlian tepat didepan wajah parubayah tadi......