
"Posisi" Seru Liu dengan tenang pada ketiga sahabatnya itu. Mata Liu dengan tajam mengamati sekitar takut-takut akan jebakan mengenai mereka.
"Kepung mereka" Pekik Agio disusul dengan tawa yang menggelegar,semua Mafiso sudah datang dan berkumpul,sangat ramai benar-benar ramai,hanya beberapa yang bisa masuk kedalam kamar. Mereka mengambil posisi mengarahkan segala jenis benda tajam kearah keempat gadis itu yang kini berdiri dengan posisi saling membelakangi sehingga membentuk pola memutar.
"Kau tidak akan bisa lepas dariku hahahaha" Agio kembali bersua,mengkode Asst nya yang tampak terkejut dengan kejadian tiba-tiba ini. Sang Asst menyerahkan sebuah senjata berlaras panjang pada Agio yang kemudian langsung diarahkan kewajah Qynliu.
Wajah Qynliu masih terlihat santai,matanya dengan lincah mengamati sekitar. Sedangkan ketiga gadis itu juga sudah bersiap dalam posisinya masih belum mengeluarkan senjata di balik pakaian Sexsi yang mereka kenakan....
"Aku pastikan,sebelum membunuh kalian,para Mafiso ku akan menikmati tubuh indah kalian itu"....
Ucapan Agio membut para Mafiso mengembangkan senyum,raut wajah senang terpampang diwajah mereka.
"Kita akan bertemu lagi Boy" Liu tersenyum miring membuat Agio mengerjitkan alis karna bingung.
Prankkkk....
Sebuah botol kaca berukuran kecil tiba-tiba Liu lemparkan kelantai,botol itu pecah tak berbentuk,keluarlah asap menggumpal yang sangat pekat berwarna hitam dari dalam botol. Para Mafiso dan Agio menjadi panik,pandangan mulai kabur,kamar mulai dikabuti oleh Asap tebal.
__ADS_1
"Arggggg perihhhhh"
"Akkkhhhh"
"Perihhhhh perihhhhh"
"Perihhhh argggg"
Semua yang ada didalam ruangan menjerit perih kala asap menggumpal itu bertiup kemata mereka,semuanya sibuk menggosok mata menahan rasa sakit yang menyerang.
Hal itu di manfaatkan cepat oleh Qynliu dan ketiga sahabatnya,setelah memasang sebuah kaca mata hitam kemudian keempatnya bergerak menuju jendela,mencari celah hingga melompat keluar dengan gerakan luar biasa.
"Dimana mereka ha?" Amuk Agio murka,asap menggumpal tadi perlahan mulai menghilang,efek rasa sakit sedikit berkurang hingga pandangan mereka kembali pulih,mata Agio sibuk mencari-cari keberadaan incarannya. Namun keempat gadis itu kini menghilang bak ditelan bumi.
"Arggggg sialan,dasar bodoh, bagaimana kita bisa kalah oleh gadis-gadis ******* itu ha" Teriak Agio murka dia memukul para Mafisonya membabi buta,mereka hanya mampu terdiam dengan ringisan kecil menahan rasa sakit. Agio benar-benar murka kali ini.
"Persiapkan diri kalian,tidak lama lagi kita akan berperang dengan Tianshi Zhi Xue, beraninya mereka mengirim mata-mata kesini "Bentak Agio pada semua Mafisonya. Ratusan orang itu hanya mampu mengangguk dengan pandangan mata kebawah karna takut. Termasuk sang Asst yang sedari tadi hanya diam......
__ADS_1
Sedangkan di Posisi Qynliu dkk.
"Liu sepertinya Agio tidak akan tinggal diam" Seru Jessi,Bela dan Caca mengangguk setuju,Qynliu menaruh tangannya didagu merasa bingung dengan keadaan.
"Sepertinya begitu" Ujarnya menatap mereka bergantian,kemudian tangan Liu meraih sebotol minuman berwarna hitam yang memang sudah tersedia di dasbor mobil.
Mulutnya sibuk mengecap minuman itu dengan pikiran yang melalang buana.
"Jalan satu-satunya kau harus kembali,menjadi orang terpenting di TZX,ingat Agio sudah mengetahui wajah Lady, kemungkinan besar misi balas dendamnya akan berhasil" Ujar Bela dengan bijak. Qynliu manggut-manggut masih dengan minumannya....
"Lalu pernikahanku?"Tanya Liu serius dengan raut wajah sedikit kecewa,ketiganya mendesah berat kemudian menggeleng bersamaan.
"Lupakan orang yang tidak mencintaimu" Seru Caca menepuk pundak sahabatnya itu sambil sibuk mengendalikan kemudi setir.
"Ingat masih ada kami dan keluarga,tidak perlu mengemis cinta dengan laki-laki yang sama sekali tidak menghargaimu" Sambung Jessi Pula prihatin.
"Kau harus ingat statusmu,seorang Princess dunia gelap dan seorang Princess mahkota terkaya,tanggung jawabmu jauh lebih penting" Bela ikut menasehati.
__ADS_1
Hati Liu terenyuh mendengar itu,benar apa kata mereka,dia tidak boleh mengemis cinta sudah cukup untuk beberapa saat ini.