
"Lelah sekali"Guman Liu,gadis itu menggosok tangannya,menatap keluar dari pintu Toko,hujan sangat deras,sedangkan matahari sudah mulai terbenam....
Jam kerja Liu sudah usai,dia kembali mengganti pakaiannya yang diloker dengan seragam sekolah,toko mereka sudah mulai tutup,dia yang ingin melangkah keluar memandang sejenak dari pintu.....
"Liu kita duluan yah"Pamit dua orang gadis seumurannya yang merupakan teman kerja Liu,gadis itu mengangguk dengan sedikit senyuman,lalu kaki Liu melangkah keteras Toko,dia memelih berteduh sejenak,menunggu hujan reda,dia takut akan kedinginan dan basah kuyup,mengingat dia yang menggunakan motor meticnya.....
Huffffttt....
Liu menghembuskan nafas hangatnya,hari sudah semakin malam,namun hujan semakin lebat,disekitar tokoh sudah mulai sepi,hanya ada Liu seorang yang tengah berteduh...... Berkali-kali dia menggosok telapak tangan untuk menjaga kehangatan tubuhnya.....
Tin.....tin.....
Sebuah mobil sedan mewah berhenti dan membunyikan klakson didepan gadis itu. Liu menatap mobil itu dengan menyelidik,mata Liu membola saat melihat Amos suaminya yang keluar dari mobil berjalan kearahnya dengan payung hitam melindungi......
__ADS_1
"Tunggu apa lagi,ayo pulang"Ketus Amos yang sudah berada didepan Liu,gadis itu berdecak,dia menatap suaminya sekilas.....
"Aku tidak butuh tumpanganmu"Balas Liu tak kalah ketus,dia memandang Amos dengan jengah,pria itu mengeram kesal,sikap Arogant Liu kambuh lagi.....
"Jangan besar kepala,aku tidak sengaja melihatmu disini,dari pada nanti ada orang yang tahu tentang hubunganku denganmu,maka akan membuat rumor memuakkan,yang membuat Image ku hancur"
"Cihhhh,sombong sekali,bilang saja kalau kau tidak tega melihatku kedinginan disini,karna kau sudah mulai jatuh cinta dengan kasir tokoh kue ini"
Amos menarik nafas dalam-dalam,berbicara dengan gadis Arogant ini sungguh membuat darahnya mendidih,dia harus bersabar dan mengontrol emosi sedikit,mengingat Istri kecilnya ini masih anak sekolah,jadi wajah saja jika sikapnya sedikit labil dan bar-bar tidak seperti Lexa yang dewasa dan lemah lembut....Pikir Amos.....
"Turunkan aku,apa yang kau lakukan?"Pekik Liu kaget, tiba-tiba Amos mengangkatnya ala karung beras,membawanya menuju mobil tak lupa mempayunginya agar tidak terkena hujan. Liu memberontak dengan memukul punggung suaminya,namun Amos tak bergeming tetap membawa Liu secara paksa menuju mobil lalu meletakkannya duduk tepat disamping Amos sebagai supir.....
Liu hanya diam pasrah,dia menatap keluar jendela mobil menikmati suasana hujan ditengah keramaian kota,kepalanya dia sandarkan pada kaca jendela......Mata Liu menatap nanar setiap tetesan hujan yang turun, orang-orang berlarian untuk berteduh agar tidak basah.......
__ADS_1
"Liu jangan bermain hujan,nanti kau bisa sakit" Pekik Nick,melihat kekasihnya yang tengah melompat-lompat dibawah guyuran hujan....Gadis yang masih mengenakan seragam sekolah itu hanya memberi cengiran khas yang sangat menggemaskan,badannya sudah basah total,dia melambai pada Nick sikekasih hati,yang masih berlindung didepan teras pagar sekolah....
"Sayang sudah cukup aku tidak mau kau sampai sakit"Omel Nick yang rela datang menghampiri Liu,seragam sekolah dan tubuhnya juga sudah terguyur hujan. Nick menutupi kepala Liu dengan Jaket Hoodie yang masih lumayan kering....Lalu pria tampan dengan rambut ikal itu menggiring Liu kearah Pos sekolah yang sudah kosong.....
"Nick,kau jahat sekali,aku kan ingin mandi hujan"Rajuk Liu menempelkan kapalanya didada bidang Nick,pria itu terkekeh,tangannya tergerak mengelap kepala dan wajah Liu mengenakan Hoodie tadi....
"Jika kau sakit,nanti Mommy dan Daddy tidak memberi restu untuk kita,karna aku yang tidak bisa menjagamu"Seru Nick,gadis itu hanya mengangguk patuh namun memanyunkan bibirnya kesal....
"Ingat ya,jangan terlalu sering bermain hujan,aku tidak mau kau sampai sakit karna masuk angin....,ingat selalu,karna tidak selamanya aku akan ada disampingmu dan menjadi pengingatmu"Celetuk Nick lagi,dia mencolek hidung mancung gadis kesayangannya....Liu tersenyum lalu mengangguk,dia merengkuh tubuh atletis yang terbalut seragam sekolah basah itu dengan kuat.....
"Nick"Guman Liu, jari-jari lentiknya bermain pada kaca jendela,membuat ukiran samar karna uap dari air.....Kenangannya bersama sang kekasih kembali terlintas,kebersamaan mereka yang begitu membahagiakan,sayang,pria itu sudah meninggalkan Liu....
"Siapa Nick?"Tanya Amos dengan datar,tak sengaja telinganya mendengar gumaman Liu. Gadis itu tersadar dia beralih menatap Amos dengan wajah yang biasa yaitu datar.....
__ADS_1
"Ekspresimu sangat berbeda dengan yang sebenarnya,matamu begitu memancarkan kesedihan. Ada apa dan siapa kau sebenarnya,kenapa banyak sekali misteri tentangmu yang sulit aku pecahkan...Tapi kalau boleh jujur,aku nyaman dekat denganmu"Batin Amos yang juga memandang Liu sekilas.....
"Kita akan pulang ke apartemenku yang dekat disini,kita tidak bisa melanjutkan perjalanan sampai hujan reda,jalanan sangat licin bisa sangat berbahaya jika berkendara" Jelas Amos yang membelokkan mobil masuk keparkiran bawah tanah.....Liu hanya diam pasrah,moodnya sedang tidak baik sekarang....