
Amos menatap Liu yang perlahan menghilang dibalik daun pintu kamar....Perhatian kecil Liu membuat Amos sedikit merasa bersalah karna sudah berkata kasar. Amos juga sedikit tersanjung,tiga tahun menikah dengan Lexa belum pernah wanita itu menyiapkannya makanan,semua keperluan Amos pelayan yang mengurus....Lexa sama sekali tidak mau tahu,wanita itu hanya memberinya cinta dan juga rumah tangga.....Amos menggeleng,dia tidak boleh membandingkan Lexa dengan Liu.....Sudah pasti dihati Amos hanya ada Lexa seorang....Cintanya yang bersama sejak mereka SMA lagi....
Pagi menyapa. Liu gadis itu masih bergulung dibalik selimut tebalnya,hujan yang terus turun semalaman bahkan sampai pagi ini membuat cuaca menjadi sejuk dan dingin. Tidur Liu menjadi sangat nyenyak.....Perlahan mata Galaxynya terbukanya,dia mengucek mata nya dan melengguh lalu mengangkat tangan meregangkan otot-otot.......
"Hujan semakin lebat saja" Guman Liu,dia megadahkan tangan agar air hujan menetes ke telapak tangannya....Dari Balkon dia menatap keluar....
Liu beranjak untuk pergi mandi,lalu mengganti pakaiannya dengan Outfit ala rumahan yang semalam dia beli,kaos putih oversize+Hotpants hitam....Karna baju yang sangat Oversize membuat badan hingga paha Liu tertutup sempurna...Dia sudah seperti bocah kecil menggemaskan,dengan rambut yang diikat asal tapi jangan lupakan matanya yang sudah ditutupi dengan Soflen.......
Liu duduk didepan TV,sambil menunggu makanan yang dia pesan dari Mall bawah. Tidak seperti sang Mommy yang sangat pandai memasak. Liu justru kebalikannya,dia tidak bisa memasak sama sekali....Liu duduk seorang diri karna Amos yang masih tidur terbukti dari kamarnya yang masih terkunci.....
"Terimakasih"
Liu Mambawa kantong makanan siap saji itu keatas meja,menatanya kedalam piring.....
Tok....tok.....
"Kak Amos waktunya sarapan"Panggil Liu mengetuk kamar Amos..."kakak" Dia memilih menggunakan panggilan itu pada Amos karna bingung ingin memanggil dengan apa....
"Kau berisik sekali" Seru Amos yang membukakan pintu,masih dengan wajah bantal dan rambut acak-acakan....Liu memasang senyum semanis mungkin untuk menarik perhatian pria itu....
"Maafkan aku jika mengganggumu,ayo sarapan dulu nanti kau bisa lanjutkan lagi tidurmu"Liu berkata dengan suara super lembut. Amos menganga dibuatnya,bukan karna cara bicara Liu,tapi pakaian yang tengah dikenakan Liu....
__ADS_1
Gadis itu terlihat sangat Menggemaskan dan juga Sexsi secara bersamaan, pagi-pagi mata Amos sudah disuguhkan pemandangan indah....Amos merasakan dadahnya yang berdesir hebat,ada tunjangan aneh yang terjadi ditubuhnya, tiba-tiba jantungnya berdetak dan badannya terasa panas saat manatap Liu....Hal yang baru pertama kali dia rasakan....
"Tunggu apa lagi ayo,cuci matamu dulu ya,setelah itu baru sarapan" Gadis itu mendorong manja punggung Amos agar masuk lagi kedalam kamar. Sentuhan dari Liu semakin membuat Amos merasakan hal gila....
Amos hanya terdiam,entah mengapa dia merasa jadi canggung berdekatan dengan Liu. Apalagi melihat gadis kecil itu melayaninya bagaikan seorang istri sungguhan,menyiapkan makanan, membuatkan kopi panas dan membersihkan bekas tempat makannya.....Perlakuan Liu memang sangat berbeda dengan Lexa,walaupun masih gadis kecil tapi Liu jauh lebih dewasa....
"Kapan kita akan pulang?"Tanya Liu mendudukkan diri disamping Amos yang tengah fokus dengan Laptopnya,dia menatap Amos sambil menyeruput gelas yang berisi susu coklat ditanganya....
"Jika hujan sudah reda"Jawab Amos dengan cuek,dia sangat fokus dengan Laptop memeriksa beberapa berkas dari kantornya.....
Liu mengangguk,dia menekan remote mengganti saluran Cenel pada Televisi......
"Memang kau bisa?"Tanya Amos menantang...Liu hanya diam,tapi tangannya bergerak merebut Laptop dipangkuan sang suami....
"Jika kau menaikkan Grafiknya seperti ini,otomatis hasil yang didapat tidak sesuai,kau bisa menurunkannya dua persen agar hasilnya merata dan sesuai dengan pemasarannya"
Amos menatap Liu tidak percaya,gadis itu bisa menyelesaikan masalahnya dengan mudah bahkan dia sudah memutar otak namun hasilnya tidak sesuai yang dia harapkan.....
"Bagaimana?"Tanya Liu menaik turunkan alisnya,wajah keduanya sangat dekat bahkan hidung mancung mereka sudah bersentuhan,hembusan nafas hangat mereka saling beradu.....Amos menatap lekat wajah cantik mulus tanpa celah Liu, pandangan Amos terkunci pada benda kenyal berwarna merah muda yang terlihat sangat manis... Berkali-kali dia meneguk ludahnya kasar....Entah dorongan dari mana Amos semakin mendekatkan wajahnya dan.....
Cup......
__ADS_1
Liu membulatkan mata,saat Amos menempelkan bibir keduanya,bahkan pria itu mengecupnya berkali-kali seolah tengah menikmati dan merasakan gelegar aneh pada tubuhnya
"Mhhhhhpp"Liu mencoba merontak,dia mendorong dada suaminya itu....Amos seperti orang kesetanan yang baru pertama kali berciuman dan membuatnya candu...dia terus mengecup bibir Liu menahan tengkuk sang istri mendorongnya agar Lidah Amos bisa masuk lebih dalam lagi.....
Amos dengan paksa menyatukan bibir mereka,membelitkan lidah keduanya untuk menari-nari,dia mengabaikan Liu yang terus berontak dan mencoba melepaskan diri...Bahkan Laptop pada pangkuan gadis itu sudah jatuh kelantai....
Plakkkk
"Dasar pria mesum,kau mengambil ciuman pertamaku" Pekik Liu tak lupa dengan tamparan keras mendarat dipipi Amos saat dia berhasil melepas diri dari rengkuhan pria mesum itu.....
"Aku...."
Amos tak sanggup melanjutkan kata-katanya dia memegang pipinya yang terasa panas,mata Amos menatap Liu yang berlari kearah kamar....
"Itu juga ciuman pertamaku,sangat menyenangkan ternyata" Guman Amos,dia merutuki kebodohannya, bisa-bisanya dia tak terkendali saat berada dekat dengan Liu.....
Akhir-akhir ini dia sering merasa aneh,tubuhnya akan breaksi bila berdekatan dengan Liu bahkan hanya melihatnya saja,dia akan merasa darahnya mengalir hingga keubun-ubun....Tapi kenapa jika bersama Lexa dia tetap seperti biasa. Tidak ada reaksi apapun yang terjadi pada tubuhnya...
"Dasar pria mesum,seenaknya saja mencuri ciuman pertamaku. Sudah punya istri yang bisa diciuminya sesuka hati masih saja melecehkan bibir gadis kecil sepertiku. Pria gila,apa dia tidak puas bercinta dengan nenek sihir itu hingga dia juga menginginkan gadis yang masih Ting Ting sepertiku....Enak saja,aku tidak akan mau disentuh pria yang sudah tidak ting..ting lagi"
Liu mengeluarkan kekesalannya didalam kamar,dia terus menyumpah serapahi suaminya dan Lexa yang dia beri julukan nenek sihir.......
__ADS_1